19 Makanan Khas Banjarmasin yang Populer, Dijamin Lezat!
- Selasa, 20 Januari 2026
Jakarta - Makanan khas Banjarmasin tidak bisa dilepaskan dari identitas kota yang dijuluki sebagai kota seribu sungai, sebuah wilayah yang tumbuh dan berkembang seiring perjalanan sejarah Kerajaan Banjar dengan kondisi geografis yang didominasi oleh aliran sungai.
Keunikan lingkungan tersebut turut membentuk budaya lokal yang kuat, termasuk dalam perkembangan kuliner tradisional yang sarat nilai budaya.
Berbagai hidangan khas lahir dengan cita rasa autentik, diwariskan dari generasi ke generasi, dan kini dikenal luas di berbagai daerah di Indonesia sebagai makanan khas Banjarmasin.
Baca JugaNikmati Bubur Mutiara Kenyal dan Bening dengan Beragam Kreasi Menarik
Ragam Makanan Khas Banjarmasin
Apakah kamu mulai tertarik untuk mengenal lebih jauh keunikan rasa dari aneka kuliner tradisional daerah ini? Berikut beberapa pilihan makanan khas Banjarmasin yang terkenal lezat dan layak untuk dicoba.
1. Soto Banjar
Salah satu hidangan yang patut dicoba saat berkunjung ke Banjarmasin adalah soto Banjar.
Meski sebagian orang mungkin pernah mencicipinya di daerah lain, menikmati sajian ini langsung di tempat asalnya memberikan pengalaman rasa yang berbeda dan terasa lebih otentik.
Hidangan berkuah ini umumnya menggunakan daging ayam sebagai bahan utama yang disuwir halus agar mudah disantap.
Penyajiannya sering dilengkapi dengan perkedel serta irisan telur setengah matang, yang menjadi ciri pembeda dibandingkan jenis soto dari daerah lain.
Keunikan lainnya terletak pada penggunaan kayu manis sebagai rempah utama, bukan kunyit. Hal tersebut membuat kuahnya tampak lebih bening dengan aroma khas yang lembut.
Soto ini biasanya disantap bersama nasi, lalu ditaburi bawang goreng dan irisan daun bawang untuk menambah cita rasa.
2. Sop Mutiara
Saat udara terasa lebih sejuk atau cuaca sedang mendung, menikmati hidangan berkuah hangat bisa menjadi pilihan yang tepat. Salah satu menu yang cocok untuk kondisi tersebut adalah sop mutiara.
Nama “mutiara” tidak merujuk pada bahan yang sebenarnya, melainkan pada olahan daging ayam yang digiling halus lalu dibentuk bulat kecil menyerupai bakso.
Yang membuat sajian ini istimewa adalah kuahnya, karena tidak menggunakan kaldu bening seperti sop pada umumnya.
Kuah sop mutiara dibuat dengan campuran susu, pala, bawang merah, dan bawang putih, sehingga menghasilkan rasa yang gurih dan lembut.
Hidangan ini sangat pas dinikmati pada sore hari atau sebagai menu makan siang yang menghangatkan tubuh.
3. Nasi Kuning Banjarmasin
Meski nasi kuning mudah ditemukan di berbagai daerah, versi dari Banjarmasin memiliki karakter yang berbeda.
Perbedaan paling terasa berasal dari jenis beras yang digunakan serta racikan bumbu yang lebih sederhana.
Masyarakat Banjar umumnya menggunakan beras pera, bukan beras pulen seperti yang sering dijumpai di daerah lain.
Selain itu, bumbu yang dipakai juga tidak terlalu beragam. Kunyit digunakan sebagai pewarna alami nasi, sementara daun pandan berfungsi memberikan aroma harum.
Cara penyajiannya pun cukup khas. Jika di daerah lain nasi kuning sering disandingkan dengan orek tempe atau aneka lauk umum, di Banjar hidangan ini biasanya disajikan bersama lauk berbumbu merah dan taburan serundeng yang gurih, menciptakan perpaduan rasa yang unik dan menggugah selera.
4. Nasi Itik Gambut
Bagi pecinta olahan bercita rasa gurih dengan sentuhan pedas dan manis, nasi itik gambut layak untuk dicoba.
Menu ini merupakan perpaduan nasi dengan daging itik yang dimasak menggunakan bumbu khas daerah Banjar.
Proses pengolahan bumbunya dilakukan dengan cermat agar rasa meresap hingga ke serat daging. Hasilnya, daging itik terasa empuk dengan cita rasa yang kuat dan seimbang.
Biasanya hidangan ini disajikan dengan dibungkus daun pisang, sehingga aroma masakan menjadi lebih sedap dan menggugah selera.
5. Cacapan Asam
Sajian berikutnya yang kerap dijumpai di Banjarmasin adalah cacapan asam, sebuah pelengkap makanan yang mencerminkan selera masyarakat Banjar.
Hidangan ini menunjukkan perbedaan karakter rasa dengan daerah lain, seperti Jawa yang identik dengan cita rasa manis, sementara masyarakat Banjar lebih menyukai perpaduan pedas, manis, asam, dan gurih dalam satu sajian.
Istilah “cacapan” dalam bahasa Banjar berarti cocolan, sehingga cacapan asam dapat diartikan sebagai sambal atau saus cocol bercita rasa asam.
Kekayaan rasanya berasal dari campuran berbagai bumbu seperti garam, cabai rawit, bawang merah, asam Jawa, penyedap, serta potongan buah-buahan berasa asam.
Untuk menambah kedalaman rasa, cacapan asam juga diberi terasi bakar yang aromanya khas.
Di Banjarmasin, hidangan ini umumnya disajikan sebagai pendamping aneka lauk yang diolah dengan cara dibakar, direbus, digoreng, atau diasinkan. Lauk tersebut dicocolkan ke cacapan asam lalu disantap bersama nasi dan hidangan lainnya.
6. Sambal Acan
Selain cacapan asam, ada pula sambal khas Banjar yang cukup populer, yaitu sambal acan. Sambal ini dikenal luas sebagai pelengkap makanan yang mampu meningkatkan selera makan.
Sambal acan merupakan sambal tradisional yang diracik dengan campuran cabai dan berbagai buah-buahan asam, seperti gandaria, mangga muda, limau wangkang, terong asam, hingga buah binjai. Perpaduan tersebut menghasilkan rasa pedas dan segar yang kuat di lidah.
Awalnya, sambal ini hanya disajikan secara langsung di rumah atau warung makan. Namun, seiring tingginya minat masyarakat, sambal acan kini juga tersedia dalam kemasan botol sehingga lebih praktis dan tahan lama.
Versi kemasan ini sering dijadikan buah tangan karena cita rasa pedasnya yang khas, berasal dari penggunaan cabai rawit lokal Banjar yang berbeda dengan cabai dari daerah lain.
7. Ketupat Kandangan
Bagi pencinta hidangan berkuah, ketupat kandangan bisa menjadi pilihan yang menarik. Sekilas, tampilannya mirip ketupat pada umumnya, tetapi isi dan penyajiannya memiliki ciri tersendiri.
Ketupat ini disajikan bersama potongan ikan haruan asap atau ikan gabus asap, yang memberikan aroma dan rasa khas.
Selain itu, biasanya juga dilengkapi dengan ikan patin atau ikan gurame yang telah diasap sebelumnya.
Semua bahan tersebut kemudian disiram kuah santan kental yang kaya rempah. Perpaduan antara ketupat, ikan asap, dan kuah gurih menciptakan sensasi rasa yang berbeda dari olahan ketupat di daerah lain, sehingga menjadikannya salah satu sajian yang unik dari Banjarmasin.
8. Lontong Orani
Lontong orani sering dianggap mirip dengan ketupat kandangan, meskipun keduanya memiliki perbedaan.
Dari segi rasa, lontong orani tidak jauh berbeda dengan lontong pada umumnya, tetapi bentuk dan pelengkapnya membuat hidangan ini tampak istimewa.
Ciri khas lontong orani terletak pada penyajiannya yang dilengkapi aneka isian, seperti potongan labu, buncis, ikan gabus, serta telur.
Semua bahan tersebut dimasak dengan bumbu berwarna kemerahan, lalu disiram kuah santan yang gurih.
Kombinasi tersebut menghasilkan hidangan yang kaya rasa dan tampilan yang menarik, sehingga lontong orani tetap layak dicicipi saat berkunjung ke Banjarmasin.
9. Patin Baubar
Sebagai kota yang dikelilingi banyak sungai, Banjarmasin memiliki beragam olahan ikan yang mudah ditemukan. Salah satu yang patut dicoba adalah patin baubar.
Hidangan ini merupakan pepes ikan patin yang dibumbui dengan rempah khas daerah setempat.
