Breaking

Skor ESG Naik, AVIA Masuk 12 Persen Terbaik Dunia

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Jumat, 10 Juli 2026
Skor ESG Naik, AVIA Masuk 12 Persen Terbaik Dunia
ILUSTRASI, PT Avia Avian Tbk. berhasil meningkatkan skor ESG menjadi 4,0 menurut FTSE Russell. (Sumber Gambar : Net)

JAKARTA – Emiten yang memproduksi cat, PT Avia Avian Tbk. (AVIA), sukses mendongkrak perolehan skor Environmental, Social, and Governance (ESG) dari FTSE Russell ke angka 4,0. Perolehan tersebut membawa perseroan melampaui rata-rata industri global dalam subsektor Building Materials & Fixtures, sekaligus mengukuhkan posisinya di dalam jajaran FTSE Russell ESG Rating 2026.

Andreas Hadikrisno selaku Kepala Hubungan Investor AVIA memaparkan bahwa lompatan skor ESG ini merupakan bukti nyata keberhasilan perusahaan dalam menyatukan aspek keberlanjutan ke dalam operasional bisnisnya. Ia menambahkan, penerapan kaidah ESG bukan sekadar untuk memenuhi ekspektasi dari para pemodal internasional, melainkan menjadi basis fundamental demi ekspansi usaha di masa depan.

"Kami meyakini bahwa praktik ESG bukan hanya menjadi tuntutan pasar global, tetapi juga fondasi penting dalam menciptakan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan," ujar Andreas dalam keterangan resmi, sebagaimana dilansir dari berita sumber pada Kamis (9/7/2026).

Merujuk pada data evaluasi FTSE Russell, AVIA menempati Percentile Rank 88, yang memosisikan perusahaan ini ke dalam barisan 12% korporasi paling unggul di tingkat dunia untuk kategori Building Materials & Fixtures. 

Performa ESG dari emiten ini tercatat berada di atas rata-rata industri sejenis, baik pada skala global maupun domestik. Pada penilaian periode ini, Avian Brands mengantongi nilai tertinggi pada bidang Environmental Supply Chain, Labour Standards, Human Rights & Community, serta Anti-Corruption.

Capaian ini memperlihatkan keseriusan manajemen dalam membentuk rantai pasok yang andal, menghadirkan area kerja yang aman serta inklusif, serta mempertajam implementasi tata kelola korporasi yang bersih. 

Sebagai informasi, FTSE Russell yang bernaung di bawah London Stock Exchange Group (LSEG) merupakan salah satu lembaga pemeringkat ESG utama yang menjadi acuan para manajer investasi dunia dalam menakar mutu implementasi ESG korporasi.

Menilik sisi komersial, perusahaan cat yang dimiliki oleh konglomerat Hermanto Tanoko dan Wijono Tanoko ini membidik kenaikan nilai penjualan pada level 6%–10%, diiringi proyeksi pertumbuhan volume penjualan pada rentang 4%–8% untuk tahun 2026.

Wakil Presiden Direktur AVIA, Ruslan Tanoko, mengutarakan bahwa proyeksi tahun ini disusun atas dasar pertimbangan kondisi sektor properti serta aktivitas renovasi hunian yang dinilai masih kokoh.

“Target penjualan pada 2026 masih akan dikontribusikan dari segmen cat dinding yang menyasar segmen menengah,” ujarnya dalam earnings call, sebagaimana dilansir dari berita sumber pada Jumat (27/2/2026).

Demi merealisasikan proyeksi kinerja tersebut, manajemen telah mematangkan serangkaian rencana taktis. 

Strategi yang dijalankan meliputi perilisan varian produk anyar yang menjawab keinginan pasar, serta percepatan distribusi dan penempatan mesin tinting pada berbagai jaringan ritel. 

Kehadiran mesin tinting ini mempermudah para pelanggan untuk memperoleh opsi warna cat yang lebih bervariasi sesuai keinginan pribadi, sehingga mampu mendongkrak kepuasan konsumen sekaligus memperkokoh posisi tawar perusahaan di pasar.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua