Breaking

Segmen Personal Care dan Jamu Dongkrak Penjualan Mustika Ratu

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Senin, 29 Juni 2026
Segmen Personal Care dan Jamu Dongkrak Penjualan Mustika Ratu
ILUSTRASI, PT Mustika Ratu dan Sugi Holding bentuk joint venture untuk percepat ekspansi internasional. (Sumber Gambar : Net)

JAKARTA – PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) mencatatkan kenaikan pada penjualan bersihnya mencapai 26,97% selama tahun 2025. Capaian positif ini didorong oleh melonjaknya angka penjualan di sektor personal care, health care, jamu, serta kosmetik, yang juga disertai dengan perilisan produk-produk anyar dan ekspansi jaringan pasar luar negeri.

Presiden Direktur PT Mustika Ratu Tatu Tbk, Bingar Egidius Situmorang mengungkapkan bahwa perusahaan bakal konsisten memperkokoh aspek fundamental bisnis lewat langkah pembaruan produk serta kerja sama strategis demi menjaga tren pertumbuhan di ranah industri kesehatan dan kosmetik yang kompetitif.

"Kemitraan strategis, inovasi produk, serta penguatan tata kelola perusahaan telah menjadi fondasi penting bagi Mustika Ratu dalam menghadapi dinamika industri yang terus berkembang. Kami optimistis dapat menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan sekaligus memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham, konsumen, dan masyarakat," ujar Bingar dalam keterangan resmi, Minggu (28/6) sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Merujuk pada laporan keuangan yang telah diaudit per tanggal 31 Desember 2025, melonjaknya penjualan diraih berkat pulihnya tingkat permintaan pada beberapa sektor bisnis andalan. Perusahaan pun terus menyempurnakan lini produk mereka agar tetap sejalan dengan tren kebutuhan para pelanggan.

Di samping memantapkan bisnis di dalam negeri, Mustika Ratu gencar melangsungkan ekspansi ke ranah global. Hingga kini, komoditas buatan perusahaan telah menjangkau hingga lebih dari 40 negara, yang sekaligus menegaskan eksistensi korporasi sebagai produsen produk kecantikan dan kesehatan dengan bahan alami terkemuka dari Indonesia.

Guna menyokong ekspansi bisnis untuk jangka panjang, Mustika Ratu berkolaborasi dengan perusahaan asal Jepang, Sugi Holding Co., Ltd., melalui pendirian perusahaan joint venture yakni PT Mustika Ratu Sugi. 

Pihak manajemen menjelaskan bahwa sinergi ini diproyeksikan mampu mempercepat proses alih pengetahuan, pemanfaatan teknologi baru, dan peningkatan standar operasional perusahaan guna menyuplai kebutuhan pasar internasional.

Pihak perseroan memandang bahwa jalinan kerja sama dengan mitra strategis global merupakan bagian dari taktik memperbesar keunggulan kompetitif, terutama saat tingginya animo pasar terhadap produk kecantikan serta kesehatan yang berbasis herbal.

Melalui agenda Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025, para pemegang saham pun telah memberikan restu atas laporan tahunan serta laporan keuangan perusahaan, melakukan penunjukan akuntan publik untuk tahun buku 2026, hingga menetapkan formasi jajaran direksi serta dewan komisaris untuk periode kepengurusan selanjutnya.

Struktur direksi masih dinakhodai oleh Bingar Egidius Situmorang yang menjabat selaku Presiden Direktur, dengan didampingi oleh Jodi Andrea Suryokusumo serta Kusuma Ida Anjani selaku direktur. Di sisi lain, struktur dewan komisaris dikomandoi oleh Djoko Ramiadji yang mengemban posisi sebagai Presiden Komisaris.

Menatap masa depan, Mustika Ratu berkomitmen untuk meneruskan rencana pertumbuhan melalui penguatan inovasi pada produk, melebarkan kemitraan taktis, dan meningkatkan penetrasi pada pasar ekspor. 

Manajemen merasa optimistis bahwa strategi-strategi tersebut dapat mendongkrak daya saing sekaligus mempertahankan pertumbuhan bisnis yang stabil dan berkelanjutan di tengah pergeseran industri kosmetik serta kesehatan.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua