Breaking

Danantara Merger Empat Perusahaan Asset Management BUMN

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Rabu, 08 Juli 2026
Danantara Merger Empat Perusahaan Asset Management BUMN
ILUSTRASI, Danantara resmi merger empat perusahaan manajemen aset BUMN dalam satu entitas. (Sumber Gambar : Net)

JAKARTA – Danantara mengonsolidasikan empat perusahaan manajemen aset milik BUMN ke dalam satu wadah di bawah Mandiri Manajemen Investasi. Langkah ini diambil sebagai strategi untuk mengokohkan transformasi dalam pengelolaan aset milik negara.

"Streamlining itu bukan tujuan akhir. Yang paling penting adalah bagaimana aset-aset BUMN yang sudah ditata bisa dikelola lebih optimal, lebih produktif, dan benar-benar menciptakan nilai tambah buat negara," ujar COO Danantara sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria dalam keterangan resminya yang dikonfirmasi ANTARA dari Jakarta, Rabu, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Empat perusahaan manajemen aset BUMN yang masuk dalam rencana penggabungan ini adalah PNM Investment Management, BNI Asset Manajemen, BRI Manajemen Investasi, serta Mandiri Manajemen Investasi. Dalam keputusan ini, Mandiri Manajemen Investasi ditetapkan sebagai entitas yang bertahan (surviving entity).

Penyatuan ini menjadi bagian dari program penciptaan platform pengelolaan aset yang tersinkronisasi, efisien, sekaligus profesional demi memaksimalkan nilai dari aset negara.

Langkah strategis tersebut disepakati dalam pertemuan pada Selasa (7/7) yang dihadiri oleh jajaran pimpinan Danantara, yaitu Rosan Roeslani selaku CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Dony Oskaria selaku COO Danantara sekaligus Kepala BP BUMN, serta Pandu Sjahrir selaku CIO Danantara.

Dalam pertemuan itu, para petinggi Danantara mematangkan kesepakatan merger empat perusahaan manajemen aset BUMN sebagai keputusan taktis guna memperkokoh tata kelola lembaga serta manajemen aset di bawah naungan Danantara.

Lewat penggabungan tersebut, Danantara bakal menaungi perusahaan manajemen aset terbesar di tanah air yang memiliki kapasitas untuk menyatukan portofolio aset, mengokohkan kapabilitas dan tata kelola, mendorong efisiensi manajemen, serta meningkatkan daya pikat bagi investasi.

Restrukturisasi ini pun diproyeksikan dapat memaksimalkan pendayagunaan aset negara, sehingga mampu menghadirkan nilai tambah sekaligus sumbangsih ekonomi yang lebih luas bagi pembangunan skala nasional.

Melalui perwujudan perusahaan manajemen aset terbesar di Indonesia ini, Danantara mempertegas visi dan komitmennya dalam menciptakan sistem kelola aset negara yang lebih padu, profesional, dan berfokus pada pembentukan nilai.

Kebijakan ini diprediksi dapat mendongkrak produktivitas dari aset-aset BUMN, mempertebal rasa percaya para investor, serta memberikan dampak yang lebih signifikan bagi akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua