Askrindo Raih Premi Rp 1,16 Triliun pada Kuartal I 2026 Tumbuh 10 Persen
- Sabtu, 09 Mei 2026
SEMARANG - PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) menorehkan kenaikan premi pada permulaan tahun 2026. Sampai dengan Maret 2026, perseroan berhasil mengumpulkan premi mencapai Rp 1,16 triliun atau mengalami kenaikan sekitar 10% secara tahunan (year on year/yoy).
Direktur Kepatuhan, SDM dan Manajemen Risiko Askrindo, R. Mahelan Prabantarikso menjelaskan bahwa perolehan premi ini dipicu oleh kenaikan drastis pada sektor asuransi umum yang meningkat hingga 44% yoy. Selaras dengan kenaikan premi tersebut, keuntungan perseroan pun turut meroket sebesar 77% yoy pada kuartal I-2026.
“Kami memastikan bahwa pertumbuhan yang dicapai berkualitas. Fokus kami adalah menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis dan disiplin risiko,” kata Mahelan dalam media gathering di Semarang, Kamis (7/5/2026) sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Baca JugaSupport Kelancaran Puncak Haji, BSI Kirim 600 Kursi Roda ke Tanah Suci
Mahelan menyatakan bahwa Askrindo tetap berkomitmen memperkokoh manajemen risiko mulai dari tahapan underwriting sampai manajemen klaim demi mempertahankan mutu portofolio bisnis di tengah situasi industri asuransi kredit yang dinamis.
“Kami membangun pendekatan mitigasi risiko secara end-to-end, dengan mengoptimalkan pemanfaatan data dan teknologi dalam underwriting, memperkuat kolaborasi dengan mitra perbankan, serta meningkatkan efektivitas proses klaim dan recovery,” tuturnya sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Di samping itu, Askrindo menjalankan diversifikasi portofolio melalui pengokohan bisnis penugasan dari pemerintah, pengembangan pada segmen BUMN dan korporasi, hingga perluasan bisnis ritel seperti asuransi mikro, parametrik, travel insurance, dan kendaraan bermotor.
Mahelan lebih lanjut memprediksi prospek industri asuransi kredit tetap cerah sejalan dengan target ekspansi kredit perbankan yang berada di rentang 8%-12% pada tahun 2026.
“Kami optimistis terhadap peluang pertumbuhan di 2026, terutama dengan meningkatnya kebutuhan mitigasi risiko di berbagai sektor. Namun, kuncinya tetap tumbuh dengan kualitas, bukan hanya mengejar volume,” tutup Mahelan sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Gemilang Ramadhan
Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Kolaborasi Nasional, Gerakan Indonesia ASRI Libatkan Semua Elemen Bangsa
- Kamis, 16 April 2026
Peran Krusial Tendik Dorong Kualitas Kampus Adaptif Berkelanjutan Nasional
- Jumat, 10 April 2026












