Mie Gacoan Dorong Transformasi Operasional Lewat Sistem Parkir yang Lebih Tertib dan Transparan

Senin, 02 Maret 2026 | 16:27:15 WIB
Foto: PT Pesta Pora Abadi (Mie Gacoan)

SURABAYA – PT Pesta Pora Abadi (Mie Gacoan) terus mendorong transformasi digital operasional yang berdampak langsung pada kualitas pengalaman pelanggan. Salah satu langkah yang sedang dilakukan adalah penataan dan digitalisasi sistem parkir di area gerai, dimulai dari Surabaya dan akan diterapkan bertahap di kota lain sesuai evaluasi implementasi. Langkah ini merupakan bagian dari transformasi digital operasional untuk menghadirkan pengalaman berkunjung yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi pelanggan sejak tiba di area gerai, sekaligus memperkuat transparansi tata kelola parkir dan memastikan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku di masing-masing wilayah.

Dalam beberapa waktu terakhir, perusahaan menerima masukan pelanggan terkait pengalaman parkir, mulai dari ketidakpastian tarif hingga aspek layanan yang membuat pelanggan kurang nyaman. Karena itu, Mie Gacoan melakukan pembenahan agar parkir menjadi lebih terukur, jelas, dan bisa diawasi dengan lebih baik dengan tetap mengedepankan sosialisasi serta evaluasi bertahap.

“Kami menempatkan kepuasan pelanggan sebagai prioritas. Karena itu, kami menyiapkan sistem parkir yang lebih efisien, aman, dan nyaman bagi seluruh pengunjung,” ujar Ahmad Maulana, Corporate Branding & Communications Manager PT Pesta Pora Abadi (Mie Gacoan).

Lebih lanjut Ahmad menyampaikan bahwa secara sederhana, digitalisasi parkir adalah penataan area parkir dengan dukungan sistem yang membantu kontrol kendaraan masuk- keluar dan pencatatan transaksi secara lebih rapi dan akuntabel. Implementasinya dilakukan melalui mitra pengelola parkir profesional.

Adapun prinsip implementasi yang dijalankan Mie Gacoan meliputi ketertiban dan kontrol akses yakni kendaraan yang masuk-keluar tercatat dan terkelola lebih baik, peningkatan keamanan untuk meminimalkan risiko yang mengganggu kenyamanan pelanggan di area parkir, transparansi tata kelola dimana pencatatan membantu menciptakan tata kelola yang lebih jelas dan akuntabel, hingga kenyamanan pelanggan untuk meminimalkan kebingungan di lapangan dan menjaga pengalaman kunjungan tetap kondusif.

Untuk mengakomodasi kebutuhan pelanggan, sistem pembayaran disiapkan secara hybrid (tunai dan non-tunai). “Terkait tarif, Mie Gacoan menegaskan bahwa tarif parkir mengikuti ketentuan/peraturan Pemerintah Kabupaten/Kota setempat dan/atau ketentuan yang berlaku. Informasi tarif dan mekanisme parkir akan disampaikan secara jelas melalui materi informasi di area gerai,” imbuh Ahmad.

Ahmad menambahkan Manajemen Mie Gacoan memahami bahwa perubahan sistem memerlukan adaptasi. Karena itu, perusahaan menyiapkan masa sosialisasi dengan durasi yang menyesuaikan kondisi wilayah/area, serta edukasi di lokasi melalui media banner dan petugas pendamping agar pelanggan mudah memahami alur parkir.

Untuk mengantisipasi kendala operasional (misalnya antrean, gangguan perangkat, atau kebutuhan bantuan), saat implementasi nantinya mitra pengelola parkir menyiapkan prosedur penanganan dan petugas bantuan di lapangan agar layanan tetap berjalan lancar.

Sejalan dengan arah kebijakan penataan parkir yang mendorong tata kelola lebih efisien dan transparan, Mie Gacoan berkomitmen menjalankan pembenahan parkir ini melalui pendekatan yang tertib dan sesuai aturan. Perusahaan juga menegaskan komitmen untuk memperkuat sinergi dengan pemangku kepentingan serta mendorong kontribusi positif terhadap daerah, termasuk aspek kepatuhan yang relevan.

Mie Gacoan memahami bahwa perubahan sistem operasional membutuhkan adaptasi. Karena itu, perusahaan akan melakukan evaluasi berkala dengan indikator seperti ketertiban arus kendaraan, peningkatan keamanan, efisiensi operasional, kepuasan pelanggan, dan kepatuhan terhadap peraturan. Perusahaan juga menghormati seluruh pemangku kepentingan dan membuka ruang dialog atas masukan yang konstruktif.

“Kami menghormati Pemerintah Kota, DPRD, serta seluruh pemangku kebijakan. Setiap masukan yang konstruktif akan kami tindak lanjuti melalui dialog dan perbaikan nyata,” tutup Ahmad Maulana, Corporate Branding & Communications Manager PT Pesta Pora Abadi (Mie Gacoan).

Dengan langkah ini, PT Pesta Pora Abadi berharap pengunjung Mie Gacoan mendapatkan pengalaman yang lebih nyaman, tidak hanya saat menikmati menu, tetapi juga sejak memarkirkan kendaraan di area gerai.

Terkini