Kamis, 22 Januari 2026

Chitose Internasional Bidik Pertumbuhan Segmen Institusi Tahun 2026

Chitose Internasional Bidik Pertumbuhan Segmen Institusi Tahun 2026
Chitose Internasional Bidik Pertumbuhan Segmen Institusi Tahun 2026

JAKARTA - Prospek industri furnitur nasional pada 2026 dinilai masih menjanjikan, terutama dari sisi permintaan segmen institusi. Kondisi ini turut menjadi dasar optimisme PT Chitose Internasional Tbk. dalam menjaga kesinambungan pertumbuhan bisnis ke depan. 

Setelah mencatatkan kinerja operasional yang solid sepanjang 2025, perseroan melihat peluang lanjutan yang berasal dari belanja sektor pendidikan dan perkantoran yang terus meningkat.

Emiten industri dan perdagangan furnitur tersebut menilai momentum pemulihan pasar furnitur domestik telah memberikan ruang bagi perusahaan untuk memperkuat fondasi usaha. Dengan strategi adaptif dan terukur, Chitose berupaya menjadikan capaian 2025 sebagai pijakan penting guna menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan pada tahun berikutnya.

Baca Juga

DAMRI Luncurkan Bus Jogja-YIA, Dorong Mobilitas Penumpang Lebih Cepat dan Praktis

Kinerja Operasional Jadi Landasan Optimisme

Direktur PT Chitose Internasional Tbk. (CINT) Nurwulan Kusumawati mengatakan hingga kuartal III/2025, perseroan mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp324,29 miliar dengan laba bersih Rp10,23 miliar. Capaian laba tersebut tumbuh 53,06 persen secara tahunan, mencerminkan kinerja operasional yang solid di tengah dinamika industri furnitur nasional.

Kinerja positif tersebut ditopang oleh kontribusi kuat dari segmen pendidikan dan peralatan kantor. Sepanjang periode tersebut, segmen pendidikan membukukan penjualan sebesar Rp156,67 miliar, sementara segmen peralatan kantor mencatatkan penjualan Rp161,34 miliar. Dua segmen ini menjadi kontributor utama pendapatan perseroan dan mencerminkan besarnya permintaan dari pasar institusi.

Sepanjang 2025, perseroan juga fokus pada proses pemulihan industri furnitur nasional sembari memperkuat fondasi bisnis. Strategi yang diterapkan bersifat adaptif dan terukur, sehingga Chitose mampu menjaga stabilitas kinerja di tengah tantangan biaya dan kondisi global yang masih berfluktuasi. 

Dengan capaian tersebut, perseroan optimistis target kinerja yang ditetapkan untuk 2025 dapat tercapai dan menjadi bekal penting untuk memasuki 2026.

Fokus Pertumbuhan Segmen Institusi

Memasuki 2026, Chitose menargetkan pertumbuhan berkelanjutan melalui peningkatan permintaan dari segmen institusi. Fokus utama diarahkan pada sektor pendidikan dan perkantoran yang dinilai memiliki prospek permintaan jangka panjang. Selain itu, perseroan juga menaruh perhatian pada penguatan efisiensi operasional dan modernisasi fasilitas produksi untuk meningkatkan daya saing.

“Memasuki 2026, Perseroan menargetkan pertumbuhan berkelanjutan melalui peningkatan permintaan segmen institusi, khususnya pendidikan dan perkantoran serta penguatan efisiensi operasional dan modernisasi fasilitas produksi guna meningkatkan daya saing dan menjaga ketahanan bisnis,” ujar Nurwulan.

Sepanjang 2025, perseroan juga telah berupaya memperkuat fundamental operasional dan menjaga keberlangsungan produksi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan stabilitas pasokan produk di tengah tantangan biaya produksi dan ketidakpastian ekonomi global. Ke depan, perseroan melihat peluang pertumbuhan yang semakin terbuka, seiring meningkatnya belanja sektor pendidikan dan institusi di berbagai daerah.

Efisiensi Operasional dan Modernisasi Produksi

Untuk mendukung target pertumbuhan tersebut, perseroan menjalankan berbagai program efisiensi operasional. Program ini mencakup pengelolaan rantai pasok, pengendalian biaya produksi, serta manajemen persediaan yang lebih terukur. Strategi tersebut bertujuan menjaga lead time produksi dan memastikan produk berkualitas dapat dikirim tepat waktu sesuai kebutuhan pelanggan.

Melalui penguatan efisiensi, Chitose berupaya memenuhi kebutuhan institusi pendidikan dan sektor lainnya di berbagai wilayah dengan karakteristik logistik yang beragam. Ketepatan waktu pengiriman dan konsistensi kualitas produk menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan pelanggan institusi yang memiliki standar tinggi.

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, perseroan juga melanjutkan modernisasi fasilitas produksi. Langkah ini dilakukan melalui pembaruan mesin dan peningkatan otomasi pada lini produksi tertentu. Upaya tersebut memungkinkan proses produksi yang lebih efisien dan produktif, sekaligus mendukung kemampuan Chitose dalam memenuhi permintaan berskala besar dengan cakupan wilayah nasional.

Peluang Pasar dan Arah Strategi Ke Depan

Pemulihan bertahap pasar furnitur domestik turut memberikan dorongan positif bagi kinerja perseroan. Momentum ini dimanfaatkan dengan memperkuat portofolio produk serta memperluas penetrasi pasar ke wilayah-wilayah yang masih memiliki potensi pertumbuhan. Dengan pendekatan ini, Chitose berharap dapat menjangkau lebih banyak institusi pendidikan dan sektor lainnya di berbagai daerah.

Perseroan meyakini bahwa kombinasi antara efisiensi operasional, modernisasi pabrik, serta perluasan distribusi akan menjadi kunci pertumbuhan berkelanjutan. Komitmen untuk memperluas distribusi furnitur pendidikan hingga ke pelosok negeri juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.

“Kami meyakini bahwa sinergi antara efisiensi operasional, modernisasi pabrik, serta komitmen memperluas distribusi furnitur pendidikan hingga ke pelosok negeri akan menjadi fondasi pertumbuhan Chitose pada 2026,” imbuh Nurwulan.

Dengan strategi yang telah disiapkan, Chitose optimistis mampu menjaga kinerja positif dan memperkuat posisinya di pasar furnitur nasional, khususnya pada segmen institusi yang dinilai masih memiliki ruang pertumbuhan signifikan.

Celo

Celo

Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Bank Indonesia Terapkan Langkah Strategis untuk Menjaga Rupiah Tetap Stabil

Bank Indonesia Terapkan Langkah Strategis untuk Menjaga Rupiah Tetap Stabil

Skema KUR BRI 2026 Dorong Kemudahan Pembiayaan UMKM Nasional

Skema KUR BRI 2026 Dorong Kemudahan Pembiayaan UMKM Nasional

Polytron Siap Luncurkan Mobil Listrik Terbaru Ramah Lingkungan di Indonesia

Polytron Siap Luncurkan Mobil Listrik Terbaru Ramah Lingkungan di Indonesia

DAMRI Luncurkan Bus Jogja-YIA, Dorong Mobilitas Penumpang Lebih Cepat dan Praktis

DAMRI Luncurkan Bus Jogja-YIA, Dorong Mobilitas Penumpang Lebih Cepat dan Praktis

KAI Perkuat Sistem Tiket untuk Pastikan Mudik Lebaran 2026 Lancar dan Aman

KAI Perkuat Sistem Tiket untuk Pastikan Mudik Lebaran 2026 Lancar dan Aman