PLN Jateng DIY Perkuat Pasokan Listrik untuk Industri dan Energi Bersih
- Kamis, 19 Februari 2026
JAKARTA - PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) semakin serius memperkuat pasokan listrik untuk sektor industri, sesuai dengan tujuan transisi energi nasional.
Langkah strategis ini ditegaskan dalam kunjungan Dewan Energi Nasional (DEN) pada Kamis, yang bertujuan untuk meninjau kesiapan infrastruktur kelistrikan di beberapa kawasan industri utama di Jawa Tengah, seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal dan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).
Kunjungan kerja ini menjadi kesempatan bagi DEN untuk memantau perkembangan kebutuhan energi di sektor industri sekaligus memastikan PLN siap mendukung pertumbuhan kawasan industri yang terus berkembang pesat.
Baca Juga
General Manager PLN UID Jawa Tengah dan DIY, Bramantyo Anggun Pambudi, menegaskan bahwa acara ini juga merupakan momentum penting dalam menyelaraskan kebijakan energi nasional dengan kebutuhan energi daerah, terutama di sektor industri yang semakin membutuhkan pasokan listrik yang handal dan efisien.
Sinergi Energi Nasional dengan Kebutuhan Industri Daerah
Bramantyo menjelaskan bahwa Jawa Tengah, yang merupakan salah satu pusat pertumbuhan industri nasional, memerlukan perencanaan pasokan listrik yang matang. Hal ini didorong oleh kebutuhan akan infrastruktur kelistrikan yang andal serta komitmen terhadap pengembangan energi bersih yang berkelanjutan.
"Forum ini menjadi ruang strategis untuk melihat secara langsung perkembangan kebutuhan energi sektor industri, tantangan penyediaannya, serta peluang penguatan bauran energi dan efisiensi energi di Jawa Tengah," jelas Bramantyo.
Pada tahun 2025, penjualan tenaga listrik PLN UID Jawa Tengah dan DIY tercatat mencapai 35.804 gigawatt hour (GWh), yang menunjukkan kenaikan 4,44 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pertumbuhan ini menjadi indikator penting dalam menunjukkan bahwa sektor industri di wilayah ini terus berkembang dan memerlukan dukungan pasokan energi yang semakin besar dan lebih efisien.
Perkembangan Infrastruktur Energi di Kawasan Ekonomi Khusus Kendal
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal menjadi salah satu fokus penting dalam pengembangan pasokan listrik untuk industri. Di tahun 2025, PLN berhasil melakukan penyambungan 13 pelanggan industri dengan total daya mencapai 208,8 megavolt ampere (MVA). K
awasan ini masih memiliki potensi tambahan daya sekitar 90 MVA, yang didukung oleh pembangunan Gardu Induk (GI) 150 kilovolt (kV), dengan progres pembangunan yang telah mencapai lebih dari 80 persen.
Bramantyo juga menyebutkan bahwa pengembangan infrastruktur di KEK Kendal menjadi kunci dalam menjaga pasokan listrik yang andal untuk sektor industri.
Diharapkan dengan adanya penambahan daya ini, kawasan industri di Kendal dapat terus berkembang sesuai dengan rencana dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan sektor industri di Jawa Tengah.
Peningkatan Sistem Kelistrikan di Kawasan Industri Terpadu Batang
Di sisi lain, Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) juga menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam hal penyambungan pelanggan industri. Pada tahun 2025, sebanyak 60 pelanggan telah terhubung dengan daya tersambung 114,5 MVA.
Di kawasan ini, ada rencana untuk menambah 15 pelanggan tegangan menengah, serta pengembangan pusat data (data center) tegangan tinggi dengan kapasitas 2x74 MVA. Semua itu didukung dengan pembangunan Gardu Induk (GI) 150 kV Banyuputih.
Pengembangan ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk mendukung kawasan KEK Industropolis Batang, yang diharapkan dapat menjadi pusat industri dan teknologi terintegrasi di Jawa Tengah. "
Pertumbuhan ini menjadi peluang sekaligus tanggung jawab bagi kami untuk memastikan pasokan listrik yang andal, kompetitif, dan selaras dengan arah Kebijakan Energi Nasional," kata Bramantyo, menekankan pentingnya kerja sama antara PLN dan pemerintah dalam menjaga keberlanjutan pasokan energi.
