Rabu, 06 Mei 2026

Target KPR Subsidi 73.700 Unit, BSN Perkuat Sinergi Bersama REI

Target KPR Subsidi 73.700 Unit, BSN Perkuat Sinergi Bersama REI
PT Bank Syariah Nasional (BSN) dan Realestat Indonesia (REI) melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Bandar Lampung.

JAKARTA – BSN menyasar target KPR subsidi 73.700 unit di 2026 dengan menggandeng REI untuk memperkuat akses pembiayaan hunian syariah bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata dalam mempercepat pemenuhan kebutuhan hunian yang layak bagi masyarakat. PT Bank Syariah Nasional (BSN) secara resmi menjalin kolaborasi dengan Realestat Indonesia (REI) guna mencapai tujuan tersebut.

Kemitraan ini ditandai melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berlangsung di wilayah Bandar Lampung pada Selasa. Momentum tersebut dilaksanakan bertepatan dengan perayaan hari ulang tahun REI yang ke-54 tahun ini.

Baca Juga

Komitmen Pemulihan Pelanggan KAI, 16 Pasien Masih Dalam Perawatan

Direktur Utama BSN Alex Sofjan Noor memberikan penjelasan mengenai peta jalan perusahaan dalam penyaluran pembiayaan rumah. Beliau memaparkan bahwa perseroan memiliki ambisi besar untuk meningkatkan volume penyaluran pada periode tahun berjalan.

“Direktur Utama BSN Alex Sofjan Noor mengatakan sebagai bagian dari BTN Group, Bank BSN menargetkan penyaluran KPR Subsidi sebanyak 73.700 unit pada tahun 2026, naik 34,8% dari realisasi tahun sebelumnya,” sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Angka pertumbuhan sebesar 34,8% tersebut menunjukkan komitmen kuat dari perbankan syariah dalam mendukung program perumahan nasional. Sinergi ini juga diharapkan mampu menjadi katalisator bagi perkembangan ekosistem properti yang lebih islami.

Pihak manajemen menekankan pentingnya peran sektor perumahan dalam menggerakkan roda perekonomian berbasis prinsip syariah secara luas. Kerja sama dengan pengembang di bawah naungan REI menjadi kunci utama keberhasilan program ini.

“Komitmen Bank BSN adalah menjadikan sektor properti sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi syariah nasional, sejalan dengan peran REI dalam menghadirkan hunian berkualitas bagi masyarakat,” sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Fokus utama dari kesepakatan ini mencakup berbagai aspek mulai dari edukasi masyarakat hingga pengembangan produk baru. BSN ingin memastikan bahwa akses keuangan syariah dapat menjangkau seluruh lapisan pengembang perumahan di daerah.

Pencapaian kinerja BSN hingga Maret 2026 menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan pembiayaan mencapai angka 22% secara tahunan. Nilai total pembiayaan yang telah disalurkan tercatat menyentuh nominal sebesar Rp56,5 triliun rupiah.

Layanan tersebut telah dimanfaatkan oleh lebih dari 1,34 juta nasabah yang tersebar di pelosok tanah air. BSN juga menawarkan skema margin yang kompetitif mulai dari level 2,65% tetap selama tiga tahun.

Inovasi produk terus dilakukan seperti kehadiran layanan yang memadukan antara pembiayaan hunian dengan instrumen investasi emas. Perseroan berupaya mendampingi nasabah sejak tahap awal pengembangan proyek hingga proses serah terima kunci.

“Bank BSN ingin hadir sejak awal proses pengembangan proyek, mulai dari pembiayaan lahan hingga rumah dimiliki oleh masyarakat,” sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Transformasi digital turut mendukung operasional bisnis melalui platform khusus yang telah mencatatkan volume transaksi sangat besar. Hingga April 2026, volume transaksi pada platform tersebut mencapai angka Rp2,84 triliun dari jutaan kali transaksi.

Ketua Umum REI Joko Suranto turut menyambut baik adanya sinergi formal antara asosiasi pengembang dengan pihak perbankan. Beliau berharap kerja sama ini mampu memberikan nilai tambah bagi seluruh anggota asosiasi di lapangan.

“Kami berharap melalui kerja sama ini, penyaluran kredit kepada anggota REI dapat berjalan lebih profesional dan optimal,” sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Dengan adanya payung hukum kerja sama ini, diharapkan kendala dalam proses pembiayaan dapat diminimalisir secara signifikan. Target KPR subsidi 73.700 unit kini menjadi misi bersama bagi kedua institusi besar tersebut.

Keberlanjutan lingkungan dan kemaslahatan masyarakat menjadi pondasi utama dalam pembangunan setiap proyek perumahan yang dijalankan. Kolaborasi ini menegaskan posisi penting perbankan syariah dalam peta jalan industri realestat di Indonesia.

Gemilang Ramadhan

Gemilang Ramadhan

Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Pertumbuhan Kredit BRI Tembus Dua Digit di Tengah Penyaluran KUR

Pertumbuhan Kredit BRI Tembus Dua Digit di Tengah Penyaluran KUR

Rupiah Loyo Akibat Musim Haji, Ini Penjelasan Menko Airlangga

Rupiah Loyo Akibat Musim Haji, Ini Penjelasan Menko Airlangga

Garuda Indonesia (GIAA) Pertahankan Rating Pefindo Lewat Transformasi

Garuda Indonesia (GIAA) Pertahankan Rating Pefindo Lewat Transformasi

Kolaborasi Rico Waas dan Garuda Indonesia Sambut Apeksi 2026 Medan

Kolaborasi Rico Waas dan Garuda Indonesia Sambut Apeksi 2026 Medan

Kinerja Impresif Apple di Indonesia, Pendapatan Naik Hingga Dua Digit

Kinerja Impresif Apple di Indonesia, Pendapatan Naik Hingga Dua Digit