Arif dan Ken Berhasil Melaju ke Final Para Panahan dengan Performa Gemilang
- Kamis, 22 Januari 2026
JAKARTA - Pasangan putra Indonesia, Arif Firmansyah dan Ken Swagumilang, berhasil melaju ke final compound ganda putra ASEAN Para Games (APG) 2025.
Mereka menaklukkan wakil Filipina, Burgos Marzel dan Angelo Manangdang, dengan skor meyakinkan 154–142 di Mook Stadium Field, Wongchavalitkul, Thailand. Kemenangan ini menjadi bukti konsistensi dan kerja sama keduanya di lapangan.
Dengan hasil tersebut, cabang para panahan Indonesia memastikan tiga nomor melaju ke perebutan gelar juara. Selain nomor ganda putra, peluang emas lainnya datang dari compound tunggal putra melalui Ken Swagumilang. Sementara di sektor putri, Ferrely Teodora Audi Ayudia tampil gemilang di compound tunggal putri.
Baca JugaPertarungan Seru Megawati Lawan Bandung Warnai Big Match Proliga Hari Ini
Keberhasilan Arif/Ken di final menjadi semangat tersendiri bagi seluruh kontingen Indonesia. Kedua pemanah menunjukkan ketenangan dan fokus tinggi saat menghadapi tekanan babak semifinal. Langkah mereka ini sekaligus membuka peluang meraih medali emas bagi Indonesia di APG 2025.
Prestasi Ken Swagumilang di Tunggal Putra
Ken Swagumilang memastikan tempatnya di final compound tunggal putra setelah menyingkirkan Burgos Marzel dengan skor 144–130.
Sebelumnya, Ken melaju ke semifinal usai menaklukkan pemanah Vietnam, Nguyen Ngoc Hung, di babak perempat final dengan skor 146–136. Penampilan konsisten Ken menunjukkan kemampuan teknik dan mental yang kuat.
Taktik dan fokus menjadi kunci keberhasilan Ken di setiap babak. Ia mampu menyesuaikan strategi tembakan sesuai kondisi angin dan jarak target di Mook Stadium Field. Kemampuan adaptasi ini membantu Ken mempertahankan skor tinggi di setiap seri pertandingan.
Kesuksesan Ken di tunggal putra memberi tambahan peluang medali emas bagi Kontingen Merah Putih. Dengan semangat yang terjaga, Ken siap memberikan penampilan maksimal di final. Kesiapan mental dan fisik menjadi faktor penentu keberhasilan dalam menghadapi lawan-lawan tangguh dari negara lain.
Dominasi Ferrely Teodora di Tunggal Putri
Ferrely Teodora Audi Ayudia menambah peluang perolehan emas bagi Indonesia setelah memenangkan laga semifinal. Ia mengalahkan wakil Thailand, Srathongmaew Phannibha, dengan skor meyakinkan. Ferrely tampil dominan sejak babak 16 besar, menunjukkan teknik menembak yang matang dan konsisten.
Pada perempat final, Ferrely menyingkirkan wakil tuan rumah dengan skor 143–135. Lalu di semifinal, ia kembali membuktikan ketangguhannya dengan mengalahkan pemanah Vietnam, Bien Thi Cung, 140–133. Setiap tembakan Ferrely menunjukkan fokus tinggi dan kontrol yang baik terhadap tekanan pertandingan.
Keberhasilan Ferrely menjadi motivasi tambahan bagi seluruh tim panahan Indonesia. Dominasi di sektor putri memperkuat peluang Kontingen Merah Putih untuk menambah koleksi medali emas. Semangat dan kerja kerasnya menjadi inspirasi bagi atlet muda Indonesia yang mengikuti APG 2025.
Perjuangan Arif Firmansyah di Tunggal Putra
Berbeda dengan Ken, Arif Firmansyah harus mengakui keunggulan wakil tuan rumah, Singpirom Comsan, di babak semifinal. Arif kalah tipis dengan skor 142–146, sehingga tidak melanjutkan ke final tunggal putra. Meski demikian, performanya tetap menunjukkan kemampuan teknik yang mumpuni dan ketenangan di bawah tekanan.
Arif sempat memimpin di awal pertandingan, namun lawan mampu membalikkan keadaan dengan tembakan presisi. Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga untuk meningkatkan strategi dan konsistensi di kompetisi mendatang. Meski gagal ke final tunggal putra, Arif tetap memberikan kontribusi penting bagi tim ganda putra bersama Ken.
Kegigihan Arif di lapangan mencerminkan semangat juang atlet Indonesia. Ia tetap menjadi bagian penting dalam upaya tim meraih medali di APG 2025. Pengalaman ini juga akan menjadi modal berharga untuk menghadapi turnamen internasional berikutnya.
Target dan Harapan Kontingen Indonesia
Kontingen para panahan Indonesia menargetkan dua medali emas, dua perunggu, dan tiga perak pada APG 2025. Secara keseluruhan, Kontingen Indonesia menargetkan 82 emas, 77 perak, dan 77 perunggu melalui 290 atlet yang diterjunkan di 18 cabang olahraga. Target ini menunjukkan kesiapan dan ambisi tinggi atlet Indonesia menghadapi persaingan regional.
Keberhasilan Arif/Ken, Ken, dan Ferrely menjadi modal penting untuk mencapai target medali. Setiap atlet berusaha memaksimalkan kemampuan teknik, fokus, dan strategi di lapangan. Dukungan tim dan persiapan matang menjadi faktor kunci agar peluang sukses maksimal.
Optimisme tim Indonesia terlihat dari keseriusan dan kerja sama seluruh atlet. Kesuksesan di babak semifinal menjadi motivasi tambahan untuk menghadapi final dan memperebutkan medali emas. Semangat juang para pemanah ini diharapkan mampu menginspirasi generasi muda Indonesia untuk terus berprestasi di ajang olahraga internasional.
Alif Bais Khoiriyah
Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
OJK Matangkan Aturan Finfluencer demi Perkuat Perlindungan Konsumen Keuangan
- Kamis, 22 Januari 2026
Bank Indonesia Terapkan Langkah Strategis untuk Menjaga Rupiah Tetap Stabil
- Kamis, 22 Januari 2026
DAMRI Luncurkan Bus Jogja-YIA, Dorong Mobilitas Penumpang Lebih Cepat dan Praktis
- Kamis, 22 Januari 2026
KAI Perkuat Sistem Tiket untuk Pastikan Mudik Lebaran 2026 Lancar dan Aman
- Kamis, 22 Januari 2026
Berita Lainnya
Bank Indonesia Terapkan Langkah Strategis untuk Menjaga Rupiah Tetap Stabil
- Kamis, 22 Januari 2026
Polytron Siap Luncurkan Mobil Listrik Terbaru Ramah Lingkungan di Indonesia
- Kamis, 22 Januari 2026
DAMRI Luncurkan Bus Jogja-YIA, Dorong Mobilitas Penumpang Lebih Cepat dan Praktis
- Kamis, 22 Januari 2026
KAI Perkuat Sistem Tiket untuk Pastikan Mudik Lebaran 2026 Lancar dan Aman
- Kamis, 22 Januari 2026
Terpopuler
1.
Bunga Koperasi Simpan Pinjam 2026: Panduan Lengkap untuk Anggota
- 22 Januari 2026
2.
Cara Cek Nomor Penipuan Telegram dengan Mudah 2026
- 22 Januari 2026
3.
Perkiraan Biaya Liburan ke Bali dan Tips Budget-friendly 2026
- 22 Januari 2026
4.
5.
Menteri PANRB Dukung Polri Perkuat Perlindungan Kelompok Rentan
- 22 Januari 2026



.jpg)