Dukungan PLN terhadap Pengembangan Green Industry
PLN UID Jawa Tengah dan DIY juga menempatkan pengembangan green industry sebagai salah satu prioritas utama dalam mendukung pertumbuhan sektor industri. Transisi menuju penggunaan energi terbarukan dan efisiensi energi merupakan bagian dari komitmen PLN untuk mendukung pengurangan emisi karbon dan meningkatkan penggunaan energi bersih.
Sejalan dengan hal ini, PLN terus mengembangkan sumber energi baru terbarukan, seperti tenaga surya dan angin, yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan energi sektor industri di masa depan.
PLN juga berfokus pada penguatan sistem kelistrikan yang ada dan mempercepat pembangunan infrastruktur kelistrikan untuk mendukung pengembangan industri berbasis teknologi tinggi dan ramah lingkungan.
Kolaborasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah, pengembang industri, dan masyarakat, juga terus diperkuat guna memastikan pasokan energi yang dapat memenuhi kebutuhan industri di masa mendatang.
Mendorong Transisi Energi yang Berkelanjutan
Dalam menanggapi perkembangan ini, Satya Widya Yudha, anggota Dewan Energi Nasional dari unsur Pemangku Kepentingan (APK), memberikan apresiasi terhadap kesiapan PLN UID Jawa Tengah dan DIY dalam mendukung pertumbuhan industri, sejalan dengan kebijakan energi nasional.
Ia menekankan bahwa peningkatan kapasitas pasokan listrik di wilayah Jawa Tengah dan DIY sangat penting untuk memastikan daya saing sektor industri tetap tinggi, sambil mendorong transisi menuju penggunaan energi yang lebih bersih.
"Kami melihat secara langsung bahwa kebutuhan energi industri di Jawa Tengah terus meningkat dan memerlukan perencanaan yang terintegrasi. Kesiapan infrastruktur kelistrikan yang disiapkan PLN, termasuk dukungan terhadap kawasan industri strategis, menjadi faktor penting dalam menjaga daya saing industri sekaligus mendorong transisi menuju energi yang lebih bersih," ujarnya.
Dengan adanya penambahan kapasitas pasokan listrik yang didukung oleh infrastruktur yang lebih baik, PLN berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan sektor industri, khususnya yang berorientasi pada energi bersih dan efisiensi energi.
Pemerintah dan PLN akan terus bekerja sama untuk memastikan bahwa Jawa Tengah dan DIY tetap menjadi wilayah yang menarik bagi investor industri, sekaligus berperan dalam transisi energi nasional menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Celo
Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Mengungkap Alasan Kolak Pisang Menjadi Menu Takjil Paling Favorit Saat Ramadan
- Kamis, 19 Februari 2026
Jakarta Bhayangkara Presisi Resmi Melepas Aimal Khan Menjelang Babak Final Four
- Kamis, 19 Februari 2026
Legislator PKS Menyambut Positif Kebijakan Diskon Tiket Pesawat Domestik Jelang Lebaran
- Kamis, 19 Februari 2026
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Memberikan Kabar Baik Untuk Pak Prabowo
- Kamis, 19 Februari 2026
Investor Asing Ramai Borong 10 Saham Ini Saat IHSG Mengalami Penguatan
- Kamis, 19 Februari 2026
Berita Lainnya
Menu Buka Puasa Favorit Keluarga Kolak Pisang Dan Es Buah Jadi Primadona
- Kamis, 19 Februari 2026
Mengungkap Alasan Kolak Pisang Menjadi Menu Takjil Paling Favorit Saat Ramadan
- Kamis, 19 Februari 2026
Masa Depan Ko Hee Jin Terancam Usai Deretan Kekalahan Beruntun Red Sparks
- Kamis, 19 Februari 2026
Jakarta Bhayangkara Presisi Resmi Melepas Aimal Khan Menjelang Babak Final Four
- Kamis, 19 Februari 2026