Ikan patin dipilih karena mudah diperoleh dari sungai-sungai di Kalimantan Selatan dan memiliki tekstur daging yang lembut.
Karena bahan bakunya melimpah, patin baubar cukup sering dijumpai di berbagai tempat makan.
Aroma rempah yang meresap ke dalam daging ikan membuat sajian ini memiliki cita rasa yang khas dan digemari banyak orang.
10. Manday
Sebagian orang mungkin belum familiar dengan hidangan bernama manday. Sajian ini berasal dari olahan kulit buah cempedak, yang dalam bahasa lokal dikenal sebagai tiwadak.
Bagian kulit tersebut tidak langsung dimasak, melainkan melalui proses pengawetan terlebih dahulu.
Proses pengawetan dilakukan dengan cara mencampurkan kulit cempedak dengan garam, lalu menyimpannya di wadah tertutup dalam jangka waktu tertentu. Semakin lama disimpan, cita rasa yang dihasilkan justru semakin kuat dan nikmat.
Setelah siap diolah, manday biasanya dimasak dengan cara digoreng hingga kecokelatan, meskipun ada juga yang mengolahnya dengan cara dibakar untuk menghasilkan aroma yang berbeda.
11. Bingka
Jika sedang mencari camilan khas untuk dibawa pulang, bingka bisa menjadi pilihan menarik. Kue tradisional ini berasal dari masyarakat Banjar dan dikenal dengan rasa manis serta teksturnya yang lembut, meskipun terasa sedikit legit.
Bingka dibuat dari campuran bahan sederhana seperti tepung terigu, santan, telur, gula pasir, dan sedikit garam.
Perpaduan bahan tersebut menghasilkan kue dengan rasa yang khas dan cocok dinikmati sebagai teman minum teh atau kopi, baik untuk konsumsi sendiri maupun sebagai buah tangan.
12. Brownies Labu
Pilihan oleh-oleh lainnya yang cukup populer adalah brownies labu. Kue ini memanfaatkan labu sebagai bahan utama, yang memang banyak tumbuh dan mudah ditemukan di wilayah Kalimantan, termasuk Banjarmasin.
Teksturnya dikenal sangat lembut dengan rasa manis yang pas, sehingga disukai oleh berbagai kalangan.
Selain rasanya yang enak, brownies labu juga memiliki harga yang relatif terjangkau, sehingga sering dipilih sebagai camilan khas untuk dibagikan kepada keluarga atau kerabat.
13. Kerupuk Ikan
Melimpahnya hasil perairan membuat daerah ini memiliki beragam olahan berbahan dasar ikan, salah satunya kerupuk ikan. Produk ini sering dijadikan oleh-oleh karena praktis, tahan lama, dan mudah dinikmati.
Kerupuk tersebut dibuat dari berbagai jenis ikan air tawar, seperti belut, gabus, dan patin. Selain rasanya yang gurih dan renyah, harganya juga cukup ramah di kantong. Kerupuk ikan cocok disantap sebagai camilan atau dijadikan pelengkap saat makan.
14. Olahan Ikan Kering
Selain kerupuk, terdapat pula aneka produk ikan kering yang tak kalah menarik untuk dijadikan buah tangan.
Berbagai jenis ikan diolah dengan cara dikeringkan agar lebih awet dan mudah dibawa ke luar daerah.
Beberapa contohnya antara lain ikan asin tenggiri, seluang merah kering, ikan sepatu samu masak, hingga abon ikan haruan.
Olahan ini mencerminkan kekayaan alam setempat dan menjadi pilihan oleh-oleh yang memiliki nilai rasa sekaligus daya tahan yang baik.
15. Gangan Asam Banjar
Hidangan lain yang patut dicicipi adalah gangan asam Banjar, sebuah sajian berkuah yang cukup akrab dalam keseharian masyarakat setempat dan kini mulai dikenal lebih luas. Masakan ini kerap hadir sebagai menu rumahan yang sederhana namun kaya rasa.
Gangan asam merupakan olahan sayur berkuah asam yang memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan sayur asam dari daerah lain.
Kuahnya berwarna kuning karena penggunaan kunyit, lalu dipadukan dengan ikan air tawar seperti gabus atau patin.
Sajian ini biasanya disantap bersama nasi hangat dan menjadi pilihan menu yang segar sekaligus mengenyangkan.
