Ivo Wangarry menjelaskan bahwa langkah distribusi laba ini menjadi bentuk apresiasi atas dukungan investor terhadap pertumbuhan perusahaan sejak melantai di bursa.
Berdasarkan laporan keuangan terbaru, rasio pembayaran dividen tersebut setara dengan 30 persen dari perolehan laba bersih sepanjang tahun lalu.
Jadwal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan jatuh pada 30 April 2026.
Setelah melewati masa tersebut, perdagangan saham akan memasuki periode ex dividen pada 4 Mei 2026.
Pencatatan daftar pemegang saham yang berhak menerima kucuran dana ini akan dilakukan pada 5 Mei 2026.
Manajemen telah menetapkan bahwa tanggal 22 Mei 2026 menjadi waktu final untuk pengiriman uang dividen ke rekening para investor.
Pertumbuhan pendapatan perusahaan yang mencapai 11,8 persen menjadi pendorong utama di balik kebijakan pembagian keuntungan tahun ini.
“Kami menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan dukungan para pemegang saham yang memungkinkan perseroan terus menciptakan nilai tambah,” ujar Ivo, sebagaimana dilangsir dari bisnis.com, Senin (27/4/2026).
Ivo Wangarry berpendapat bahwa penetapan dividen merupakan strategi perusahaan dalam menghadirkan nilai manfaat melalui manajemen bisnis yang tetap disiplin dan terukur.