Breaking

Potensi Pasar Valas RI: Menuju Angka 21,37 Miliar Dolar AS pada 2034

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Minggu, 07 Juni 2026
Potensi Pasar Valas RI: Menuju Angka 21,37 Miliar Dolar AS pada 2034
ILUSTRASI, YEN (Sumber Gambar : Net)

JAKARTA – Pertumbuhan jumlah investor ritel yang signifikan dan semakin terbukanya akses masyarakat luas terhadap pasar keuangan global memicu persaingan ketat di industri perdagangan digital. Perkembangan teknologi yang disertai dengan semakin luasnya jangkauan internet turut memperluas partisipasi publik dalam aktivitas perdagangan valuta asing (valas) serta berbagai instrumen keuangan lainnya.

Prospek pasar valas di Indonesia pun dinilai tetap menunjukkan tren positif yang meningkat. Berdasarkan data dari IMARC Group, nilai pasar valas di dalam negeri berada di angka 11,85 miliar dolar AS pada tahun 2025. 

Nilai tersebut diproyeksikan akan merangkak naik hingga menyentuh angka 21,37 billion dolar AS pada tahun 2034, dengan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) sebesar 6,43 persen sepanjang periode 2026–2034.

Sementara itu, laporan Digital 2026: Indonesia yang dirilis oleh DataReportal mencatat jumlah pengguna internet di tanah air telah berkisar di angka 230 juta jiwa pada akhir tahun 2025. 

Angka tersebut setara dengan 80,5 persen dari total keseluruhan populasi penduduk Indonesia. Kondisi ini dinilai ikut mendorong adopsi layanan keuangan digital secara luas, termasuk pemanfaatan aplikasi perdagangan digital.

Di tengah momentum perkembangan sektor tersebut, berbagai platform perdagangan digital mulai memperkuat strategi mereka untuk menjaring sekaligus mempertahankan pengguna aktif. 

Langkah taktis ini salah satunya dijalankan oleh JustMarkets, yang menggelar sebuah kompetisi bagi para penggunanya sebagai bagian dari perayaan hari ulang tahun perusahaan yang ke-14.

Juru Bicara JustMarkets, Niyas Yessengarayev, menyampaikan bahwa kegiatan ini digelar sebagai bentuk apresiasi kepada para pengguna yang aktif melakukan transaksi perdagangan di dalam platform mereka, sebagaimana dilansir dari berita sumber:

“Merayakan hari jadi ke-14 ini, kami berterima kasih kepada semua klien atas kepercayaan, dedikasi, dan partisipasi mereka," kata Niyas dalam siaran pers, Sabtu (6/6/2026).

Kompetisi yang berlangsung mulai dari tanggal 1 Juni hingga 31 Juli 2026 ini menyediakan hadiah berupa uang tunai serta logam mulia bagi para peserta yang mampu memenuhi indikator volume perdagangan tertentu. 

Program ini terbuka bagi seluruh pengguna yang akunnya telah terverifikasi dan memiliki saldo minimal sebesar 100 dolar AS di dalam akun perdagangan digital mereka.

Berdasarkan penjelasan resmi pihak perusahaan, selain kompetisi yang dinilai dari keaktifan bertransaksi, program perayaan ini juga menyediakan pengundian berhadiah yang diadakan secara berkala setiap minggu, serta pengundian utama di akhir periode bagi para peserta yang berhasil mencapai target volume perdagangan tertentu.

Namun, di sela-sela pertumbuhan pesat jumlah investor ritel ini, para pelaku industri perdagangan digital juga dihadapkan pada tantangan besar untuk meningkatkan edukasi finansial serta pemahaman mengenai risiko investasi. 

Hal ini dikarenakan aktivitas perdagangan valas dan contract for difference (CFD) memiliki tingkat risiko yang sangat tinggi, yang dapat mengakibatkan hilangnya modal yang telah diinvestasikan.

Oleh karena itu, dinamika perkembangan industri ini ke depan diperkirakan tidak hanya akan diukur dari seberapa banyak jumlah pengguna baru yang berhasil didapatkan, melainkan juga dari kemampuan setiap platform dalam menghadirkan layanan yang aman, transparan, serta relevan dengan kebutuhan investor ritel yang semakin beragam.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua