Mandiri Manajemen Investasi Jadi Induk Merger Empat Perusahaan Aset

ILUSTRASI, Mandiri Manajemen Investasi resmi menjadi entitas induk hasil merger empat perusahaan manajemen aset BUMN. (Sumber Gambar : Net)
Rabu, 08 Juli 2026 | 10:45:53 WIB

JAKARTA – Danantara telah mengambil keputusan untuk menyatukan empat perusahaan asset management kepunyaan BUMN ke dalam satu wadah entitas tunggal. Langkah strategis ini dinilai sebagai langkah nyata Danantara dalam mendirikan platform manajemen aset yang jauh lebih padu, efisien, sekaligus profesional.

COO Danantara Dony Oskaria lewat penjelasan tertulisnya memaparkan bahwa penggabungan ini diproyeksikan dapat memaksimalkan pengelolaan aset negara, sehingga mampu menghadirkan nilai tambah serta sumbangsih ekonomi yang lebih signifikan bagi kemajuan pembangunan nasional.

”Streamlining itu bukan tujuan akhir. Yang paling penting adalah bagaimana aset-aset BUMN yang sudah ditata bisa dikelola lebih optimal, produktif, dan benar-benar menciptakan nilai tambah buat negara,” katanya dalam keterangan resminya sebagaimana dilansir dari berita sumber pada Selasa (7/7/2026).

Lewat proses merger tersebut, Danantara menyatakan akan menguasai perusahaan pengelola aset berskala paling besar di Indonesia yang sanggup menyatukan portofolio aset, mengokohkan kapabilitas beserta tata kelola, memangkas inefisiensi operasional, hingga mendongkraf daya pikat investasi.

Adapun empat korporasi yang masuk dalam daftar penggabungan ini meliputi Mandiri Manajemen Investasi, BNI Asset Management, BRI Manajemen Investasi, serta PNM Investment Management. Dalam skema penggabungan ini, Mandiri MI akan bertindak sebagai surviving entity.

Sementara itu, ketetapan menyatukan keempat perusahaan AM tersebut diketuk pada Selasa (7/7/2026) lewat forum rapat yang diikuti oleh CEO Danantara Rosan Roeslani, COO Danantara Dony Oskaria, beserta CIO Danantara Pandu Sjahrir.

Pertemuan tersebut membuahkan kesepakatan peleburan empat perusahaan AM sebagai langkah konkret untuk mengokohkan struktur kelembagaan sekaligus tata kelola aset yang berada di bawah naungan Danantara.

Melalui pendirian perusahaan asset management dengan skala terbesar di Indonesia ini, Danantara menunjukkan komitmen kuatnya demi merealisasikan sistem manajemen aset negara yang lebih terpadu, profesional, dan berbasis pada pembentukan nilai. 

Kebijakan ini pun diproyeksikan dapat mendongkrak produktivitas aset-aset BUMN, mempertebal rasa percaya para investor, sekaligus menyumbang dampak yang lebih masif bagi pertumbuhan ekonomi di tingkat nasional.

Reporter: Gemilang Ramadhan