IHSG Buka Merosot ke 5.919, Tak Ada Sektor yang Lolos dari Zona Merah
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Kamis (4/6/2026), dibuka melemah 0,36 persen ke level 5.919,57 sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Satu menit pascapembukaan, IHSG terpantau melanjutkan koreksi yang terbilang dalam, yakni sebesar 1,25 persen ke level 5.866.
Berdasarkan data pergerakan, ada 110 saham yang sanggup bertahan di zona hijau, sedangkan 382 saham terpantau melemah, dan 467 saham sisanya bergerak stagnan. Jumlah nilai transaksi di awal sesi ini menyentuh Rp592 miliar, dengan total volume perdagangan yang mencapai 804 juta lembar saham.
Di sisi lain, indeks LQ45 tercatat mengalami pelemahan sebesar 0,92 persen ke posisi 583, disusul indeks JII yang merosot 0,93 persen ke 351. Kemudian indeks MNC36 juga ikut terkoreksi sebesar 0,56 persen ke level 257, serta indeks IDX30 yang melemah 0,67 persen ke angka 331.
Sementara itu, jika melihat pada indeks sektoral, seluruh sektor terpantau kompak bergerak di zona merah. Situasi penurunan ini melanda sektor energi, konsumer siklikal, infrastruktur, bahan baku, teknologi, kesehatan, konsumer non siklikal, keuangan, properti, transportasi, hingga sektor industri.
Adapun tiga emiten saham yang berada di barisan teratas top gainers adalah PT Indo Premier Investment Management Tbk (XIIF), PT Kokoh Exa Nusantara Tbk (KOCI), dan PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA).
Sebaliknya, untuk posisi top losers ditempati oleh jajaran saham dari PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC), PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk (PMUI), dan PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk (BEER).