Jumat, 09 Januari 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merupakan barometer utama kondisi pasar modal Indonesia. 

Pada perdagangan Kamis, 8 Januari 2026, IHSG menunjukkan pergerakan yang cukup dinamis dengan peluang penguatan dan potensi koreksi yang harus diwaspadai investor. 

Gambaran Umum Pergerakan IHSG pada 7-8 Januari 2026

Baca Juga

GoPay Luncurkan Jaminan Saldo Kembali Lindungi Nasabah Digital

Penutupan perdagangan Rabu, 7 Januari 2026, menunjukkan IHSG berada pada posisi 8.944,81, naik 0,13 persen dari hari sebelumnya. Pergerakan indeks tersebut berada dalam rentang antara 8.916 hingga 8.970 sepanjang hari. 

Jumlah saham yang menguat sebanyak 344, sementara yang melemah 362 dan stagnan 104 saham. Kapitalisasi pasar mencapai Rp16.351 triliun, memperlihatkan likuiditas pasar yang cukup tinggi.

Pada pembukaan perdagangan Kamis, 8 Januari 2026, IHSG mulai bergerak dengan optimisme. Indeks sempat menembus level 9.000, yaitu pada posisi 9.002,92 pukul 10.05 WIB, meskipun kemudian berfluktuasi dengan rentang terendah 8.930,58 hingga tertinggi 9.002,92. 

Kenaikan ini memberikan sinyal bahwa pasar mulai menunjukkan tanda-tanda penguatan yang penting.

Analisis Teknis dan Proyeksi IHSG

Menurut riset harian dari MNC Sekuritas, IHSG saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave (v) dari wave [iii]. Ini mengindikasikan bahwa IHSG sedang dalam fase akhir dari gelombang penguatan, sehingga dalam jangka pendek masih memungkinkan untuk penguatan ke rentang 8.994 hingga 9.077.

Namun, investor juga perlu mewaspadai adanya tekanan jual yang dapat menyebabkan koreksi indeks. Area koreksi yang diperkirakan berada pada level 8.777 hingga 8.879 harus menjadi perhatian bagi para pelaku pasar untuk mengantisipasi kemungkinan penurunan.

Level support kunci berada di angka 8.867 dan 8.776, sedangkan resistance atau batas atas yang menjadi target penguatan adalah 8.960 dan 8.996. Pergerakan indeks pada rentang ini menjadi indikator penting bagi investor dalam menyusun strategi investasi.

Saham Unggulan dan Rekomendasi Buy on Weakness

Strategi “buy on weakness” atau membeli saat harga saham turun, menjadi pendekatan yang dianjurkan oleh para analis untuk memaksimalkan peluang keuntungan. Berikut adalah saham unggulan yang direkomendasikan oleh MNC Sekuritas pada perdagangan Kamis, 8 Januari 2026:

PT Astra Otoparts Tbk. (AUTO): Saham sektor otomotif ini memiliki fundamental kuat dan prospek pertumbuhan yang stabil.

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP): Produsen makanan dan minuman terbesar di Indonesia yang terus menunjukan kinerja positif.

PT Jasa Marga Tbk. (JSMR): Perusahaan pengelola jalan tol ini masih menjadi pilihan favorit di sektor infrastruktur.

PT Wismilak Inti Makmur Tbk. (WIIM): Untuk investor yang mencari peluang spekulatif, saham ini menawarkan potensi return menarik meskipun risikonya lebih tinggi.

Investor disarankan untuk memantau pergerakan harga saham-saham ini dengan seksama, terutama saat ada koreksi harga sebagai kesempatan beli.

Saham-Saham dengan Pergerakan Signifikan

Selain saham unggulan, terdapat beberapa saham yang menunjukkan pergerakan signifikan pada perdagangan Kamis pagi, 8 Januari 2026:

PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM): Meskipun menjadi salah satu saham dengan volume transaksi terbesar senilai Rp2,3 triliun, harga saham ANTM mengalami koreksi sebesar 11,59% ke level Rp3.850 per saham. Penurunan ini menunjukkan adanya tekanan jual yang cukup besar, mungkin sebagai reaksi pasar terhadap valuasi atau berita terbaru.

PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO): Saham ini melonjak naik 8,96% ke harga Rp2.190 per saham, didorong oleh sentimen positif dan performa bisnis yang solid.

PT Timah Tbk. (TINS): Menguat sebesar 2,83%, saham TINS mendapat perhatian dari investor yang optimis terhadap prospek sektor pertambangan.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI): Menguat tipis sebesar 0,54% ke harga Rp3.720 per saham, memperlihatkan stabilitas sektor perbankan dalam menghadapi kondisi pasar yang fluktuatif.

Pergerakan saham-saham ini menjadi indikator penting yang mencerminkan sentimen pasar terhadap berbagai sektor ekonomi di Indonesia.

Strategi Investasi di Tengah Volatilitas Pasar

Volatilitas yang terjadi di pasar saham saat ini menuntut investor untuk memiliki strategi yang matang dan disiplin. Beberapa tips yang bisa diterapkan antara lain:

Pantau Level Support dan Resistance: Gunakan analisis teknikal untuk menentukan titik masuk dan keluar yang optimal, terutama saat IHSG bergerak di sekitar level 8.776 hingga 9.077.

Diversifikasi Portofolio: Jangan menaruh seluruh investasi hanya pada satu saham atau sektor, melainkan sebarkan risiko dengan memilih saham dari berbagai sektor.

Perhatikan Sentimen Pasar: Pergerakan saham seperti ADRO dan ANTM sering dipengaruhi oleh sentimen global dan domestik, termasuk harga komoditas dan kebijakan pemerintah.

Gunakan Rekomendasi Analis Sebagai Referensi: Namun, selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Outlook IHSG Tahun 2026: Peluang dan Tantangan

Melihat pergerakan awal tahun 2026, IHSG berpotensi untuk terus menguat dan menembus level psikologis 9.000 hingga 9.100. Namun, dinamika pasar global seperti perubahan suku bunga, ketegangan geopolitik, dan kondisi ekonomi dunia tetap menjadi tantangan yang harus diperhatikan.

Investor disarankan untuk terus mengikuti perkembangan ekonomi makro dan kebijakan moneter domestik agar dapat menyesuaikan strategi investasi secara tepat.

Perdagangan IHSG pada Kamis, 8 Januari 2026, menghadirkan peluang sekaligus risiko bagi para investor. Dengan pergerakan indeks yang mengindikasikan fase penguatan namun rentan koreksi, strategi investasi yang tepat menjadi sangat penting. 

Rekomendasi saham unggulan seperti AUTO, ICBP, JSMR, dan WIIM bisa menjadi pilihan dengan pendekatan buy on weakness.

Kewaspadaan terhadap level support dan resistance, serta pemahaman terhadap sentimen pasar, akan membantu investor dalam mengambil keputusan investasi yang bijaksana. Dengan strategi yang tepat, potensi keuntungan di pasar saham Indonesia tahun 2026 masih terbuka lebar.

Celo

Celo

Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Zulhas Dorong Peran Kota Subulussalam Perkuat Rantai Pasok Aceh Sumut Nasional Pangan

Zulhas Dorong Peran Kota Subulussalam Perkuat Rantai Pasok Aceh Sumut Nasional Pangan

Kementerian PU Perkuat Infrastruktur Pendukung PSEL untuk Optimalkan Pengolahan Sampah Nasional

Kementerian PU Perkuat Infrastruktur Pendukung PSEL untuk Optimalkan Pengolahan Sampah Nasional

Harga Pangan Nasional Terpantau Stabil Cabai Rawit Merah Telur Ayam Terkini

Harga Pangan Nasional Terpantau Stabil Cabai Rawit Merah Telur Ayam Terkini

Surplus Jagung Nasional Dorong Bulog Bersiap Ekspor Perkuat Ekonomi Petani Indonesia

Surplus Jagung Nasional Dorong Bulog Bersiap Ekspor Perkuat Ekonomi Petani Indonesia

Menaker Dorong Lulusan BLK Masuk Program Kerja Dan Wirausaha Nasional

Menaker Dorong Lulusan BLK Masuk Program Kerja Dan Wirausaha Nasional