JAKARTA - Antusiasme masyarakat menyambut mudik Lebaran terlihat dari tingginya penjualan tiket kereta api sejak awal masa pemesanan.
Kereta api kembali menjadi pilihan utama karena menawarkan kepastian jadwal dan kenyamanan perjalanan jarak jauh. Kondisi ini mencerminkan kepercayaan publik terhadap layanan angkutan kereta api nasional.
PT Kereta Api Indonesia mencatat penjualan tiket angkutan Lebaran 2026 telah mencapai ratusan ribu lembar. Angka ini merupakan akumulasi pemesanan tiket keberangkatan arus mudik hingga 20 Maret 2026. Lonjakan permintaan terjadi seiring dibukanya pemesanan tiket secara bertahap.
Baca JugaLangkah Strategis BUMN Karya PTPP Siapkan Proposal Untuk Badan Pengelola Danantara
Penjualan tiket dilakukan mengikuti skema pemesanan H-45 sebelum keberangkatan. Skema ini memberi waktu lebih panjang bagi masyarakat menyusun rencana mudik secara matang. Selain itu, pola tersebut membantu pengelola mengatur arus penumpang secara lebih merata.
Skema Pemesanan H-45 Dukung Perencanaan Mudik
Penerapan sistem H-45 membuat masyarakat dapat memesan tiket lebih awal dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pemesanan kini sudah bisa dilakukan hingga H-1 Lebaran atau 20 Maret 2026. Langkah ini dinilai efektif dalam mengurangi kepadatan pemesanan mendekati hari keberangkatan.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa minat masyarakat terhadap kereta api reguler sangat tinggi. Data penjualan menunjukkan peningkatan signifikan hingga Selasa, 3 Februari 2026 pukul 10.00 WIB. Tren tersebut menjadi sinyal kuat meningkatnya kepercayaan publik.
"Untuk keberangkatan H-3 Lebaran atau 18 Maret 2026, tiket yang telah terjual mencapai 54.387 tiket. Sementara itu, penjualan tiket H-2 Lebaran atau 19 Maret 2026 tercatat sebanyak 56.250 tiket, dan untuk H-1 Lebaran atau 20 Maret 2026 telah terjual 39.380 tiket," kata Anne.
Tujuan Favorit Pemudik Mulai Terpetakan
Data internal KAI menunjukkan sejumlah stasiun menjadi tujuan favorit pemudik. Stasiun Purwokerto menempati posisi teratas dengan jumlah penumpang mencapai 18.161 pelanggan. Angka ini mencerminkan tingginya mobilitas menuju wilayah Jawa Tengah bagian selatan.
Stasiun Semarang Tawang berada di posisi kedua dengan total pelanggan sebanyak 17.705 orang. Kota ini menjadi simpul penting perjalanan mudik karena letaknya strategis dan akses lanjutan yang lengkap. Banyak pemudik memilih turun di kota besar sebelum melanjutkan perjalanan darat.
Yogyakarta menyusul sebagai tujuan favorit dengan 17.366 pelanggan. Selain itu, Kutoarjo mencatatkan 16.277 penumpang selama periode pemesanan awal. Surabaya Pasar Turi melengkapi lima besar tujuan dengan jumlah pelanggan sebanyak 14.747 orang.
Sebaran Penumpang Semakin Merata
Sebaran tujuan penumpang terlihat semakin beragam dibandingkan tahun sebelumnya. Tidak hanya kota metropolitan, wilayah penyangga juga mengalami peningkatan jumlah pemudik. Hal ini menunjukkan pola perjalanan masyarakat yang semakin terencana sejak jauh hari.
Peningkatan pemanfaatan perjalanan lanjutan menjadi bagian dari strategi mudik keluarga. Banyak penumpang memilih stasiun transit sebelum melanjutkan perjalanan ke kampung halaman. Kondisi ini mendorong distribusi arus mudik menjadi lebih seimbang.
KAI menilai tren ini sebagai indikator positif bagi pengelolaan angkutan Lebaran. Dengan sebaran tujuan yang merata, kepadatan ekstrem di satu titik dapat diminimalkan. Strategi ini juga mendukung keselamatan serta kenyamanan penumpang selama perjalanan.
Imbauan KAI untuk Calon Pemudik
KAI mengimbau masyarakat untuk rutin memantau ketersediaan tiket melalui aplikasi resmi. Jika tanggal keberangkatan utama telah habis, penumpang dapat mempertimbangkan alternatif perjalanan. Fitur kereta sambungan menjadi solusi bagi calon pemudik.
Fleksibilitas jadwal dan rute dinilai penting dalam merencanakan perjalanan Lebaran. Pemudik disarankan tidak terpaku pada satu tanggal keberangkatan saja. Penyesuaian jadwal dapat membantu mendapatkan tiket yang masih tersedia.
“Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik dengan cermat dan mengikuti jadwal pembukaan tiket sesuai skema H-45. Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi Contact Center KAI 121,” kata Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu.
Alif Bais Khoiriyah
Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Allianz Life Tingkatkan Perlindungan Nasabah Agar Tetap Aman dan Tenang
- Rabu, 04 Februari 2026
Menkeu Purbaya Optimis Rupiah Bisa Menguat Tahun Ini di Tengah Tantangan Ekonomi
- Rabu, 04 Februari 2026
Program KUR Bank Mandiri 2026 Dorong UMKM Lebih Kompetitif dan Produktif
- Rabu, 04 Februari 2026
KUR BRI 2026 Jadi Dorongan Strategis Pertumbuhan UMKM Nasional Tahun Ini
- Rabu, 04 Februari 2026
Harga Perak Antam Menguat, Investor Didorong Manfaatkan Peluang Investasi Tahun Ini
- Rabu, 04 Februari 2026
Berita Lainnya
PT Kereta Api Indonesia Sukses Angkut Puluhan Juta Penumpang Dengan Emisi Terkendali
- Rabu, 04 Februari 2026
Strategi PT Kereta Api Indonesia Menekan Emisi Karbon Kereta Api Jarak Jauh
- Rabu, 04 Februari 2026













.jpeg)