JAKARTA - Penyerang andalan Manchester City Erling Haaland akhirnya berhasil memecahkan catatan buruknya di Stadion Anfield dengan mencetak gol penentu kemenangan dalam laga pekan ke-25 Liga Inggris.
Kemenangan tipis dengan skor 2-1 ini sekaligus menandai pertama kalinya The Citizens mampu meraih poin penuh di hadapan pendukung penuh Liverpool dalam kurun waktu 23 tahun terakhir. Pertandingan berjalan dengan tensi sangat tinggi di mana kedua tim raksasa tersebut saling berganti melancarkan serangan berbahaya sejak peluit pertama dibunyikan wasit.
Drama terjadi di menit-menit akhir pertandingan saat City tertinggal lebih dulu sebelum akhirnya mampu membalikkan keadaan melalui skema permainan yang sangat disiplin dan penuh perjuangan. Gol penalti dari sang bomber asal Norwegia menjadi puncak kegembiraan tim tamu yang selama ini selalu kesulitan meraih hasil maksimal saat bertamu ke markas Merseyside Merah tersebut.
Dominasi Tuan Rumah Dan Gol Tendangan Bebas Dominik Szoboszlai
Liverpool sebenarnya tampil cukup dominan di babak kedua dan berhasil memecah kebuntuan melalui aksi memukau gelandang andalan mereka Dominik Szoboszlai pada menit ke-74. Gol tersebut tercipta melalui eksekusi tendangan bebas roket yang tidak mampu dihalau oleh penjaga gawang City Gianluigi Donnarumma sehingga membuat publik Anfield bersorak.
Keunggulan satu gol tersebut sempat membuat banyak pihak memprediksi bahwa kutukan City di Anfield akan terus berlanjut hingga musim kompetisi tahun ini berakhir secara resmi. Namun skuad asuhan Pep Guardiola menunjukkan mentalitas juara dengan tidak menyerah dan terus menekan pertahanan ketat yang digalang oleh Virgil van Dijk dan kolega.
Keberhasilan Szoboszlai mencetak gol indah ini sempat memberikan angin segar bagi anak asuh Arne Slot untuk bisa mengamankan posisi di zona kompetisi Eropa. Namun momentum tersebut perlahan memudar seiring dengan meningkatnya intensitas serangan yang dibangun oleh lini tengah City yang dipimpin oleh Kevin De Bruyne.
Aksi Balasan Bernardo Silva Dan Kebangkitan Tim Tamu Di Menit Akhir
Saat pertandingan menyisakan waktu enam menit saja City berhasil menyamakan kedudukan melalui penyelesaian tenang dari pemain lincah asal Portugal yaitu Bernardo Silva. Gol penyama kedudukan ini bermula dari umpan cerdas Erling Haaland yang menunjukkan visinya sebagai pemain yang tidak hanya haus gol tetapi juga mampu memberikan assist.
Bernardo Silva dengan cerdik menempatkan bola di antara kaki Alisson Becker setelah menerima sundulan pantul dari Haaland yang berhasil memenangkan duel udara di kotak penalti. Gol ini seketika mengubah suasana stadion menjadi sangat tegang karena kedua tim kini memiliki peluang yang sama besar untuk memenangkan pertandingan krusial ini.
Setelah skor menjadi imbang City semakin bernafsu untuk mencetak gol tambahan dengan mengandalkan kecepatan para pemain sayap mereka dalam melakukan serangan balik kilat. Tekanan konstan tersebut akhirnya membuahkan hasil saat penjaga gawang Liverpool Alisson Becker melakukan pelanggaran fatal terhadap Matheus Nunes di area terlarang.
Eksekusi Penalti Dingin Erling Haaland Dan Drama Kartu Merah
Memasuki masa tambahan waktu Erling Haaland maju sebagai algojo penalti dan dengan tenang menyarangkan bola ke pojok gawang meskipun sempat merasa gugup sebelumnya. Gol ini merupakan gol ke-21 Haaland di musim ini sekaligus menjadi gol pertamanya yang dicetak di Stadion Anfield sepanjang karier profesionalnya di Inggris.
Drama belum berakhir sampai di situ karena wasit kemudian mengeluarkan kartu merah untuk Dominik Szoboszlai setelah melakukan pelanggaran keras saat mengejar pemain lawan. Keputusan ini diambil setelah melalui peninjauan VAR yang sangat panjang dan menegangkan bagi kedua tim yang sedang bersaing sengit di lapangan hijau.
Meskipun terjadi kericuhan kecil di pinggir lapangan wasit tetap pada keputusannya dan memberikan tendangan bebas tidak langsung bagi Manchester City sebagai kelanjutan laga. Skor 2-1 tetap bertahan hingga pertandingan usai dan memberikan kemenangan yang sangat bersejarah bagi tim biru langit dalam perburuan gelar juara musim ini.
Signifikansi Kemenangan Terhadap Klasemen Liga Inggris Tahun 2026
Kemenangan dramatis ini membuat Manchester City kini tetap berada di posisi kedua klasemen sementara dengan koleksi 50 poin dari seluruh pertandingan yang telah dijalani. Hasil ini sangat penting untuk terus menempel ketat Arsenal di posisi puncak yang saat ini masih unggul enam poin dalam persaingan menuju takhta juara.
Bagi Liverpool kekalahan di kandang sendiri ini merupakan pukulan telak yang membuat mereka tertahan di peringkat keenam dan gagal menembus posisi lima besar klasemen. Persaingan memperebutkan tiket ke Liga Champions musim depan dipastikan akan semakin berat bagi The Reds mengingat jarak poin yang semakin melebar dengan rival lainnya.
Pep Guardiola menyambut kemenangan ini dengan sangat antusias dan menyebut bahwa hasil ini akan memberikan dorongan moral yang sangat besar bagi anak asuhnya. Sementara itu Arne Slot mengaku kecewa dengan beberapa keputusan wasit namun tetap mengapresiasi kerja keras para pemainnya yang sudah berjuang hingga menit terakhir.
Rapor Pemain Dan Evaluasi Performa Individual Di Lapangan Hijau
Berdasarkan penilaian pasca pertandingan Erling Haaland terpilih sebagai pemain terbaik berkat kontribusi satu gol serta satu assist yang menjadi kunci kemenangan tim tamu. Sementara itu di kubu Liverpool Mohamed Salah tetap menjadi ancaman nyata bagi pertahanan City meski kali ini gagal menyumbangkan gol ke gawang lawan.
Beberapa pemain bertahan City seperti Marc Guehi juga mendapatkan apresiasi positif karena berhasil meredam agresivitas penyerang muda Liverpool sepanjang jalannya pertandingan yang berlangsung sangat ketat. Sebaliknya performa Alisson Becker menjadi sorotan karena pelanggarannya di menit akhir yang berujung pada kekalahan timnya di hadapan pendukung setia mereka sendiri.
Pertandingan yang berlangsung pada hari Minggu 8 Februari 2026 ini akan dikenang sebagai salah satu laga paling ikonik dalam sejarah pertemuan kedua tim di era modern. Fokus kedua tim kini segera beralih ke jadwal pertandingan selanjutnya di tengah pekan guna menjaga konsistensi penampilan dalam sisa musim kompetisi yang kian memanas.