16. Ipau
Ipau termasuk hidangan yang tergolong unik dan tidak banyak dijumpai di daerah lain. Makanan ini memiliki tampilan berwarna pucat dengan susunan beberapa lapisan adonan, lengkap dengan isian di bagian tengahnya.
Jika diperhatikan sekilas, bentuknya menyerupai lasagna karena tersusun berlapis.
Ipau sering ditampilkan dalam berbagai acara atau pameran kuliner sebagai representasi kekayaan hidangan tradisional daerah, sekaligus menarik perhatian karena tampilannya yang tidak biasa.
Daftar Kuliner Khas Kalimantan Selatan Lainnya
Selain dari wilayah Banjarmasin, beberapa daerah lain di Kalimantan Selatan juga memiliki beragam sajian tradisional yang menarik untuk dicoba. Berikut beberapa di antaranya.
17. Lamang
Lamang merupakan hidangan berbahan dasar beras ketan yang bentuknya menyerupai lontong. Teksturnya kenyal dan padat, dengan rasa gurih yang cukup kuat.
Masyarakat Kalimantan Selatan biasanya menikmati lamang bersama bumbu kacang dan telur asin.
Sekilas, teksturnya mirip dengan lemper, namun disajikan dalam ukuran yang lebih besar sehingga cocok disantap sebagai pengganjal lapar.
18. Amparan Tatak
Amparan tatak dikenal sebagai hidangan penutup khas dari Kalimantan Selatan. Sajian ini dibuat dari campuran tepung beras, santan, dan daun pandan yang menghasilkan aroma harum.
Di dalamnya terdapat isian berupa irisan buah nangka dan pisang yang memberikan rasa manis alami.
Hidangan ini kerap disajikan saat acara keluarga atau perayaan tertentu sebagai pelengkap jamuan.
19. Ayam Cincane
Ayam cincane menjadi salah satu olahan khas daerah ini yang sebenarnya memiliki cita rasa menarik, meskipun belum sepopuler menu lainnya.
Sajian ini diolah dengan racikan rempah yang kaya dan meresap hingga ke dalam daging ayam.
Rasanya yang gurih dan aromanya yang kuat membuat ayam cincane cocok disantap bersama nasi hangat.
Meski jarang dikenal luas, hidangan ini layak dicoba bagi pencinta masakan berbumbu khas Nusantara.
Sebagai penutup, menikmati berbagai hidangan tradisional ini akan membuat siapa pun jatuh cinta dengan keunikan dan cita rasa makanan khas Banjarmasin.
Enday Prasetyo
Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Panduan Lengkap Membuat Teh Susu Nikmat dan Tetap Menyehatkan Tubuh
- Selasa, 20 Januari 2026
Park Seo Joon Ceritakan Pengalaman Hidup dan Pandangannya Soal Pernikahan
- Selasa, 20 Januari 2026
Khasiat Daun Kelor untuk Tubuh Sehat Optimal dan Kehidupan Lebih Berkualitas
- Selasa, 20 Januari 2026
Gibran Dorong Inovasi Kreatif dan Pemberdayaan Masyarakat Tasikmalaya Lebih Maksimal
- Selasa, 20 Januari 2026
Berita Lainnya
Park Seo Joon Ceritakan Pengalaman Hidup dan Pandangannya Soal Pernikahan
- Selasa, 20 Januari 2026
Khasiat Daun Kelor untuk Tubuh Sehat Optimal dan Kehidupan Lebih Berkualitas
- Selasa, 20 Januari 2026
Menhan Sjamsoeddin Soroti Pentingnya Peran BSSN Dalam Pertahanan Digital Nasional
- Selasa, 20 Januari 2026
Gibran Dorong Inovasi Kreatif dan Pemberdayaan Masyarakat Tasikmalaya Lebih Maksimal
- Selasa, 20 Januari 2026
Terpopuler
1.
Biaya Balik Nama Motor Bekas 2026 Termasuk Pajak Lengkap
- 20 Januari 2026
2.
DBS Hadirkan Kalkulator Pensiun Dorong Perencanaan Keuangan Dini
- 20 Januari 2026
3.
Bursa CFX Prediksi Industri Kripto Tetap Tumbuh Positif 2026
- 20 Januari 2026
4.
OJK Terbitkan Aturan Gugatan Demi Perlindungan Konsumen Keuangan
- 20 Januari 2026
5.
BGN Klaim Kasus Keracunan MBG Menurun Namun Belum Nol
- 20 Januari 2026








