Bahaya Merokok Saat Berbuka Puasa yang Dapat Mengganggu Kesehatan Tubuh
- Sabtu, 07 Maret 2026
JAKARTA - Momentum berbuka puasa menjadi waktu yang dinanti setelah seharian menahan lapar dan haus.
Pada saat tersebut tubuh membutuhkan asupan nutrisi yang cukup untuk mengembalikan energi yang hilang selama berpuasa. Namun sebagian orang justru memiliki kebiasaan langsung merokok ketika azan magrib berkumandang.
Kebiasaan tersebut masih sering dilakukan oleh sebagian perokok tanpa menyadari dampaknya bagi kesehatan tubuh. Padahal kondisi tubuh setelah berpuasa berbeda dibandingkan saat perut sudah terisi makanan. Karena itu para ahli kesehatan mengingatkan masyarakat agar tidak langsung merokok saat berbuka puasa.
Baca Juga7 Resep Olahan Nasi Bergizi yang Cocok untuk Menu Diet Keluarga
Dinas Kesehatan Jawa Barat melalui unggahan di media sosial mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati hati terhadap kebiasaan tersebut. Setelah berpuasa sepanjang hari kondisi tubuh berada dalam keadaan perut kosong dan sensitif. Situasi ini membuat tubuh lebih rentan terhadap paparan zat berbahaya dari rokok.
Dampak Merokok Saat Perut Kosong
Saat seseorang berpuasa sepanjang hari tubuh tidak mendapatkan asupan makanan maupun minuman. Kondisi ini membuat perut berada dalam keadaan kosong selama beberapa jam. Ketika rokok menjadi hal pertama yang masuk ke dalam tubuh maka zat berbahaya akan langsung terserap.
Dinas Kesehatan Jawa Barat menegaskan bahwa kondisi ini berisiko bagi kesehatan tubuh. Zat kimia beracun dari rokok dapat langsung masuk ke sistem tubuh tanpa didahului nutrisi yang seharusnya dikonsumsi saat berbuka puasa. Akibatnya tubuh harus bekerja lebih keras untuk menyesuaikan kondisi tersebut.
"Merokok saat perut kosong membuat zat beracun dari rokok menjadi hal pertama yang masuk ke dalam tubuh tanpa didahului nutrisi atau makanan," kata Dinkes Jabar dalam unggahannya.
Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa kebiasaan langsung merokok ketika berbuka puasa dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan. Tubuh yang seharusnya menerima nutrisi justru harus menghadapi paparan zat berbahaya. Kondisi ini tentu tidak baik bagi keseimbangan metabolisme tubuh.
Pengaruh Nikotin terhadap Tubuh
Rokok diketahui mengandung berbagai zat kimia berbahaya yang dapat mempengaruhi kesehatan tubuh. Salah satu kandungan utama dalam rokok adalah nikotin yang memiliki efek langsung terhadap sistem saraf. Ketika zat ini masuk ke dalam tubuh dalam kondisi perut kosong efeknya dapat terasa lebih cepat.
Nikotin dapat mempengaruhi otak dalam waktu singkat setelah seseorang menghisap rokok. Efek tersebut seringkali menimbulkan sensasi tertentu bagi perokok yang sudah terbiasa dengan zat tersebut. Namun dalam kondisi tertentu nikotin juga dapat memicu berbagai keluhan kesehatan.
Ketika nikotin masuk dalam jumlah besar dan dalam waktu cepat kondisi tersebut dapat menimbulkan reaksi tubuh yang tidak nyaman. Beberapa orang dapat merasakan mual pusing hingga sakit kepala setelah merokok saat perut kosong. Reaksi ini terjadi karena tubuh sedang beradaptasi terhadap zat kimia yang masuk secara tiba tiba.
Selain itu nikotin juga dapat mempengaruhi tekanan darah serta detak jantung seseorang. Efek tersebut bisa menjadi lebih terasa ketika tubuh belum mendapatkan asupan makanan setelah berpuasa. Oleh karena itu kebiasaan merokok saat berbuka puasa sebaiknya dihindari demi menjaga kondisi tubuh tetap stabil.
