Breaking

Saham ULTJ Tebar Dividen Jumbo Rp1,35 Triliun untuk Pemegang Saham

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Senin, 27 April 2026
Saham ULTJ Tebar Dividen Jumbo Rp1,35 Triliun untuk Pemegang Saham
ILUSTRASI, Saham ULTJ

JAKARTA – PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) umumkan pembagian dividen jumbo Rp1,35 triliun dengan yield 8,18 persen yang menarik perhatian pasar.

Kabar mengenai pembagian keuntungan ini menjadi angin segar bagi para pemegang saham di tengah dinamika pasar modal saat ini.

"Total nilai dividen yang sudah ditentukan ialah Rp 1.351.763.000.000 dan dividen per saham mencapai Rp 130," tulis Helina dalam keterbukaan informasi, Jumat (24/4/2026), sebagaimana dilansir dari kontan.co.id.

Manajemen emiten produsen susu ini telah menetapkan nilai pembayaran yang cukup fantastis untuk tahun buku 2025.

Nilai imbal hasil atau yield yang ditawarkan menyentuh angka 8,18 persen jika merujuk pada harga saham terakhir.

Angka tersebut dinilai sangat kompetitif karena mampu melampaui rata-rata bunga deposito perbankan saat ini.

Jika dibandingkan, keuntungan dari dividen ini setara dengan 4 kali lipat bunga deposito rupiah di bank umum.

"Nilai dividend yield saham ini bahkan mencapai 8,18%, atau setara sekitar empat kali bunga deposito rupiah bank umum yang saat ini berada di kisaran 2%," tulis laporan dari kontan.co.id, Senin (27/4/2026).

Investor yang mengincar pendapatan pasif tentu melihat momentum ini sebagai peluang yang sulit dilewatkan.

Perusahaan tercatat memiliki saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp7,53 triliun.

Kekuatan modal tersebut didukung oleh total ekuitas perseroan yang mencapai angka Rp8,31 triliun pada akhir 2025.

Berdasarkan jadwal resmi, batas akhir perdagangan saham dengan hak dividen atau cum dividen di pasar reguler jatuh pada 30 April 2026.

Pemegang saham yang berhak menerima kucuran dana ini akan didata pada tanggal pencatatan atau recording date yakni 5 Mei 2026.

Proses pengiriman dana tunai ke rekening investor dijadwalkan akan rampung sepenuhnya pada 22 Mei 2026.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua