Waspada Penglihatan Kabur Selama Puasa, Ini Penyebab dan Solusinya
- Jumat, 20 Februari 2026
JAKARTA - Selama Ramadan, tubuh mengalami banyak perubahan fisik yang memengaruhi berbagai sistem, termasuk penglihatan.
Sebagian orang mungkin merasakan mata menjadi kabur, terutama menjelang sore hari. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan apakah kondisi tersebut wajar atau membutuhkan perhatian medis khusus.
Penglihatan Kabur Saat Puasa
Baca Juga
Dr. Nandini Sankaranarayanan, Spesialis Oftalmologi, menyatakan bahwa penglihatan kabur ringan selama puasa termasuk hal yang normal. “Kondisi ini sering muncul karena dehidrasi dan penurunan produksi air mata yang memengaruhi fokus mata sementara,” ujarnya. Biasanya, gejala ini muncul di sore hari dan membaik setelah berbuka puasa.
Mata bergantung pada lapisan air mata untuk menjaga kejernihan penglihatan. Saat tubuh kekurangan cairan, produksi air mata menurun sehingga penglihatan menjadi kabur atau terasa berat. Fenomena ini umumnya bersifat sementara dan akan hilang setelah hidrasi tubuh kembali normal.
Peran Kadar Cairan Tubuh
Dehidrasi menjadi faktor utama penglihatan kabur pada orang yang berpuasa. Ketika kadar cairan mencapai titik terendah di sore hari, mata cenderung lebih kering. Hal ini menyebabkan ketidakstabilan fokus dan memengaruhi ketajaman visual hingga berbuka.
Selain itu, kurangnya asupan air selama seharian membuat tubuh harus menyesuaikan mekanisme homeostasis. Tubuh akan mengutamakan fungsi vital, sehingga produksi air mata menurun. Akibatnya, penglihatan kabur menjadi tanda adaptasi sementara tubuh terhadap kondisi puasa.
Dampak Kadar Gula Darah
Kadar gula darah yang rendah juga dapat memengaruhi kejernihan penglihatan. Glukosa di bawah 70 mg/dl dapat menimbulkan penglihatan kabur, penglihatan redup, atau bintik hitam sementara. “Saat glukosa turun, otak yang memproses informasi visual tidak berfungsi optimal, sehingga mata terasa kabur,” jelas Dr. Nandini.
Fenomena ini lebih terasa pada orang yang memiliki ketidakstabilan gula darah atau diabetes. Fluktuasi glukosa antara jam puasa dan berbuka dapat memengaruhi pembuluh darah halus di mata. Oleh karena itu, pengaturan pola makan dan hidrasi menjadi kunci untuk menjaga penglihatan tetap jelas selama Ramadan.
Tips Menjaga Kesehatan Mata Selama Puasa
Untuk mengurangi penglihatan kabur, konsumsi air yang cukup saat sahur dan berbuka sangat dianjurkan. Menjaga asupan cairan membantu mempertahankan produksi air mata yang stabil. Selain itu, mengatur pola tidur agar mata cukup istirahat dapat meningkatkan ketajaman visual.
Beberapa orang juga dapat memanfaatkan tetes mata buatan untuk menjaga kelembapan mata. Langkah ini berguna terutama jika sering berada di ruangan ber-AC. Disarankan pula mengonsumsi makanan yang kaya vitamin A, C, dan omega-3 untuk mendukung kesehatan mata secara keseluruhan.
Kapan Harus Waspada dan Konsultasi Dokter
Jika penglihatan kabur terjadi terus-menerus atau disertai gejala lain seperti pusing, mual, atau kehilangan penglihatan mendadak, sebaiknya segera konsultasi dokter. Dr. Nandini menekankan, “Kondisi yang tidak membaik setelah berbuka atau disertai keluhan lain harus diperiksa lebih lanjut.” Hal ini penting untuk memastikan tidak ada masalah medis serius yang tersembunyi.
Bagi penderita diabetes, pemantauan kadar gula darah secara rutin sangat dianjurkan selama Ramadan. Dengan kontrol yang tepat, risiko gangguan penglihatan dapat diminimalkan. Pengelolaan hidrasi dan glukosa menjadi strategi utama agar puasa tetap aman dan penglihatan tidak terganggu.
Alif Bais Khoiriyah
Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Pertumbuhan Ekonomi Syariah Indonesia Diprediksi Tembus 5,7 Persen Tahun Ini
- Jumat, 20 Februari 2026
Penjualan ULTJ Meningkat Signifikan dengan Optimalisasi Momentum Ramadhan
- Jumat, 20 Februari 2026
Epicor Hadirkan Teknologi Canggih dan Talenta Unggul untuk Industri Manufaktur
- Jumat, 20 Februari 2026
Berita Lainnya
Broker Properti Tingkatkan Layanan dan Kompetensi Profesional Demi Kepuasan Klien
- Jumat, 20 Februari 2026
Surplus Neraca Pembayaran RI Jadi Indikator Positif bagi Pertumbuhan Ekonomi
- Jumat, 20 Februari 2026
Terpopuler
1.
2.
10 Rekomendasi Parfum Morris Pria Terbaik, Wanginya Premium!
- 20 Februari 2026
3.
Menhub Prediksi Hampir 144 Juta Pemudik Lebaran 2026
- 20 Februari 2026
4.
5.
Indonesia dan Freeport Sepakati Perpanjangan IUPK untuk Investasi
- 20 Februari 2026