Bahaya Karbon Monoksida dalam Rokok
Selain nikotin asap rokok juga mengandung gas berbahaya yang dikenal sebagai karbon monoksida. Gas ini memiliki kemampuan mengikat hemoglobin dalam darah dengan sangat kuat. Ikatan tersebut bahkan disebut bisa mencapai sekitar tiga ratus kali lebih kuat dibandingkan oksigen.
Ketika karbon monoksida masuk ke dalam tubuh maka kemampuan darah membawa oksigen dapat terganggu. Kondisi tersebut membuat jaringan tubuh tidak mendapatkan suplai oksigen yang cukup. Jika terjadi terus menerus keadaan ini dapat mempengaruhi fungsi organ tubuh.
Akibatnya sirkulasi karbon monoksida dalam tubuh dapat meningkat dan memicu berbagai gangguan kesehatan. Tubuh yang kekurangan oksigen akan mengalami penurunan fungsi pada beberapa sistem penting. Hal ini tentu menjadi risiko yang perlu diperhatikan oleh para perokok.
Tidak hanya itu asap rokok juga dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan. Iritasi tersebut dapat memicu batuk serta rasa tidak nyaman pada tenggorokan. Kondisi ini dapat menjadi lebih terasa ketika seseorang merokok saat perut kosong setelah berpuasa.
Imbauan Menjaga Kesehatan Saat Berbuka
Melihat berbagai risiko tersebut Dinas Kesehatan Jawa Barat mengimbau masyarakat untuk menahan diri dari kebiasaan langsung merokok saat berbuka puasa. Tubuh membutuhkan makanan dan minuman terlebih dahulu untuk memulihkan energi setelah berpuasa seharian. Dengan begitu kondisi tubuh dapat kembali stabil sebelum menerima zat lain.
Mengawali berbuka dengan makanan ringan dan minuman yang cukup dapat membantu tubuh beradaptasi kembali. Setelah kebutuhan nutrisi terpenuhi tubuh akan lebih siap menjalani aktivitas selanjutnya. Kebiasaan ini juga dapat membantu menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah puasa.
Dinas Kesehatan Jawa Barat juga mengingatkan bahwa momen Ramadan seharusnya dimanfaatkan untuk meningkatkan kesadaran menjaga kesehatan. Mengurangi bahkan menghentikan kebiasaan merokok dapat menjadi langkah positif bagi tubuh. Selain itu kebiasaan sehat juga membantu seseorang menjalani ibadah dengan lebih baik.
"Bahaya banget kalau buka puasa langsung merokok. Jadi mending menahan diri merokok saat berbuka, yuk jaga kesehatan dan nikmati ibadah dengan penuh kesadaran," tulis Dinkes Jabar dalam unggahannya.
Imbauan tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih bijak dalam menjaga kesehatan selama menjalankan puasa. Menghindari kebiasaan merokok saat berbuka merupakan salah satu langkah sederhana yang bisa dilakukan. Dengan pola hidup lebih sehat masyarakat dapat menjalani ibadah Ramadan dengan tubuh yang lebih bugar.
Alif Bais Khoiriyah
Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Harga Perak Antam Naik Signifikan, Investor Melihat Peluang Investasi Menjanjikan
- Sabtu, 07 Maret 2026
Tips Praktis Lapor SPT Tahunan Pribadi Secara Online Melalui Coretax DJP
- Sabtu, 07 Maret 2026
Tips Belanja Baju Lebaran Dengan Strategi Finansial Bijak Bagi Keluarga
- Sabtu, 07 Maret 2026
Cara Praktis Belanja Online Saat Ramadan Aman Agar Terhindar Penipuan Digital
- Sabtu, 07 Maret 2026
Berita Lainnya
Harga Perak Antam Naik Signifikan, Investor Melihat Peluang Investasi Menjanjikan
- Sabtu, 07 Maret 2026
Tips Praktis Lapor SPT Tahunan Pribadi Secara Online Melalui Coretax DJP
- Sabtu, 07 Maret 2026
Tips Belanja Baju Lebaran Dengan Strategi Finansial Bijak Bagi Keluarga
- Sabtu, 07 Maret 2026
Cara Praktis Belanja Online Saat Ramadan Aman Agar Terhindar Penipuan Digital
- Sabtu, 07 Maret 2026
OJK Dorong Penggunaan ETF dan Tokenisasi Emas Sebagai Alternatif Investasi
- Sabtu, 07 Maret 2026








