IHSG Berpotensi Melanjutkan Koreksi, Ini Empat Saham Pilihan

Ilustrasi: IHSG berpotensi koreksi, investor disarankan cermati empat saham pilihan hari ini. (Gambar: NET)
Kamis, 18 Juni 2026 | 13:32:07 WIB

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Kamis (18/6/2026), masih memiliki potensi untuk melanjutkan penurunan. Pada sesi perdagangan sebelumnya, indeks mengalami pelemahan sebesar 0,55 persen menuju level 6.220 yang dibarengi dengan hadirnya tekanan jual.

“Kami memperkirakan posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 3. Adapun penguatan IHSG kami perkirakan akan menguji di 6.476–6.577. Namun demikian, tetap cermati akan adanya koreksi dari IHSG ke level area 6.113-6.176,” tulis Riset MNC Sekuritas sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Wilayah support IHSG hari ini diproyeksikan berada di angka 5.784, 5.594, dengan posisi resistance di level 6.286 dan 6.459. Di bawah ini merupakan deretan saham yang prospektif untuk dipantau hari ini:

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) - Trading Buy AMRT mengalami kenaikan 2,89 persen menjadi Rp1.425 dan pergerakannya masih disokong oleh volume pembelian, di mana lajunya berada dalam kisaran MA20 dan MA60. 

Posisi AMRT diproyeksikan tengah berada di bagian dari wave [iv] dari wave C, dengan batas Trading Buy sebesar Rp1.305-Rp1.380, Target Price pada angka Rp1.470-Rp1.535, serta Stoploss jika berada di bawah Rp1.295.

PT Timah (Persero) Tbk (TINS) - Buy on Weakness TINS mengalami penurunan sebesar 1,72 persen menuju Rp3.540 dengan disertai adanya tekanan jual, serta laju pergerakannya terpantau belum berhasil melewati MA60. 

Posisi TINS saat ini diproyeksikan tengah berada di bagian dari wave (B) dari wave [B], dengan batas Buy on Weakness sebesar Rp3.130-Rp3.380, Target Price pada angka Rp3.710-Rp3.940, serta Stoploss jika berada di bawah Rp3.100.

PT Elnusa Tbk (ELSA) - Sell on Strength ELSA mencatatkan penguatan sebesar 0,82 persen menjadi Rp615, akan tetapi pergerakannya lebih didominasi oleh tekanan jual dan belum berhasil menembus MA20. 

Posisi ELSA diproyeksikan sedang berada di bagian permulaan dari wave (5) dari wave [C], sehingga memiliki risiko untuk berbalik melemah guna menguji Rp486-Rp535 dengan batas Sell on Strength sebesar Rp620-Rp635.

PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) - Sell on Strength INKP mengalami pelemahan sebesar 0,97 persen menjadi Rp7.650 dan pergerakannya didominasi oleh tekanan jual, serta terpantau belum berhasil melewati MA20. 

Posisi INKP saat ini diproyeksikan sedang berada di permulaan wave [v] dari wave C dari wave (B), sehingga memiliki risiko untuk meneruskan pelemahan guna menguji Rp6.050-Rp6.525 dengan batas Sell on Strength sebesar Rp7.875-Rp8.175.

Reporter: Gemilang Ramadhan