JAKARTA - Perum Damri Cabang Pangkalpinang berhasil mencatat 1.000 penumpang selama periode angkutan Lebaran 2026.
Periode layanan ini berlangsung sejak 10 Maret hingga 29 Maret. Angka ini menunjukkan lonjakan signifikan dibanding hari biasa meski menurun dibanding capaian tahun lalu.
General Manager Perum Damri Pangkalpinang, Agus Kuswana, menyebut rute menuju Pelabuhan Tanjung Kalian menyumbang penumpang terbanyak.
“Untuk angkutan antar kota kita, perolehan penumpang mencapai 1.000 orang. Momen paling tinggi ada di rute Tanjung Kalian dengan perolehan hingga 899 orang. Bahkan pada hari penutupan, dalam sehari kami bisa melayani hingga 100 penumpang,” ungkap Agus.
Kenaikan volume penumpang dibanding hari operasional biasa mencapai 70 persen. Namun, dibanding capaian tahun sebelumnya, terjadi penurunan sekitar 40 persen. Tahun lalu, jumlah penumpang pada periode yang sama mencapai 1.500 orang.
Pergerakan Penumpang dan Tren Tahun Ini
Agus menyoroti adanya pergeseran arus penumpang pada musim mudik 2026. Tingginya jumlah penumpang justru berasal dari yang masuk ke Pangkalpinang. Sementara itu, penumpang yang berangkat dari Pangkalpinang menuju Palembang lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya.
Faktor pergeseran arus ini menjadi perhatian untuk menyesuaikan jumlah armada di setiap rute. Damri melakukan penyesuaian agar pelayanan tetap optimal. Sinergi antara armada dan jadwal operasional menjadi kunci menjaga kenyamanan penumpang.
Armada dan Operasional Damri
Selama Lebaran, Damri Pangkalpinang mengoperasikan total tujuh armada antar-kota. Armada terdiri dari enam unit Bus Besar HI Ace dan satu unit Bus Medium. Pihak Damri memastikan seluruh armada siap beroperasi tanpa kendala teknis.
“Alhamdulillah, selama kegiatan ini semua lancar. Tidak ada kendala teknis maupun kecelakaan, kita tercatat zero accident,” kata Agus. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan penumpang. Standar operasional tinggi diterapkan selama periode puncak angkutan.
Kesiapan Armada Menjelang Hari Raya
Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memastikan semua unit Damri Pangkalpinang laik jalan. Ramp check dilakukan untuk memeriksa kelengkapan dan kondisi kendaraan. Semua armada memenuhi standar keselamatan yang ditetapkan.
“Kami mengharapkan Damri sebagai perusahaan BUMN dapat menjadi pionir dan contoh bagi perusahaan otobus lainnya. Kesiapan armada ini penting terutama menjelang persiapan hari raya,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Babel. Pemeriksaan ini memastikan armada dapat beroperasi aman dan nyaman.
Dampak Positif bagi Masyarakat dan Transportasi
Angkutan Lebaran Damri membantu mobilitas masyarakat selama periode mudik. Dengan armada yang siap dan rute terlayani optimal, perjalanan menjadi lebih nyaman. Selain itu, Damri menunjukkan peran penting sebagai transportasi publik yang andal di Bangka Belitung.
Pencapaian zero accident menjadi bukti komitmen keselamatan. Pemerintah dan perusahaan berharap standar ini terus dipertahankan. Angkutan Lebaran yang lancar turut mendukung kelancaran aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat di daerah.
Dengan strategi operasional yang tepat, Damri Pangkalpinang mampu menghadirkan layanan aman, nyaman, dan efisien. Keberhasilan ini juga diharapkan menjadi model bagi perusahaan otobus lain di wilayah Bangka Belitung. Layanan publik yang profesional menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan angkutan umum nasional.