Breaking

IHSG Anjlok ke 5.342, Deretan Saham Ini Tetap Diborong Asing

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Selasa, 09 Juni 2026
IHSG Anjlok ke 5.342, Deretan Saham Ini Tetap Diborong Asing
ILUSTRASI, IHSG (Sumber Gambar : Net)

JAKARTA – Penanam modal internasional membukukan aksi beli bersih (net buy) terhadap rentetan saham tertentu di saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (8/6/2026) berakhir merosot tajam 252,6 poin (4,52%) menuju zona 5.342,1 sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Mengacu pada laporan data Stockbit, saham TPIA menjadi buruan asing dengan nilai pembelian mencapai Rp 258,3 miliar. Di posisi berikutnya, saham BUMI mencatatkan aksi net buy sebesar Rp 122,2 miliar serta BBNI senilai Rp 37,9 billion.

Terdapat 10 saham dengan raihan net buy asing paling jumbo pada sesi perdagangan Senin (8/6/2026):

PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA): Rp 258,3 miliar

PT Bumi Resources Tbk (BUMI): Rp 122,2 miliar

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI): Rp 37,9 miliar

PT Darma Henwa Tbk (DEWA): Rp 30,3 miliar

PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI): Rp 28,5 miliar

PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS): Rp 24,5 miliar

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF): Rp 22,5 miliar

PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA): Rp 19,2 miliar

PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL): Rp 18,6 miliar

PT Petrosea Tbk (PTRO): Rp 17,9 miliar

Di sisi lain, investor asing membukukan total aksi jual bersih (net sell) di keseluruhan pasar pada perdagangan Senin (8/6/2026) dengan nilai menyentuh Rp 447 miliar. 

Catatan net sell asing pada pasar reguler menembus nominal Rp 587,2 miliar. Sementara itu, aksi net buy justru terdata pada pasar negosiasi dan tunai dengan perolehan angka senilai Rp 140,15 miliar.

Tatkala pihak asing melangsungkan strategi pasarnya tersebut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (8/6/2026) berakhir jatuh sedalam 252,6 poin (4,52%) ke posisi 5.342,1.

Adapun akumulasi nilai transaksi di lantai bursa menyentuh angka Rp 21,39 triliun. Terdapat total 78 saham yang bergerak menguat, sedangkan 701 saham terkoreksi melemah dan 180 saham bergerak stagnan. 

Untuk volume perdagangan tercatat sebanyak 29,87 miliar lembar saham dengan frekuensi transaksi mencapai 2.181 juta kali.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua