IHSG Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham BUVA hingga GGRM

Ilustrasi: IHSG berpotensi menguat dengan dukungan saham pilihan seperti BUVA dan GGRM. (Gambar: NET)
Senin, 22 Juni 2026 | 14:06:47 WIB

JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih berpotensi mengalami penguatan pada awal pekan ini untuk menguji rentang level 6.328 hingga 6.545. Kendati demikian, para pelaku pasar tetap harus mewaspadai adanya area koreksi terdekat yang berada di kisaran level 6.127 sampai 6.161.

"Support di 5.784 dan 5.594, sedangkan resistance 6.286 dan 6.459," tulis riset MNC Sekuritas, Senin (22/6/2026) sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Pada penutupan transaksi perdagangan hari Jumat, 19 Juni 2026, IHSG terpantau mengalami kenaikan sebesar 0,08 persen menuju level 6.177 yang diiringi oleh kehadiran volume pembelian. 

Sementara dalam akumulasi mingguan, laju IHSG mencatatkan penguatan sebesar 2,82 persen dan performanya masih didominasi oleh adanya volume pembelian, walaupun secara kuantitas volumenya menunjukkan tren mengecil.

Adapun rincian daftar saham yang menjadi pilihan dari MNC Sekuritas untuk sesi perdagangan hari Senin, 22 Juni 2026 adalah sebagai berikut:

BUVA - Buy on Weakness Saham BUVA mencatatkan penguatan sebesar 2,35 persen ke posisi harga Rp870 per lembar, yang disertai dengan kenaikan volume pembelian. Posisi pergerakan teknikal saham BUVA diprediksi tengah berada pada fase akhir dari wave A dari wave (A).

Buy on Weakness: Rp710 - Rp820

Target Price: Rp1.115, Rp1.215

Stoploss: di bawah Rp685

EMAS - Buy on Weakness Saham EMAS berhasil naik sebesar 3,17 persen menuju ke level harga Rp7.325 dengan diikuti oleh peningkatan volume pembelian, serta posisinya masih bergerak di atas garis MA20. Saat ini, kedudukan teknikal EMAS diperkirakan sedang berada pada fase awal dari wave [C] dari wave {B}.

Buy on Weakness: Rp7.125 - Rp7.300

Target Price: Rp7.975, Rp8.475

Stoploss: di bawah Rp7.000

ESSA - Buy on Weakness Saham ESSA mengalami penurunan atau koreksi sebesar 1,54 persen ke tingkat harga Rp640 yang didominasi oleh tekanan aksi jual meskipun secara volume cenderung menyusut, serta posisinya bergerak di bawah garis MA20. Tren saham ESSA saat ini diperkirakan sedang menempati fase awal dari wave (B) dari wave [Y].

Buy on Weakness: Rp605 - Rp630

Target Price: Rp710, Rp765

Stoploss: di bawah Rp585

GGRM - Trading Buy Saham GGRM membukukan penguatan sebesar 5,89 persen ke posisi harga Rp16.625 dengan ditopang oleh volume pembelian yang tinggi serta mampu mempertahankan posisinya di atas garis MA20. Struktur pergerakan GGRM saat ini diperkirakan tengah membentuk komponen dari wave D dari wave (B) dalam pola pembentukan triangle.

Trading Buy: Rp16.125 - Rp16.575

Target Price: Rp17.125, Rp17.300

Stoploss: di bawah Rp15.750

Reporter: Gemilang Ramadhan