JAKARTA - Persiapan tim Bandung BJB Tandamata untuk Kejuaraan Antarklub Voli Putri Asia 2026 semakin matang.
Sebanyak 12 pemain terbaik telah dipanggil untuk menjalani Pelatnas di Bandung sebelum berangkat ke Incheon, Korea Selatan. Tim ini akan mewakili Indonesia pada kompetisi bergengsi yang dimulai 26 April mendatang.
Pelatnas di Bandung menjadi ajang pematangan strategi dan koordinasi antar-pemain. Sejumlah pemain lokal maupun asing diberi kesempatan untuk menyesuaikan diri dengan sistem permainan tim. Latihan intensif diharapkan membuat skuad tampil maksimal di level Asia.
Baca JugaCara Beli Tiket Kereta Api Online, Panduan Lengkap dan Mudah
Selain itu, pelatihan ini juga menjadi kesempatan untuk membangun chemistry antar-pemain muda dan senior. Pemain berpengalaman seperti Yolla Yuliana berperan membimbing talenta muda. Mereka belajar menyesuaikan diri dengan tekanan pertandingan internasional.
Komposisi Pemain yang Dipanggil
Sebanyak sepuluh pemain lokal dan dua pemain asing ditunjuk untuk memperkuat tim. Nama-nama seperti Cindy Tiara Berlian, Calista Maya, Shintia Alliva, dan Tiara Sanger kembali mendapatkan kepercayaan. Mereka sebelumnya tampil di Proliga 2026 dan menunjukkan performa yang konsisten.
Panggilan juga diberikan kepada pemain dari tim lain, seperti Salsabila Dara, Weronika Szlagowska, Dian Pratiwi, Yolla Yuliana, dan Dya Hawa. Pemain-pemain ini berasal dari Jakarta Livin Mandiri pada Proliga tahun ini. Kehadiran mereka di tim Bandung BJB Tandamata menjadi kombinasi pengalaman dan talenta muda.
Sementara itu, tim masih menyisakan satu kuota pemain asing yang belum diumumkan secara resmi. Kemungkinan pengumuman pemain ke-12 akan dilakukan secara bertahap. Penempatan posisi pemain asing diharapkan semakin memperkuat tim menghadapi lawan-lawan Asia.
Pemain Senior dan Talenta Muda
Yolla Yuliana menjadi pemain paling senior di skuad ini. Mantan pemain Timnas Voli Putri Indonesia itu kini berusia 31 tahun dan menjadi tulang punggung tim. Sementara itu, pemain lain seperti Salsabila Dara (20), Calista Maya (17), Maradanti Namira (18), dan Shintia Alliva (22) tergolong ‘hijau’ dan diproyeksikan sebagai masa depan voli putri Indonesia.
Keberadaan Yolla menjadi penyeimbang bagi pemain muda yang baru pertama kali merasakan kompetisi internasional. Mereka dapat belajar langsung dari pengalaman senior dalam menghadapi tekanan pertandingan. Kombinasi ini diharapkan meningkatkan kualitas permainan tim secara keseluruhan.
Para pemain muda juga memiliki motivasi besar untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Kesempatan tampil di kejuaraan Asia menjadi batu loncatan untuk karier internasional. Hal ini membuat atmosfer latihan dan persiapan tim semakin kompetitif.
Alasan Tanpa Megawati Hangestri
Publik sempat bertanya-tanya mengapa Megawati Hangestri Pertiwi tidak dipanggil. Jawabannya jelas, karena Proliga 2026. Megawati masih terikat kontrak dengan Jakarta Pertamina Enduro dan harus menyelesaikan kompetisinya. PBVSI memilih tim Bandung BJB Tandamata karena partisipasi mereka di Proliga 2026, sehingga tidak mengganggu tim yang lolos ke final four.
Bandung BJB Tandamata dan Jakarta Livin Mandiri merupakan tim yang tidak lolos ke final four Proliga 2026. Sementara tim lain, seperti Jakarta Electric PLN, Gresik Phonska Plus Indonesia, Jakarta Popsivo Polwan, dan Jakarta Pertamina Enduro, baru akan memainkan laga final four pada 2 April. Hal ini menjadi pertimbangan PBVSI dalam menentukan wakil Indonesia.
Dengan keputusan ini, PBVSI tetap menghormati kontrak dan kebutuhan tim yang lolos final four. Fokusnya adalah memaksimalkan prestasi Indonesia di Kejuaraan Antarklub Voli Putri Asia 2026. Keputusan strategis ini diharapkan tidak mengurangi kualitas tim nasional di ajang internasional.
Daftar 12 Pemain yang Akan Berlaga
Berikut daftar pemain yang akan mewakili Indonesia di Kejuaraan Antarklub Voli Putri Asia 2026: Salsabila Dara (outside hitter), Calista Maya (outside hitter).
Cindy Tiara Berlian (outside hitter), Weronika Szlagowska (outside hitter), Maradanti Namira (middle blocker), Shintia Alliva (middle blocker), Tiara Sanger (setter), Dian Pratiwi (setter), Yolla Yuliana (opposite/middle blocker), Dya Hawa (libero), Dinda Putri Ivoliana (libero), dan satu pemain asing tambahan yang belum diumumkan.
Setiap pemain memiliki peran penting dalam skuad, baik senior maupun muda. Kombinasi pengalaman dan talenta muda diharapkan mampu menghadirkan permainan yang solid dan kompetitif. Kehadiran pemain asing juga menambah dimensi strategi tim untuk menghadapi lawan-lawan Asia.
PBVSI menekankan pentingnya kerja sama dan koordinasi antar-pemain. Pemain senior berperan sebagai mentor, sedangkan pemain muda berkontribusi dengan energi dan semangat tinggi. Latihan dan persiapan intensif menjadi kunci agar tim dapat menunjukkan performa maksimal.
Alif Bais Khoiriyah
Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.






.jpg)

