JAKARTA - PT Bank Aladin Syariah Tbk menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk merilis layanan kurban digital melalui fitur Ala Berbagi. Inovasi ini bertujuan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah kurban secara lebih praktis, amanah, serta tetap berpegang pada prinsip syariah melalui sistem digital yang sudah terintegrasi.
Nasabah kini dapat membeli hewan kurban lewat fitur Ala Berbagi-Kurban di aplikasi Bank Aladin Syariah tanpa perlu mendatangi lokasi peternak.
Di dalam aplikasi, nasabah bisa langsung memilih lembaga BAZNAS serta menentukan jenis hewan kurban, dengan harga mulai dari Rp2,45 juta untuk domba atau kambing standar hingga Rp21 juta untuk satu ekor sapi.
Seluruh proses pembayaran diselesaikan dalam satu aplikasi dan nasabah akan mendapatkan bukti transaksi otomatis melalui WhatsApp dan email.
Koko Tjatur Rachmadi selaku Presiden Direktur Bank Aladin Syariah menjelaskan bahwa ibadah kurban merupakan bentuk ketaatan kepada Allah SWT sekaligus wujud kepedulian sosial.
Kerja sama ini menjadi bukti komitmen bank dalam menyediakan layanan keuangan syariah modern yang memberikan manfaat konkret bagi publik.
"Melalui kolaborasi dengan BAZNAS, kami berharap layanan pembayaran kurban secara digital ini dapat mempermudah masyarakat dalam menunaikan ibadah kurban yang berkah dengan nyaman, aman, dan terpercaya. Kami juga ingin terus menghadirkan layanan syariah yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini sekaligus memberikan dampak sosial yang lebih luas agar tercapainya Kurban Berkah Berdayakan Desa," sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Program Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026 milik BAZNAS ini menghubungkan ibadah kurban dengan upaya pemberdayaan peternak mustahik di berbagai balai ternak binaan di Indonesia. Melalui skema ini, masyarakat yang berkurban turut berperan meningkatkan kesejahteraan para peternak lokal.
Wakil Ketua BAZNAS, Zainut Tauhid Sa'adi, turut mengapresiasi sinergi bersama Bank Aladin Syariah yang memberikan kemudahan akses bagi masyarakat untuk beribadah.
"Hadirnya fitur kurban di aplikasi Aladin Syariah membuat masyarakat kini bisa berkurban hanya dalam hitungan detik. Ini Insyaallah terwujud untuk memudahkan masyarakat dalam menunaikan ibadahnya yang dijamin keamanannya, transparansi, dan hal itu kami sampaikan terima kasih. Kami berkomitmen memastikan bahwa menjamin pengelolaan hewan kurban sesuai syariat dan aturan yang berlaku. Dipastikan aman Syari, aman regulasi, dan aman NKRI," sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kemaslahatan umat, Bank Aladin Syariah juga menyerahkan hewan kurban berupa satu ekor sapi. Penyerahan simbolis tersebut dilakukan oleh Koko Tjatur Rachmadi kepada Wakil Ketua BAZNAS dengan disaksikan manajemen kedua belah pihak.
Kedua instansi berharap kolaborasi ini dapat memperluas jangkauan layanan kurban digital dan meningkatkan partisipasi publik dalam berbagi.
Selain memperkuat dampak sosial, Bank Aladin Syariah terus berupaya menghadirkan layanan digital yang relevan guna mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Berdasarkan data BAZNAS, potensi ekonomi kurban nasional diprediksi menyentuh angka Rp34,85 triliun pada tahun 2025. Hal ini menandakan bahwa program kurban memiliki kekuatan besar dalam menggerakkan ekonomi umat jika dikelola dengan profesional.
Sejalan dengan penguatan ekosistem syariah, kinerja keuangan Bank Aladin Syariah pun menunjukkan pertumbuhan positif.
Hingga Desember 2025, perusahaan berhasil membukukan laba senilai Rp150,7 miliar dengan total aset mencapai Rp14,4 triliun, serta kenaikan jumlah nasabah aktif sebesar 35,5% secara year-on-year.