Rabu, 04 Maret 2026

Harga Sembako Jatim Berubah, Elpiji dan Daging Sapi Alami Kenaikan

Harga Sembako Jatim Berubah, Elpiji dan Daging Sapi Alami Kenaikan
Harga Sembako Jatim Berubah, Elpiji dan Daging Sapi Alami Kenaikan

JAKARTA - Pergerakan harga sembako di Jawa Timur selalu menjadi perhatian masyarakat. 

Hari ini, beberapa bahan pokok tercatat turun, seperti bawang putih, daging ayam kampung, dan minyak goreng. Sementara itu, gas elpiji, cabai, dan daging sapi mengalami kenaikan, menandakan dinamika pasar yang terus bergerak.

Memonitor harga setiap hari menjadi kebiasaan penting bagi rumah tangga. Informasi ini membantu masyarakat menyesuaikan belanja agar tetap efisien dan cermat. Di tengah situasi ekonomi yang kadang tidak menentu, perubahan harga sekecil apa pun bisa memengaruhi pengeluaran harian.

Baca Juga

KPPU Dukung Program Kopdes Merah Putih dan Usaha Sehat di Desa

Daftar Harga Sembako Terbaru

Sembako, singkatan dari sembilan bahan pokok, menjadi kebutuhan utama masyarakat sehari-hari. Jenisnya meliputi beras, gula, minyak goreng, daging sapi dan ayam, telur, susu, bawang merah dan putih, gas elpiji, serta garam. Cabai juga termasuk komoditas penting yang kerap mengalami fluktuasi harga.

Hari ini, beras premium dijual Rp 14.835/kg, beras medium Rp 12.862/kg, dan gula kristal putih Rp 16.681/kg. Minyak goreng curah dibanderol Rp 18.788/kg, minyak kemasan premium Rp 20.265/liter, dan minyak Minyakita Rp 16.048/liter.

Daging sapi paha belakang berada di Rp 120.858/kg, daging ayam ras Rp 38.504/kg, dan daging ayam kampung Rp 69.207/kg. 

Telur ayam ras dijual Rp 29.652/kg, telur ayam kampung Rp 47.151/kg, susu kental manis merek Bendera Rp 12.481/370 gr, dan susu bubuk Indomilk Rp 40.695/400 gr. Garam bata Rp 1.812, garam halus Rp 9.195/kg, dan gas elpiji 3 kg Rp 19.861.

Perubahan Harga Hari Ini

Berdasarkan pergerakan rata-rata, bawang putih turun Rp 187 atau 0,60 persen. Daging ayam kampung turun Rp 1.035 atau 1,47 persen, dan minyak goreng kemasan sederhana turun Rp 167 atau 0,95 persen. 

Di sisi lain, gas elpiji 3 kg naik Rp 128 atau 0,65 persen, cabai rawit merah naik Rp 1.177 atau 1,33 persen, cabai besar naik Rp 148 atau 0,52 persen, dan cabai keriting naik Rp 390 atau 1,26 persen.

Daging sapi juga mengalami kenaikan Rp 243 atau 0,20 persen. Fluktuasi ini menandakan kondisi pasar yang dinamis dan memerlukan kewaspadaan. Oleh karena itu, masyarakat disarankan selalu memantau harga sebelum berbelanja.

Faktor yang Mempengaruhi Harga Sembako

Perubahan harga sembako dipengaruhi oleh banyak faktor. Pertama, keseimbangan permintaan dan penawaran; bila permintaan tinggi dan pasokan terbatas, harga cenderung naik. Kedua, kondisi cuaca ekstrem, bencana alam, atau perubahan musim dapat memengaruhi produksi pertanian.

Kebijakan pemerintah juga berdampak, misalnya regulasi impor, subsidi, atau perubahan pajak. Biaya produksi meningkat, termasuk harga pupuk, bahan bakar, dan upah pekerja, turut memengaruhi harga. Fluktuasi nilai tukar mata uang bisa membuat barang impor lebih mahal, menambah tekanan pada harga sembako.

Inflasi tinggi dan kondisi ekonomi yang tidak stabil memperburuk situasi. Masalah distribusi seperti kemacetan, pemogokan, atau hambatan logistik juga memengaruhi ketersediaan. Semua faktor ini menyebabkan harga sembako berubah-ubah sehingga perlu pengawasan terus-menerus.

Tips Mengatur Belanja Sembako

Agar pengeluaran rumah tangga tetap stabil, masyarakat disarankan membuat daftar belanja prioritas. Memanfaatkan harga rata-rata harian membantu membandingkan harga di pasar atau toko berbeda. Membeli bahan pokok dalam jumlah cukup untuk beberapa hari dapat meminimalkan dampak fluktuasi harga.

Selain itu, promo atau diskon yang ditawarkan pedagang bisa dimanfaatkan. Penyimpanan bahan pokok dengan benar dapat mencegah kerusakan dan pemborosan. Dengan strategi sederhana ini, belanja sembako tetap efisien meski harga naik-turun setiap hari.

Kewaspadaan Harga Harian

Harga sembako di Jawa Timur bergerak dinamis setiap hari. Perubahan harga bawang putih, daging ayam kampung, minyak goreng, gas elpiji, cabai, dan daging sapi menunjukkan kondisi pasar yang fluktuatif. Pemantauan harga harian dan pengaturan belanja menjadi strategi penting bagi rumah tangga.

Fluktuasi harga dipengaruhi produksi, permintaan, cuaca, kebijakan pemerintah, dan kondisi ekonomi. Setiap rumah tangga disarankan menyesuaikan belanja agar tetap efisien. Dengan informasi yang tepat, masyarakat dapat menghadapi dinamika harga sembako dengan lebih siap dan bijak.

Alif Bais Khoiriyah

Alif Bais Khoiriyah

Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Pelindo Tingkatkan Kapasitas Terminal Gilimas Agar Angkutan Sapi Lancar

Pelindo Tingkatkan Kapasitas Terminal Gilimas Agar Angkutan Sapi Lancar

Pemerintah Salurkan Bantuan Pangan untuk 18 Juta Warga Indonesia

Pemerintah Salurkan Bantuan Pangan untuk 18 Juta Warga Indonesia

KKP Kembangkan 1.000 Kampung Nelayan untuk Mendukung Program MBG Nasional

KKP Kembangkan 1.000 Kampung Nelayan untuk Mendukung Program MBG Nasional

6 Shio Terpilih Hari Ini, Keberuntungan Finansial dan Percintaan Menyertai

6 Shio Terpilih Hari Ini, Keberuntungan Finansial dan Percintaan Menyertai

Putri KW dan Ganda Putra Indonesia Tembus Babak 16 Besar Turnamen All England 2026

Putri KW dan Ganda Putra Indonesia Tembus Babak 16 Besar Turnamen All England 2026