Stabil Harga Tertinggi TBS Kelapa Sawit Dharmasraya Rp3.789 per Kg
DHARMASRAYA - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di wilayah Kabupaten Dharmasraya tercatat stagnan pada perdagangan Senin (29/6/2026), sebagaimana dilansir dari berita sumber. Merujuk pada rilis data Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya, nominal pembelian paling tinggi masih kokoh di posisi Rp3.789 per kilogram.
Nilai jual tertinggi itu diberlakukan oleh PT AWB (harga disbun), sementara nilai jual terendah berada di PT Incasi Pangian dengan nominal Rp3.265 per kilogram.
Oleh karena itu, margin nominal antar-PKS menyentuh Rp524 per kilogram. Untuk nilai jual rata-rata TBS pada periode tersebut bertengger di posisi Rp3.405 per kilogram.
Bila dikomparasikan dengan rilis pembaruan terdahulu pada 25 Juni 2026, nilai jual tertinggi terpantau masih menetap di angka Rp3.789 per kilogram.
Walakin, nilai jual terendah kedapatan menyusut dari Rp3.270 ke angka Rp3.265 per kilogram, yang memicu margin nominal antar-PKS merenggang dari Rp519 ke posisi Rp524 per kilogram. Nilai jual rata-rata pun merangkak naik tipis dari Rp3.382 ke level Rp3.405 per kilogram.
Bagi korporasi dengan status nonmitra, PT HKI serta PT DL mematok harga TBS di angka Rp3.390 per kilogram, mengekor di belakangnya PT DSL senilai Rp3.380 per kilogram, PT SMP senilai Rp3.330 per kilogram, PT SAK Timpeh senilai Rp3.295 per kilogram, dan PT Incasi Pangian senilai Rp3.265 per kilogram.
Sedangkan untuk kelompok mitra, PT AWB (harga disbun) tetap bertahan sebagai korporasi dengan nilai pembelian paling tinggi, yakni Rp3.789 per kilogram.
Urutan selanjutnya diisi oleh PT HKI dan PT DL di angka Rp3.390 per kilogram, PT DSL di angka Rp3.380 per kilogram, PT SMP di angka Rp3.330 per kilogram, PT SAK Timpeh di angka Rp3.295 per kilogram, serta PT Incasi Pangian di angka Rp3.265 per kilogram.
Pihak Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya merangkum delapan pabrik kelapa sawit (PKS) yang masuk dalam pendataan dan semuanya terpantau sudah menyetorkan laporan harga beli TBS.
Walau begitu, dua PKS diinfokan sedang tidak mengomodasi buah kelapa sawit milik warga pada tanggal tersebut.
Rangkuman data harga ini dihimpun berdasarkan berkas laporan dari sejumlah PKS yang aktif di area Kabupaten Dharmasraya sampai pukul 08.00 WIB, Senin (29/6/2026).