Rambut Bercabang Perlu Dipotong Fakta Perawatan Rambut Sehat

Senin, 19 Januari 2026 | 08:55:02 WIB
Rambut Bercabang Perlu Dipotong Fakta Perawatan Rambut Sehat

JAKARTA - Banyak orang fokus pada masalah rambut rontok, padahal kerusakan rambut tidak berhenti di situ. Salah satu keluhan yang sering muncul namun kerap dianggap sepele adalah rambut bercabang. Meski terlihat ringan, kondisi ini bisa menjadi tanda bahwa rambut mengalami kerusakan struktural yang tidak bisa diabaikan begitu saja.

Rambut bercabang kerap membuat tampilan rambut terlihat kusam, kering, dan sulit diatur. Tak jarang, muncul pertanyaan apakah rambut bercabang bisa diperbaiki tanpa harus dipotong. 

Berbagai produk perawatan rambut bahkan mengklaim mampu “menyambung” kembali ujung rambut yang pecah. Namun, apakah klaim tersebut benar secara ilmiah?

Untuk memahami jawabannya, penting mengetahui bagaimana rambut bercabang terjadi, apa saja penyebabnya, serta langkah paling tepat untuk mengatasinya agar kerusakan tidak semakin meluas.

Apa Itu Rambut Bercabang dan Ciri-Cirinya

Rambut bercabang merupakan salah satu bentuk kerusakan rambut yang paling umum dialami oleh siapa saja. Kondisi ini biasanya muncul di ujung rambut, bagian helai rambut yang paling tua dan paling sering terpapar berbagai faktor perusak.

Secara struktur, rambut memiliki lapisan luar bernama kutikula yang berfungsi melindungi bagian dalam rambut. Ketika lapisan kutikula ini menipis atau rusak, inti protein rambut menjadi terbuka. Akibatnya, serat rambut mudah terurai, pecah, lalu membentuk cabang.

Rambut bercabang umumnya tampak kering, kasar saat disentuh, mudah kusut, dan kehilangan kilau alaminya. Jika dibiarkan, cabang tersebut dapat terus menjalar ke atas batang rambut sehingga membuat kerusakan semakin parah dan sulit dikendalikan.

Beragam Tipe Rambut Bercabang

Meski terlihat serupa, rambut bercabang sebenarnya memiliki beberapa tipe dengan penyebab yang berbeda-beda. Melansir WebMD, terdapat beberapa bentuk rambut bercabang yang umum ditemukan.

Tipe paling sering dijumpai adalah double split, yaitu ujung rambut terbelah menjadi dua dan membentuk huruf Y. Kondisi ini biasanya terjadi akibat gesekan berlebih, seperti penataan rambut yang terlalu sering atau penyisiran yang agresif.

Ada pula partial split, yaitu rambut yang bercabang sebagian dalam skala kecil. Jenis ini kerap muncul pada rambut yang sangat kering dan kurang nutrisi.

Tree split ditandai dengan cabang rambut yang muncul di beberapa titik sepanjang helai rambut, menyerupai bentuk pohon dengan banyak cabang. Kerusakan ini menunjukkan kondisi rambut yang sudah cukup parah.

Sementara itu, fork split memiliki bentuk menyerupai garpu dengan tiga cabang yang menonjol. Tipe ini sering dikaitkan dengan rambut yang kekurangan hidrasi dalam waktu lama.

Kebiasaan yang Menyebabkan Rambut Bercabang

Rambut bercabang tidak muncul begitu saja. Ada banyak kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari menjadi pemicu kerusakan rambut.

Menggosok sampo ke seluruh batang rambut saat keramas dapat membuat kutikula rambut semakin terkikis. Tidak menggunakan kondisioner setelah keramas juga membuat rambut kehilangan kelembapan alaminya.

Paparan bahan kimia keras, seperti klorin di kolam renang, dapat mempercepat kerusakan rambut. Mengeringkan rambut dengan handuk secara kasar, menyisir rambut saat masih basah, serta terlalu sering menggunakan alat styling bersuhu tinggi juga berkontribusi besar pada munculnya rambut bercabang.

Selain itu, penggunaan produk penataan rambut tahan lama, mengikat rambut terlalu kencang, memakai hair extension, hingga perawatan profesional seperti pewarnaan, pengeritingan, dan pelurusan rambut dapat melemahkan struktur rambut jika dilakukan berulang kali. Menyisir rambut terlalu sering pun dapat meningkatkan gesekan yang merusak ujung rambut.

Rambut Bercabang Apakah Harus Dipotong

Banyak orang berharap rambut bercabang bisa diperbaiki hanya dengan perawatan tertentu. Sayangnya, hingga saat ini tidak ada perawatan yang benar-benar mampu memperbaiki rambut bercabang secara permanen.

Produk perawatan yang beredar di pasaran umumnya hanya berfungsi menyamarkan tampilan rambut bercabang agar terlihat lebih halus untuk sementara waktu. Produk tersebut tidak menyatukan kembali serat rambut yang sudah terbelah.

Satu-satunya cara efektif untuk menghilangkan rambut bercabang adalah dengan memotong atau trimming bagian ujung rambut yang rusak. Memangkas rambut secara rutin dapat mencegah cabang rambut menjalar lebih jauh ke atas batang rambut sehingga kerusakan lebih lanjut dapat dihindari.

Trimming tidak selalu berarti memotong rambut dalam jumlah banyak. Pemangkasan ringan secara berkala justru membantu menjaga rambut tetap sehat, terlihat lebih rapi, dan mudah diatur. Setelah rambut bercabang dihilangkan, perawatan selanjutnya dapat difokuskan pada pencegahan agar kondisi serupa tidak kembali terjadi.

Dengan memahami penyebab dan solusi rambut bercabang, kamu bisa lebih bijak dalam merawat rambut. Kebiasaan sederhana yang lebih lembut terhadap rambut dapat memberikan dampak besar dalam menjaga kekuatan dan keindahannya dalam jangka panjang.

Terkini