BCA Fokus Tingkatkan Transaksi Digital untuk Perkuat Pendapatan Non-Bunga
- Selasa, 20 Januari 2026
JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memanfaatkan transaksi digital sebagai motor utama dalam menjaga pertumbuhan kinerja perseroan.
Strategi ini terbukti mendukung peningkatan pendapatan non-bunga sepanjang sembilan bulan pertama 2025. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa inovasi digital memiliki peran strategis dalam bisnis perbankan modern.
Fokus BCA pada digitalisasi juga sejalan dengan meningkatnya frekuensi transaksi nasabah. Dengan layanan mobile dan internet banking yang terus berkembang, transaksi digital mendominasi seluruh aktivitas perbankan. Langkah ini mendorong efisiensi operasional sekaligus memperluas jangkauan layanan.
Baca Juga
Selain mendukung kinerja, digitalisasi transaksi memperkuat loyalitas nasabah. Kemudahan dan kenyamanan penggunaan platform digital meningkatkan kepuasan pengguna. Hal ini berimbas langsung pada kontribusi pendapatan non-bunga perseroan yang semakin signifikan.
Pertumbuhan Pendapatan Non-Bunga BCA
Pendapatan non-bunga BCA tercatat naik 12,4% secara tahunan menjadi Rp 21,4 triliun. Peningkatan ini terutama didorong oleh fee dan komisi yang tumbuh 9,5% yoy menjadi Rp 15,1 triliun. Kinerja positif ini menunjukkan peran signifikan transaksi digital dalam memperkuat profitabilitas bank.
Pertumbuhan pendapatan non-bunga tidak hanya berasal dari volume transaksi, tetapi juga inovasi produk dan layanan. Beragam fitur digital memungkinkan nasabah melakukan berbagai aktivitas perbankan dengan lebih mudah. Efeknya, BCA mampu mempertahankan posisi kompetitif sekaligus meningkatkan kontribusi pendapatan non-bunga.
Selain itu, ekspansi ekosistem transaksi BCA turut memperluas peluang pendapatan. Integrasi layanan online dan offline menciptakan pengalaman perbankan yang menyeluruh. Strategi ini membuat pendapatan non-bunga tumbuh stabil dan berkelanjutan.
Frekuensi Transaksi Digital Meningkat Pesat
Dalam tiga tahun terakhir, total frekuensi transaksi BCA meningkat 78%, dengan kontribusi terbesar berasal dari kanal digital. Transaksi mobile dan internet banking tercatat tumbuh 19% secara tahunan. Hal ini menegaskan bahwa digitalisasi menjadi andalan untuk meningkatkan aktivitas perbankan.
Dominasi transaksi digital menunjukkan perubahan perilaku nasabah yang semakin mengandalkan kemudahan dan kecepatan. Penggunaan platform digital mengurangi ketergantungan pada layanan offline. Dampaknya, efisiensi operasional dan kualitas layanan secara bersamaan meningkat.
Pertumbuhan transaksi juga berdampak positif pada stabilitas pendapatan bank. Semakin banyak transaksi digital, semakin tinggi peluang fee dan komisi. Dengan demikian, digitalisasi berperan sebagai pendorong utama pendapatan non-bunga BCA.
Pertumbuhan Basis Nasabah dan Ekspansi Layanan
Jumlah rekening nasabah BCA hingga akhir September 2025 mencapai 43 juta rekening. Peningkatan ini mencerminkan kepercayaan publik terhadap layanan perbankan digital BCA. Basis nasabah yang besar memungkinkan bank memperluas ekosistem layanan dan transaksi secara lebih luas.
Ekspansi dilakukan melalui inovasi produk dan penguatan layanan digital. Kanal online dan offline saling melengkapi untuk memenuhi kebutuhan nasabah. Pendekatan ini memastikan pertumbuhan bisnis BCA tetap berkelanjutan dan relevan dengan pasar.
Selain jumlah rekening, kualitas interaksi nasabah juga ditingkatkan. Dengan fitur dan keamanan digital yang andal, nasabah dapat melakukan transaksi dengan nyaman. Hasilnya, loyalitas nasabah dan kepuasan konsumen terus meningkat secara konsisten.
Keandalan Platform Digital sebagai Kunci Masa Depan
Ke depan, BCA berkomitmen menjaga keandalan dan keamanan platform digitalnya. Fokus ini penting agar layanan tetap relevan dengan kebutuhan nasabah yang terus berkembang. Dengan keamanan dan kenyamanan terjamin, transaksi digital akan terus tumbuh dan mendukung pendapatan non-bunga.
Langkah ini juga memperkuat posisi BCA di pasar perbankan modern. Keunggulan platform digital menjadi diferensiasi kompetitif yang jelas. Bank dapat mempertahankan momentum pertumbuhan sekaligus meningkatkan kontribusi pada sektor non-bunga secara berkelanjutan.
Dengan strategi ini, BCA tidak hanya mendorong volume transaksi, tetapi juga membangun kepercayaan dan loyalitas nasabah. Hasilnya, pertumbuhan pendapatan non-bunga dapat terus dijaga dan diperkuat. Digitalisasi yang berkelanjutan memastikan BCA tetap kompetitif dan relevan di era perbankan masa depan.
Alif Bais Khoiriyah
Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Panduan Lengkap Membuat Teh Susu Nikmat dan Tetap Menyehatkan Tubuh
- Selasa, 20 Januari 2026
Park Seo Joon Ceritakan Pengalaman Hidup dan Pandangannya Soal Pernikahan
- Selasa, 20 Januari 2026
Khasiat Daun Kelor untuk Tubuh Sehat Optimal dan Kehidupan Lebih Berkualitas
- Selasa, 20 Januari 2026
Gibran Dorong Inovasi Kreatif dan Pemberdayaan Masyarakat Tasikmalaya Lebih Maksimal
- Selasa, 20 Januari 2026
Berita Lainnya
Park Seo Joon Ceritakan Pengalaman Hidup dan Pandangannya Soal Pernikahan
- Selasa, 20 Januari 2026
Khasiat Daun Kelor untuk Tubuh Sehat Optimal dan Kehidupan Lebih Berkualitas
- Selasa, 20 Januari 2026
Menhan Sjamsoeddin Soroti Pentingnya Peran BSSN Dalam Pertahanan Digital Nasional
- Selasa, 20 Januari 2026
Gibran Dorong Inovasi Kreatif dan Pemberdayaan Masyarakat Tasikmalaya Lebih Maksimal
- Selasa, 20 Januari 2026
Terpopuler
1.
Biaya Balik Nama Motor Bekas 2026 Termasuk Pajak Lengkap
- 20 Januari 2026
2.
DBS Hadirkan Kalkulator Pensiun Dorong Perencanaan Keuangan Dini
- 20 Januari 2026
3.
Bursa CFX Prediksi Industri Kripto Tetap Tumbuh Positif 2026
- 20 Januari 2026
4.
OJK Terbitkan Aturan Gugatan Demi Perlindungan Konsumen Keuangan
- 20 Januari 2026
5.
BGN Klaim Kasus Keracunan MBG Menurun Namun Belum Nol
- 20 Januari 2026








