Rabu, 21 Januari 2026

Harga Pangan Nasional Terpantau Stabil dan Alami Tren Penurunan Bertahap

Harga Pangan Nasional Terpantau Stabil dan Alami Tren Penurunan Bertahap
Harga Pangan Nasional Terpantau Stabil dan Alami Tren Penurunan Bertahap

JAKARTA - Harga pangan nasional menunjukkan dinamika yang relatif stabil dengan kecenderungan penurunan pada sejumlah komoditas utama. 

Cabai rawit merah tercatat berada di level Rp58.796 per kilogram setelah mengalami penurunan Rp2.891 dibandingkan hari sebelumnya. Pada saat yang sama, harga bawang merah juga turun menjadi Rp39.173 per kilogram atau melemah Rp5.655 dari posisi sebelumnya.

Penurunan harga ini mencerminkan kondisi pasokan yang cukup di pasar konsumen. Stabilitas harga menjadi indikator penting dalam menjaga daya beli masyarakat. Pemerintah terus memantau perkembangan harga sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi pangan.

Baca Juga

MeToo Catat Penjualan Pasta Gigi Pemutih Tembus 8 Juta

Selain cabai dan bawang merah, sejumlah bahan pokok lainnya juga mengalami penyesuaian harga. Pergerakan ini menunjukkan adanya keseimbangan antara pasokan dan permintaan. Kondisi tersebut memberikan sinyal positif bagi stabilitas pangan nasional.

Harga Beras dan Komoditas Pangan Pokok

Harga beras premium tercatat sebesar Rp15.168 per kilogram setelah turun Rp343 dari hari sebelumnya. Sementara itu, beras medium berada di level Rp13.215 per kilogram dengan penurunan Rp308. Untuk beras Stabilitas Pasokan Harga Pangan, harganya tercatat Rp12.441 per kilogram atau turun Rp17.

Penurunan harga beras ini menunjukkan ketersediaan pasokan yang relatif terjaga di tingkat konsumen. Beras tetap menjadi komoditas strategis yang pergerakannya sangat diperhatikan. Stabilitas harga beras berperan besar dalam menjaga ketahanan pangan rumah tangga.

Di sisi lain, jagung tingkat peternak tercatat mengalami kenaikan menjadi Rp6.883 per kilogram atau naik Rp43. Sementara kedelai biji kering impor turun menjadi Rp10.386 per kilogram atau melemah Rp418. Pergerakan beragam ini menunjukkan dinamika pasar yang masih berjalan normal.

Perkembangan Harga Bumbu dan Cabai

Harga bawang putih bonggol tercatat berada di level Rp36.154 per kilogram setelah turun Rp2.105 dari hari sebelumnya. Penurunan ini melengkapi tren pelemahan harga pada komoditas bumbu dapur utama. Kondisi tersebut memberi ruang bagi konsumen untuk mendapatkan harga yang lebih terjangkau.

Untuk komoditas cabai lainnya, cabai merah keriting berada di harga Rp42.607 per kilogram atau turun Rp5.022. Cabai merah besar tercatat Rp31.105 per kilogram setelah mengalami penurunan signifikan sebesar Rp11.784. Penurunan harga cabai ini menjadi kabar baik bagi konsumen.

Stabilitas harga bumbu dapur sangat berpengaruh terhadap pengeluaran harian masyarakat. Dengan tren penurunan ini, tekanan belanja rumah tangga dapat berkurang. Pemerintah terus mengawasi agar fluktuasi harga tetap terkendali.

Harga Protein Hewani dan Gula

Harga daging sapi murni tercatat sebesar Rp136.818 per kilogram atau naik Rp845 dibandingkan hari sebelumnya. Sementara daging ayam ras turun menjadi Rp40.953 per kilogram atau melemah Rp1.091. Telur ayam ras juga turun ke level Rp30.681 per kilogram atau berkurang Rp772.

Pergerakan harga protein hewani menunjukkan variasi sesuai dengan kondisi pasokan dan permintaan. Kenaikan harga daging sapi terjadi di tengah penurunan harga unggas dan telur. Kondisi ini mencerminkan dinamika pasar yang berbeda pada setiap komoditas.

Untuk gula konsumsi, harga tercatat Rp18.231 per kilogram atau naik tipis Rp164. Kenaikan ini masih berada dalam rentang yang relatif terkendali. Pemerintah tetap memantau agar harga gula tidak membebani konsumen.

Minyak Goreng, Ikan, dan Komoditas Lainnya

Harga minyak goreng kemasan tercatat Rp20.458 per liter setelah turun Rp487 dari hari sebelumnya. Minyak goreng curah berada di level Rp17.014 per liter atau turun Rp683. Sementara Minyakita tercatat Rp17.203 per liter atau melemah Rp380.

Untuk produk tepung, tepung terigu curah turun menjadi Rp9.061 per kilogram atau berkurang Rp650. Tepung terigu kemasan tercatat Rp12.681 per kilogram setelah turun Rp271. Penurunan ini menunjukkan pasokan bahan pangan olahan yang cukup stabil.

Pada komoditas perikanan, ikan kembung tercatat Rp42.564 per kilogram atau naik Rp1.328. Ikan tongkol berada di harga Rp34.047 per kilogram setelah naik Rp763, sedangkan ikan bandeng turun menjadi Rp32.100 per kilogram atau berkurang Rp3.612. 

Garam konsumsi tercatat Rp10.958 per kilogram atau turun Rp520, menutup rangkaian pergerakan harga pangan nasional yang relatif terkendali.

Alif Bais Khoiriyah

Alif Bais Khoiriyah

Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Dampak Rokok Terhadap Tubuh dan Bagaimana Memengaruhi Kehidupmu

Dampak Rokok Terhadap Tubuh dan Bagaimana Memengaruhi Kehidupmu

Park Seo Joon Ceritakan Pengalaman Hidup dan Pandangannya Soal Pernikahan

Park Seo Joon Ceritakan Pengalaman Hidup dan Pandangannya Soal Pernikahan

Khasiat Daun Kelor untuk Tubuh Sehat Optimal dan Kehidupan Lebih Berkualitas

Khasiat Daun Kelor untuk Tubuh Sehat Optimal dan Kehidupan Lebih Berkualitas

Menhan Sjamsoeddin Soroti Pentingnya Peran BSSN Dalam Pertahanan Digital Nasional

Menhan Sjamsoeddin Soroti Pentingnya Peran BSSN Dalam Pertahanan Digital Nasional

Gibran Dorong Inovasi Kreatif dan Pemberdayaan Masyarakat Tasikmalaya Lebih Maksimal

Gibran Dorong Inovasi Kreatif dan Pemberdayaan Masyarakat Tasikmalaya Lebih Maksimal