Kamis, 19 Februari 2026

BEEF Impor Sapi Perah untuk Dukung Program MBG 2026

BEEF Impor Sapi Perah untuk Dukung Program MBG 2026
BEEF Impor Sapi Perah untuk Dukung Program MBG 2026

JAKARTA - PT Estika Tata Tiara Tbk. (BEEF), produsen sosis Kibif, telah mengambil langkah strategis untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh pemerintah. 

Sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan ketersediaan susu dalam negeri, BEEF resmi mendatangkan 250 ekor sapi perah impor. 

Kedatangan sapi ini diharapkan dapat membantu pemerintah dalam memenuhi kebutuhan susu yang diperkirakan mencapai 4 juta ton per tahun untuk mendukung 20 juta penerima manfaat MBG. 

Baca Juga

Jadwal KM Lambelu Februari 2026: Pelni Menuju Makassar

Langkah ini juga menjadi bagian dari rencana jangka panjang untuk memastikan ketahanan pangan nasional, khususnya dalam sektor konsumsi susu.

Proses kedatangan sapi perah impor tersebut sudah dimulai sejak 2 Februari 2026. Sapi-sapi ini tiba di Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap, Jawa Tengah, dan menjalani proses karantina selama dua pekan sebelum akhirnya ditempatkan di Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul (BBPTU) Manggala di Kabupaten Banyumas. 

Kerja sama strategis antara BEEF dan PT Lunar Chemplast menjadi kunci utama dalam memastikan kualitas dan keberlanjutan operasional peternakan tersebut.

Kerja Sama untuk Kualitas dan Keberlanjutan Operasional

BEEF tidak hanya fokus pada pengadaan sapi perah impor saja, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan dalam pengelolaan peternakan. 

Dalam hal ini, BEEF bekerja sama dengan BBPTU Baturaden untuk memastikan standar pemeliharaan yang tinggi serta pengawasan kesehatan ternak yang ketat. Hal ini bertujuan agar sapi-sapi perah yang didatangkan dapat memberikan hasil susu yang optimal dan berkualitas. 

Kerja sama ini juga mencakup pengembangan sistem produksi yang berkelanjutan, yang akan memperkuat ketahanan rantai pasok di sektor peternakan.

Selain itu, BEEF juga memperkuat pasokan pakan ternak dengan menanamkan tanaman pakan di area seluas 178.214 m² yang terletak di Desa Tumiyang, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas. Tanah dengan ketinggian sekitar 700 meter di atas permukaan laut ini memiliki agroklimat yang mendukung pertumbuhan tanaman pakan berkualitas tinggi. 

Hal ini menjadi langkah penting untuk memastikan ternak mendapatkan nutrisi yang cukup, sehingga produksi susu dapat berjalan dengan lancar dan produktif.

Mendukung Pemenuhan Kebutuhan Susu untuk MBG

Sebagai bagian dari komitmennya terhadap program MBG, BEEF turut berpartisipasi dalam pemenuhan gizi masyarakat Indonesia, khususnya melalui penyediaan susu segar. Melalui pengadaan sapi perah impor ini, BEEF tidak hanya berperan dalam meningkatkan kapasitas produksi susu, tetapi juga menguatkan ketahanan rantai pasok susu dalam negeri. 

Perseroan berharap dapat berkontribusi secara signifikan terhadap pemenuhan kebutuhan susu di Indonesia, yang merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan konsumsi protein hewani di kalangan masyarakat.

Dalam pernyataannya, manajemen BEEF menegaskan bahwa program MBG sangat penting untuk memperbaiki status gizi masyarakat Indonesia, yang salah satunya bisa tercapai melalui penyediaan susu berkualitas. Pengadaan sapi perah impor menjadi langkah strategis dalam mendukung tujuan tersebut, terutama untuk memenuhi kebutuhan susu segar yang semakin meningkat di dalam negeri.

Ekspansi Bisnis BEEF untuk Mendukung Program MBG

BEEF telah menunjukkan komitmennya untuk berkontribusi lebih besar lagi dalam program MBG dengan menambah beberapa kegiatan usaha baru. Pada akhir tahun lalu, perusahaan membuka usaha di bidang susu sapi, cold storage (gudang pendingin), dan penggemukan kerbau. Hal ini dilakukan untuk memperluas lini bisnis dan mendukung ketersediaan protein hewani bagi masyarakat. 

Dengan penambahan tiga usaha baru ini, BEEF berharap dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap program MBG dan meningkatkan kualitas produk yang ditawarkan.

BEEF juga melihat peluang besar di pasar daging kerbau, yang dianggap lebih terjangkau dibandingkan daging sapi. Dengan meningkatkan usaha penggemukan kerbau, perusahaan berharap dapat memenuhi kebutuhan daging yang meningkat, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri, serta membantu pemerintah dalam mencapainya. 

Selain itu, cold storage yang dibangun oleh BEEF di Subang, yang kini sudah selesai 100%, juga akan mempermudah distribusi produk hewani dengan lebih efisien dan terjaga kualitasnya.

Rencana dan Investasi Besar untuk Tahun 2026

Untuk mendukung ekspansi bisnis dan program MBG, BEEF telah mengalokasikan investasi sebesar Rp319,37 miliar. Dari total investasi tersebut, sekitar 60% atau Rp191,62 miliar diperoleh melalui utang bank, sementara sisanya berasal dari modal sendiri. 

Investasi ini akan digunakan untuk memperkuat kapasitas operasional perusahaan, termasuk pengadaan sapi perah impor, pembangunan fasilitas cold storage, serta pengembangan usaha penggemukan kerbau.

Diharapkan, dengan adanya investasi tersebut, BEEF dapat memenuhi target penjualan sebesar Rp83,33 miliar pada 2026, yang diproyeksikan akan melonjak hingga Rp180,76 miliar pada 2027. 

Hal ini sejalan dengan upaya perusahaan untuk mengoptimalkan kapasitas produksi dan distribusi produk-produk peternakan, serta memberikan kontribusi nyata dalam memenuhi kebutuhan gizi masyarakat Indonesia.

Celo

Celo

Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Menu Buka Puasa Favorit Keluarga Kolak Pisang Dan Es Buah Jadi Primadona

Menu Buka Puasa Favorit Keluarga Kolak Pisang Dan Es Buah Jadi Primadona

Mengungkap Alasan Kolak Pisang Menjadi Menu Takjil Paling Favorit Saat Ramadan

Mengungkap Alasan Kolak Pisang Menjadi Menu Takjil Paling Favorit Saat Ramadan

Masa Depan Ko Hee Jin Terancam Usai Deretan Kekalahan Beruntun Red Sparks

Masa Depan Ko Hee Jin Terancam Usai Deretan Kekalahan Beruntun Red Sparks

Jakarta Bhayangkara Presisi Resmi Melepas Aimal Khan Menjelang Babak Final Four

Jakarta Bhayangkara Presisi Resmi Melepas Aimal Khan Menjelang Babak Final Four

Menteri PU Meminta Diskon Tarif Tol 30 Persen Selama Lebaran

Menteri PU Meminta Diskon Tarif Tol 30 Persen Selama Lebaran