JAKARTA - Menjalani puasa selama Ramadan menuntut tubuh untuk beradaptasi dengan pola makan yang berbeda dari biasanya.
Waktu makan yang terbatas membuat sahur menjadi momen penting untuk memastikan tubuh mendapatkan cukup nutrisi sebelum menjalani aktivitas sepanjang hari. Karena itu, tidak hanya makanan utama yang perlu diperhatikan, tetapi juga minuman yang dikonsumsi saat sahur.
Sebagian orang mungkin hanya fokus pada nasi, lauk, atau makanan berat lainnya saat sahur. Padahal, ada minuman sederhana yang sering dianggap sepele namun sebenarnya memiliki banyak manfaat bagi tubuh, yaitu susu. Mengonsumsi segelas susu saat sahur dapat membantu tubuh lebih siap menjalani puasa yang panjang.
Susu tidak hanya memberikan rasa kenyang, tetapi juga mengandung berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh. Kandungan protein, vitamin, mineral, serta cairan di dalam susu dapat membantu menjaga energi, menjaga keseimbangan cairan tubuh, hingga mendukung kesehatan secara keseluruhan selama berpuasa.
Tidak heran jika kebiasaan minum susu sebelum memulai puasa sudah lama dilakukan oleh banyak orang. Tradisi ini bahkan sering diajarkan oleh orang tua sejak dulu karena dipercaya mampu membuat puasa terasa lebih nyaman. Sejumlah penelitian dan sumber kesehatan juga menyebutkan bahwa susu memiliki banyak manfaat yang mendukung kondisi tubuh selama Ramadan.
Dilansir dari laman marham.pk, ada beberapa alasan mengapa minum susu saat sahur dapat membantu tubuh menjalani puasa dengan lebih baik.
Membantu Menjaga Hidrasi Tubuh Selama Puasa
Saat menjalankan ibadah puasa, tubuh tidak mendapatkan asupan cairan selama berjam-jam. Kondisi ini membuat risiko dehidrasi menjadi lebih tinggi, terutama jika seseorang banyak melakukan aktivitas di siang hari.
Karena itu, menjaga asupan cairan sejak sahur menjadi hal yang sangat penting. Salah satu cara sederhana untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh adalah dengan minum susu.
Susu diketahui mengandung sekitar 87 persen air. Kandungan cairan ini dapat membantu tubuh tetap terhidrasi selama menjalani puasa. Selain air, susu juga mengandung berbagai mineral penting seperti kalium yang berperan dalam menjaga keseimbangan cairan di dalam tubuh.
Kalium membantu tubuh mempertahankan cairan lebih lama dibandingkan hanya minum air putih. Dengan demikian, rasa haus yang biasanya muncul di siang hari dapat berkurang.
Memberikan Energi yang Bertahan Lebih Lama
Salah satu keluhan yang sering muncul saat puasa adalah tubuh terasa lemas sebelum waktu berbuka. Kondisi ini biasanya terjadi karena energi dari makanan yang dikonsumsi saat sahur sudah habis digunakan tubuh.
Susu dapat menjadi sumber energi yang cukup baik karena mengandung kombinasi nutrisi penting seperti protein, karbohidrat, dan lemak sehat. Nutrisi tersebut dicerna tubuh secara perlahan sehingga mampu memberikan energi secara bertahap.
Protein dalam susu, terutama jenis kasein, dikenal mampu melepaskan energi secara perlahan dalam tubuh. Hal ini membuat energi yang dihasilkan tidak cepat habis seperti makanan yang mengandung gula tinggi.
Dengan demikian, minum susu saat sahur dapat membantu tubuh tetap bertenaga lebih lama selama menjalani puasa.
Menjaga Kesehatan Tulang dan Gigi
Susu telah lama dikenal sebagai salah satu sumber kalsium terbaik bagi tubuh. Mineral ini memiliki peran penting dalam menjaga kekuatan tulang dan gigi.
Selama bulan Ramadan, waktu makan menjadi lebih terbatas dibandingkan hari biasa. Hal ini membuat sebagian orang kesulitan memenuhi kebutuhan nutrisi harian, termasuk kalsium.
Mengonsumsi susu saat sahur dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan kalsium tubuh. Dengan asupan kalsium yang cukup, kesehatan tulang dan gigi dapat tetap terjaga meskipun pola makan berubah selama puasa.
Selain kalsium, susu juga mengandung fosfor yang turut mendukung kekuatan tulang. Kombinasi kedua mineral ini membantu menjaga kepadatan tulang dalam jangka panjang.
Membantu Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan
Sebagian orang kerap mengalami gangguan pencernaan selama berpuasa, seperti perut terasa perih, begah, atau asam lambung meningkat. Kondisi ini biasanya terjadi karena perubahan pola makan yang cukup drastis.
Minum susu saat sahur dapat membantu membuat perut terasa lebih nyaman sebelum memulai puasa. Susu diketahui mampu membantu menenangkan lapisan lambung dan mengurangi rasa tidak nyaman di perut.
Selain itu, mengonsumsi susu hangat saat sahur juga dapat memberikan efek menenangkan bagi sistem pencernaan. Hal ini membuat perut terasa lebih siap menghadapi waktu puasa yang panjang.
Dengan kondisi lambung yang lebih stabil, risiko gangguan pencernaan selama berpuasa juga dapat berkurang.
Membantu Menjaga Rasa Kenyang Lebih Lama
Rasa lapar yang muncul terlalu cepat di siang hari sering menjadi tantangan saat menjalani puasa. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan memilih makanan atau minuman yang mampu memberikan rasa kenyang lebih lama.
Susu mengandung protein dan lemak yang membantu memperlambat proses pencernaan makanan di dalam tubuh. Proses pencernaan yang lebih lambat membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.
Dengan rasa kenyang yang lebih stabil, seseorang cenderung tidak mudah merasa lapar selama berpuasa. Selain itu, kondisi ini juga dapat membantu mencegah kebiasaan makan berlebihan saat berbuka puasa.
Mendukung Daya Tahan Tubuh Selama Ramadan
Selain membantu menjaga energi dan hidrasi, susu juga berperan dalam mendukung daya tahan tubuh. Minuman ini mengandung berbagai vitamin dan mineral penting yang dibutuhkan tubuh.
Beberapa nutrisi yang terdapat dalam susu antara lain vitamin B12, vitamin D, serta fosfor. Nutrisi tersebut berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh agar tetap optimal.
Dengan daya tahan tubuh yang baik, seseorang dapat menjalani aktivitas sehari-hari selama Ramadan dengan lebih nyaman. Tubuh juga menjadi lebih siap menghadapi perubahan pola makan dan waktu istirahat selama bulan puasa.
Karena itu, menambahkan segelas susu ke dalam menu sahur dapat menjadi pilihan sederhana yang memberikan banyak manfaat bagi kesehatan.
Alasan Minum Susu Saat Sahur:
1. Membantu tubuh tetap terhidrasi
2. Memberikan energi yang tahan lama
3. Menjaga kesehatan tulang dan gigi
4. Membantu menjaga kesehatan pencernaan
5. Menjaga rasa kenyang lebih lama
6. Mendukung daya tahan tubuh