JAKARTA – True Finance berhasil mencatatkan perolehan laba bersih sebesar Rp10,7 miliar pada tahun 2025 sebagai bagian dari langkah memperkuat struktur keuangan internal.
Hasil audit laporan keuangan menunjukkan pertumbuhan yang stabil pada lini bisnis pembiayaan kendaraan dan alat berat.
"Pencapaian laba sebesar Rp10,7 miliar ini merupakan buah dari konsistensi kami dalam menjaga kualitas aset dan efisiensi operasional sepanjang tahun," kata Direktur Utama True Finance, Ronny Efendi, dikutip dari bisnis.com, Senin (27/4/2026).
Ronny Efendi menyampaikan bahwa perolehan tersebut akan digunakan secara optimal untuk mempertebal struktur permodalan perusahaan agar lebih kompetitif di industri multifinance.
Perusahaan optimistis mampu menghadapi tantangan ekonomi tahun depan dengan fundamental yang lebih solid.
Total aset yang dikelola juga mengalami peningkatan signifikan sejalan dengan ekspansi jaringan kantor cabang di beberapa wilayah strategis.
"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan pembiayaan yang inklusif sekaligus menjaga rasio pembiayaan bermasalah tetap di level yang aman," pungkas Ronny, sebagaimana dilansir dari bisnis.com, Senin (27/4/2026).
Pihak manajemen menekankan pentingnya diversifikasi portofolio produk untuk memitigasi risiko fluktuasi pasar yang mungkin terjadi di masa mendatang.
Fokus utama pada periode berikutnya adalah digitalisasi proses pengajuan kredit untuk mempercepat waktu respons kepada calon debitur.
Langkah strategis ini diharapkan dapat mempertahankan tren pertumbuhan positif yang telah diraih sepanjang 12 bulan terakhir.