Harga Minyak Naik 0,52 Persen akibat Ketegangan AS dan Iran

Ilustrasi minyak wti (FOTO : NET)
Penulis: Akbar
Rabu, 19 Agustus 2026 | 01:47:41 WIB

JAKARTA – Harga minyak bergerak menguat pada sesi perdagangan Rabu (19/8/2026) pagi. Pada pukul 07/25 WIB, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) kontrak pengiriman September 2026 di New York Mercantile Exchange berada pada level US$ 85,38 per barel, atau menguat 0,52% dibandingkan hari sebelumnya yang tercatat US$ 84,94 per barel.

Penguatan harga minyak ini terjadi selama empat hari berturut-turut karena belum terlihatnya kemajuan dalam penyelesaian konflik antara AS dan Iran.

Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa tidak ada pembicaraan yang sedang berlangsung dengan Teheran sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Perselisihan antara Iran dan AS dalam pengelolaan Selat Hormuz membuat status jalur pelayaran tersebut menjadi tidak pasti.

Menurut Trump, karena tidak ada pembicaraan yang sedang berlangsung dengan Iran, maka AS berencana untuk meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran dalam upaya memaksa Teheran untuk menyerah sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengisyaratkan bahwa paket stimulus ekonomi akan segera diluncurkan sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Uni Emirat Arab sebelumnya menyatakan bakal membekukan seluruh transaksi perdagangan dan keuangan dengan Iran akibat melonjaknya eskalasi di kawasan tersebut.

Sementara itu di AS, American Petroleum Institute mencatat adanya penurunan moderat pada cadangan minyak mentah nasional, termasuk yang berada di pusat distribusi Cushing, Oklahoma.

Eskalasi konflik di Timur Tengah sejak akhir Februari lalu terus mendongkrak harga minyak mentah sekaligus memicu kenaikan inflasi.

Reporter: Akbar