Jumat, 20 Februari 2026

Kemenkes dan WHO Teken Grant Agreement Perkuat Sistem Kesehatan

Kemenkes dan WHO Teken Grant Agreement Perkuat Sistem Kesehatan
Kemenkes dan WHO Teken Grant Agreement Perkuat Sistem Kesehatan

JAKARTA - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan World Health Organization (WHO) baru-baru ini menandatangani Grant Agreement serta Joint Workplan untuk periode Biennium 2026–2027, sebuah langkah penting untuk memperkuat sistem kesehatan nasional. 

Dengan adanya perjanjian ini, WHO Indonesia akan memberikan dukungan pendanaan sebesar 14,8 juta dolar AS, yang akan dialokasikan dalam bentuk hibah uang, barang, dan jasa guna mendukung pelaksanaan berbagai program kesehatan di Indonesia.

Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, Kunta Wibawa Dasa Nugraha, menyatakan bahwa kerja sama ini bertujuan untuk memastikan adanya kesinambungan dalam pembangunan dan ketahanan sistem kesehatan Indonesia.

Baca Juga

Puan Maharani Bela Prabowo Hadiri KTT Perdamaian Gaza

 Dengan dukungan dari WHO, Indonesia dapat terus mengembangkan sistem kesehatan yang tangguh dan dapat mengatasi berbagai tantangan kesehatan global dan nasional.

Dukungan WHO dalam Penguatan Sistem Kesehatan Nasional

Penandatanganan Grant Agreement ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah Indonesia untuk menyelaraskan kebijakan kesehatan dengan standar internasional, khususnya yang digariskan oleh WHO dalam 14th General Programme of Work. 

Program ini sejalan dengan Rencana Strategis Kementerian Kesehatan dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, yang juga mencakup enam pilar transformasi kesehatan di Indonesia.

Menurut Kunta, dukungan yang diberikan oleh WHO telah memberikan kontribusi signifikan dalam beberapa aspek penting sistem kesehatan nasional. 

Misalnya, dalam penguatan upaya promotif dan preventif, yang bertujuan untuk mencegah penyakit dan mempromosikan kesehatan secara menyeluruh. Selain itu, WHO juga membantu meningkatkan mutu layanan kesehatan di seluruh Indonesia, serta memperkuat sistem ketahanan kesehatan agar lebih siap menghadapi ancaman kesehatan global maupun lokal.

WHO turut membantu pemerintah Indonesia dalam mengembangkan kebijakan kesehatan yang berbasis bukti, yang penting untuk memastikan bahwa kebijakan yang diambil dapat memberikan dampak nyata terhadap kesehatan masyarakat. 

Dukungan ini tidak hanya mencakup pendanaan, tetapi juga memberikan bantuan teknis dan kebijakan yang berfokus pada penguatan kapasitas perencanaan, monitoring, dan evaluasi program-program kesehatan.

Kolaborasi untuk Sistem Kesehatan yang Berkelanjutan dan Inklusif

Kerja sama antara Kemenkes dan WHO ini tidak hanya sebatas pada pendanaan, tetapi juga merupakan bentuk kolaborasi yang erat dalam pelaksanaan program-program kesehatan yang prioritas. 

Kunta menegaskan pentingnya koordinasi yang erat antara Kementerian Kesehatan dan seluruh unit teknis penerima hibah untuk memastikan bahwa pelaksanaan Joint Workplan dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Dengan adanya perjanjian ini, pemerintah berharap agar WHO dapat terus memberikan dukungan teknis dalam bentuk bantuan pelatihan, pengembangan kapasitas, serta saran kebijakan yang relevan. 

Harapan tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh kegiatan yang direncanakan dalam kerja sama ini dapat diimplementasikan dengan efektif dan efisien, sekaligus berkontribusi pada pencapaian target-target kesehatan nasional dan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).

Kementerian Kesehatan juga berharap bahwa kerja sama ini tidak hanya membawa dampak jangka pendek, tetapi juga memberikan pengaruh positif dalam jangka panjang, seperti peningkatan kapasitas sistem kesehatan Indonesia secara menyeluruh. 

Penguatan sistem kesehatan yang inklusif, merata, dan berkelanjutan akan berperan penting dalam menghadapi berbagai tantangan kesehatan yang mungkin timbul di masa depan.

Mengoptimalkan Pelaksanaan Program Kesehatan untuk Masyarakat

Kunta menekankan bahwa penting bagi Kemenkes untuk mengoptimalkan pelaksanaan Joint Workplan yang telah disepakati dengan WHO. Salah satu fokus utamanya adalah meningkatkan koordinasi antara Kementerian Kesehatan dan seluruh unit teknis yang terlibat dalam program-program tersebut. 

Dengan sinergi yang baik antara semua pihak, diharapkan pelaksanaan program-program kesehatan akan lebih tepat sasaran dan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Indonesia.

Selain itu, perjanjian ini diharapkan dapat mempercepat implementasi kegiatan-kegiatan yang sudah disepakati dan memberikan dampak positif yang nyata, terutama dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia. 

Penguatan sistem kesehatan ini akan berdampak langsung pada akses yang lebih baik terhadap layanan kesehatan, pencegahan penyakit yang lebih efektif, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.

Kunta juga menyampaikan apresiasi kepada WHO atas kemitraan yang telah terjalin dengan Kementerian Kesehatan selama ini. Menurutnya, kemitraan yang erat ini telah memberikan hasil yang luar biasa dalam memperkuat sektor kesehatan Indonesia, baik dalam hal kebijakan, pelayanan, maupun dukungan dalam bentuk pendanaan dan teknis.

Pencapaian dan Prospek Ke Depan

Kerja sama antara Kementerian Kesehatan dan WHO ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menciptakan sistem kesehatan yang lebih baik di Indonesia. 

Dengan adanya dukungan finansial, teknis, dan kebijakan dari WHO, diharapkan Indonesia dapat terus memperbaiki sistem kesehatannya untuk menghadapi tantangan kesehatan yang semakin kompleks di masa depan.

Melalui berbagai program yang telah dan akan dilaksanakan, kerja sama ini juga menjadi pondasi untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan dalam sektor kesehatan, yang menekankan pada pemerataan, kualitas, dan ketahanan sistem kesehatan. 

Di masa mendatang, diharapkan bahwa Indonesia akan semakin siap dalam menghadapi ancaman kesehatan global, termasuk pandemi, serta dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan akses yang lebih baik terhadap layanan kesehatan yang berkualitas.

Celo

Celo

Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

PLN Jawa Timur Catat Kinerja Penjualan Listrik

PLN Jawa Timur Catat Kinerja Penjualan Listrik

Keberhasilan Program Ketahanan Pangan Desa Petani Gunung Kijang Panen 2 Ton Keledek

Keberhasilan Program Ketahanan Pangan Desa Petani Gunung Kijang Panen 2 Ton Keledek

BPDPKS Dan Aspekpir Dorong Perempuan Petani Sawit Muaro Jambi Kembangkan UMKM

BPDPKS Dan Aspekpir Dorong Perempuan Petani Sawit Muaro Jambi Kembangkan UMKM

Daftar Menu Buka Puasa Favorit Paling Praktis Dan Sering Dicari Masyarakat

Daftar Menu Buka Puasa Favorit Paling Praktis Dan Sering Dicari Masyarakat

Kolak Pisang Dan Es Buah Jadi Takjil Paling Dicari Keluarga Indonesia

Kolak Pisang Dan Es Buah Jadi Takjil Paling Dicari Keluarga Indonesia