Percepat Restrukturisasi, Danantara Pangkas 240 Anak Usaha BUMN

ILUSTRASI, Danantara Indonesia memangkas 240 anak usaha BUMN sebagai bagian dari restrukturisasi korporasi. (Sumber Gambar : Net)
Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33:30 WIB

JAKARTA – Danantara Indonesia terus menggiatkan upaya restrukturisasi terhadap entitas Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Hingga akhir Juni 2026, sebanyak 240 anak atau cucu usaha BUMN telah berkurang melalui proses peleburan usaha yang terkoordinasi.

Transformasi pada sektor BUMN terus dijalankan melalui penggabungan usaha dan optimalisasi pengelolaan aset negara. Langkah strategis ini diterapkan untuk membentuk struktur BUMN yang lebih sehat, efisien, dan mampu memaksimalkan penciptaan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, menyampaikan bahwa seluruh proses penyatuan aset berlangsung lancar sesuai rencana, sekaligus menjadi instrumen penting untuk mempertajam efektivitas pengelolaan portofolio korporasi negara secara komprehensif.

“Kami ingin setiap aset BUMN dikelola sebagai satu kekuatan besar, bukan berjalan sendiri-sendiri. Kalau pengelolaannya makin terintegrasi, manfaatnya juga akan jauh lebih besar, baik untuk negara, dunia usaha, maupun masyarakat,” ujarnya sebagaimana dilansir dari berita sumber dalam keterangan resmi, Jumat (3/7/2026).

Dony mengungkapkan bahwa dirinya rutin mengadakan pertemuan dengan pejabat perusahaan BUMN untuk meninjau progres integrasi sistem manajemen aset negara agar lebih terstruktur, efisien, serta mampu melipatgandakan nilai guna aset-aset BUMN secara berkelanjutan.

Melalui skema tata kelola yang terpadu, kekayaan milik BUMN diharapkan dapat dikembangkan secara lebih produktif, memperkuat tata kelola internal perusahaan, memangkas biaya operasional, serta memicu pertumbuhan nilai ekonomi yang signifikan bagi kas negara.

"Langkah ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola, meningkatkan produktivitas aset serta dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar," ujar Dony sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Dony menegaskan bahwa BP BUMN bersama Danantara terus memacu konsolidasi dan optimalisasi pengelolaan aset sebagai bagian dari transformasi BUMN yang berkelanjutan.

Dengan pengelolaan aset yang kian terintegrasi, BUMN diharapkan menjadi lebih efisien, memiliki daya saing yang lebih kuat, serta mampu menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat.

Reporter: Gemilang Ramadhan