BPD DIY Optimistis Bisnis Payroll Tetap Stabil dan Tumbuh Hingga Akhir Tahun
- Kamis, 19 Februari 2026
JAKARTA - Bank BPD DIY mencatat pertumbuhan bisnis payroll yang terus meningkat.
Layanan ini mencakup segmen aparatur sipil negara (ASN), swasta, dan pensiunan. Pertumbuhan payroll menjadi salah satu indikator kinerja strategis bank daerah ini.
Direktur Pemasaran dan Unit Usaha Syariah BPD DIY, Raden Agus Trimurjanto, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya mengelola payroll sekitar 89.000 pegawai ASN dan swasta. Nilai nominal bulanan dari segmen ini mencapai Rp 436 miliar. Sementara itu, payroll pensiunan tercatat sekitar 46.000 nasabah dengan nilai Rp 156 miliar per bulan.
Baca JugaHarga Buyback Emas Antam, UBS dan Galeri 24 di Pegadaian 19 Februari 2026
“Kami perkirakan total bisnis payroll masih tumbuh sekitar 6%,” ujar Agus. Pertumbuhan ini menunjukkan minat masyarakat terhadap layanan payroll tetap tinggi. Selain itu, payroll menjadi salah satu fondasi penting bank untuk stabilitas keuangan.
Peran Strategis Payroll terhadap Dana Bank
Agus menegaskan bahwa bisnis payroll memiliki peran strategis dalam penghimpunan dana pihak ketiga (DPK). Khususnya dana murah atau current account saving account (CASA) yang stabil. Dana payroll berasal dari dana ritel yang relatif tidak sensitif terhadap perubahan suku bunga, sehingga memberikan kestabilan likuiditas bank.
Dana payroll kemudian dimanfaatkan sebagai sumber likuiditas untuk menopang ekspansi kredit. “Kami terus mempertahankan payroll sebagai basis CASA untuk mendukung penyaluran kredit,” ujarnya. Strategi ini memastikan bank tetap memiliki modal yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan masyarakat.
Dengan peran strategis payroll, BPD DIY mampu menjaga stabilitas likuiditasnya. Pendekatan ini juga membantu bank meminimalkan risiko terkait fluktuasi dana pihak ketiga. Payroll menjadi alat penting untuk memperkuat posisi keuangan di tengah persaingan industri perbankan.
Proyeksi Tren Bisnis Payroll
BPD DIY optimistis tren bisnis payroll masih positif hingga akhir tahun. Pertumbuhan diproyeksikan berada di kisaran 7%–9%. Optimisme ini seiring meningkatnya kebutuhan layanan transaksi keuangan yang praktis dan efisien.
Permintaan terhadap layanan payroll diperkirakan tetap tinggi karena kemudahan dan keandalan dalam menyalurkan gaji. Pegawai ASN, swasta, maupun pensiunan semakin mengandalkan sistem payroll bank untuk transaksi rutin. Hal ini mendorong bank untuk terus meningkatkan layanan agar tetap relevan bagi nasabah.
Selain itu, pertumbuhan payroll juga terkait dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan keamanan dan kenyamanan bertransaksi secara digital. Bank menekankan bahwa pengelolaan payroll yang efektif dapat memberikan manfaat ganda, yakni stabilitas dana dan kepuasan nasabah.
Strategi BPD DIY Dukung Pertumbuhan Payroll
Untuk mendorong pertumbuhan bisnis payroll, BPD DIY menyiapkan sejumlah strategi. Peningkatan kualitas layanan digital melalui mobile banking menjadi fokus utama. Fasilitas kredit bagi nasabah payroll juga diberikan untuk menambah nilai tambah layanan.
Selain itu, bank meluncurkan program loyalitas seperti undian tabungan, promo diskon belanja, dan berbagai gimmick pemasaran.
“Kami berharap langkah tersebut dapat memperkuat loyalitas nasabah sekaligus menjaga stabilitas dana murah di tengah persaingan industri perbankan yang semakin ketat,” kata Agus. Strategi ini diharapkan mampu meningkatkan kepuasan nasabah dan menarik pelanggan baru.
Bank juga berfokus pada inovasi layanan untuk mempermudah transaksi payroll. Integrasi digital dan fitur mobile banking memastikan proses penggajian berjalan lancar. Pendekatan ini memberikan fleksibilitas lebih bagi nasabah sekaligus menjaga kepercayaan mereka terhadap bank.
Dampak Positif bagi Nasabah dan Bank
Pertumbuhan bisnis payroll memberikan dampak positif bagi bank dan nasabah. Dana yang stabil dari payroll mendukung penyaluran kredit dan ekspansi usaha bank. Sementara nasabah mendapatkan layanan gaji yang lebih efisien dan aman.
Agus menekankan pentingnya loyalitas nasabah untuk menjaga stabilitas dana murah. Kepercayaan nasabah terhadap layanan payroll juga menjadi indikator kesuksesan strategi bank. Program inovatif dan pelayanan prima menjadi kunci agar nasabah merasa diuntungkan dan tetap memilih BPD DIY.
Selain itu, pertumbuhan payroll berkontribusi pada penguatan posisi bank dalam persaingan industri perbankan. Dengan basis dana yang stabil dan loyalitas nasabah tinggi, BPD DIY siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan. Hal ini menjadikan payroll sebagai salah satu pilar penting dalam strategi pertumbuhan bank.
Secara keseluruhan, bisnis payroll BPD DIY terus menunjukkan tren positif. Strategi inovatif, peningkatan layanan digital, dan program loyalitas nasabah menjadi faktor utama pertumbuhan. Bank optimistis dapat mempertahankan momentum ini dan memberikan layanan terbaik bagi pegawai ASN, swasta, maupun pensiunan.
Alif Bais Khoiriyah
Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
BPDPKS Dan Aspekpir Dorong Perempuan Petani Sawit Muaro Jambi Kembangkan UMKM
- Kamis, 19 Februari 2026
Harga Buyback Emas Antam, UBS dan Galeri 24 di Pegadaian 19 Februari 2026
- Kamis, 19 Februari 2026
Berita Lainnya
Keberhasilan Program Ketahanan Pangan Desa Petani Gunung Kijang Panen 2 Ton Keledek
- Kamis, 19 Februari 2026
BPDPKS Dan Aspekpir Dorong Perempuan Petani Sawit Muaro Jambi Kembangkan UMKM
- Kamis, 19 Februari 2026
Daftar Menu Buka Puasa Favorit Paling Praktis Dan Sering Dicari Masyarakat
- Kamis, 19 Februari 2026
Kolak Pisang Dan Es Buah Jadi Takjil Paling Dicari Keluarga Indonesia
- Kamis, 19 Februari 2026
Terpopuler
1.
2.
Harga Emas Galeri 24, UBS, dan Antam di Pegadaian 19 Februari 2026
- 19 Februari 2026
3.
Dana Desa 2026 Dialokasikan untuk Kopdes Merah Putih
- 19 Februari 2026
4.
PNM Apresiasi Dedikasi Alfina Putri Lewat Hadiah Umroh
- 19 Februari 2026
5.
Indonesia Optimistis Capai Target Pertumbuhan Ekonomi di 2026
- 19 Februari 2026










