Regenerasi Petani Muda Jadi Fokus Utama Menjamin Keberlanjutan Pertanian Nasional
- Rabu, 21 Januari 2026
JAKARTA - Pemerintah terus mendorong regenerasi petani sebagai langkah strategis menjaga keberlanjutan sektor pertanian nasional.
Kondisi demografis petani yang didominasi usia lanjut dinilai berpotensi melemahkan produktivitas di masa depan. Oleh karena itu, keterlibatan generasi muda menjadi fokus utama kebijakan pertanian nasional.
Peran anak muda dianggap penting untuk memastikan sektor pertanian tetap adaptif dan berdaya saing. Tantangan global dan perubahan teknologi menuntut pembaruan cara bertani yang lebih modern. Regenerasi petani diharapkan mampu menjawab tantangan tersebut secara berkelanjutan.
Baca JugaPengembangan SPKLU Dorong PLN Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik Kaltara
Keterlibatan generasi muda juga dipandang mampu meningkatkan citra sektor pertanian. Pertanian tidak lagi diposisikan sebagai sektor tradisional semata. Pemerintah ingin menjadikannya sektor modern yang menarik bagi kaum milenial.
Usia Petani yang Semakin Menua
Pemerintah mencatat mayoritas petani di Indonesia saat ini berada pada kelompok usia lanjut. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena berpotensi menghambat regenerasi tenaga kerja pertanian. Data menunjukkan sekitar 65,4 persen petani berusia di atas 45 tahun.
Asisten Deputi Cadangan dan Bantuan Pangan Kemenko Pangan, Sugeng Harmono, menilai situasi ini perlu segera direspons. Ia menyebut struktur usia petani yang menua menjadi tantangan besar sektor pertanian nasional. Menurutnya, peran generasi muda sangat dibutuhkan untuk menjaga kesinambungan produksi.
“Regenerasi petani ini penting karena kita aging, petani-petani kita banyak yang bukan dari kalangan milenial,” ujarnya. Pernyataan tersebut menegaskan urgensi keterlibatan anak muda dalam sektor pertanian. Pemerintah memandang regenerasi sebagai agenda yang tidak bisa ditunda.
Sugeng juga menyampaikan data lain terkait usia petani. Sekitar 46 hingga 50 persen petani berusia di atas 46 tahun. Kondisi ini memperkuat alasan perlunya program khusus petani milenial.
Dorongan Program Petani Milenial
Pemerintah merespons kondisi tersebut dengan mengembangkan berbagai program petani milenial. Program ini dirancang untuk menarik minat generasi muda masuk ke sektor pertanian. Pendekatan yang digunakan mengedepankan teknologi dan inovasi.
“Data kita sekitar 46 sampai 50 persen petani yang berusaha di sektor pertanian usianya di atas 46 tahun. Karena itu petani milenial memang kita butuhkan,” jelas Sugeng. Pernyataan ini menegaskan pentingnya peran generasi muda. Pemerintah melihat petani milenial sebagai solusi regenerasi.
Kementerian Pertanian melalui Balai Sumber Daya Manusia Pertanian menginisiasi berbagai kegiatan. Tujuannya adalah mengajak anak muda terjun langsung ke dunia pertanian. Program tersebut dirancang agar sesuai dengan karakter generasi milenial.
“Kita ajak teman-teman muda untuk bisa terjun di bidang pertanian,” kata Sugeng. Ajakan ini menjadi bagian dari strategi membangun minat generasi muda. Pemerintah ingin menciptakan ekosistem pertanian yang inklusif dan modern.
Brigade Pertanian dan Kawasan Pangan
Selain program petani milenial, pemerintah juga membentuk Brigade Pertanian. Brigade ini melibatkan petani muda dalam pengelolaan kawasan pangan. Pendekatan ini diharapkan meningkatkan efektivitas pengelolaan lahan.
Brigade Pertanian dikaitkan dengan penguatan sektor pangan, air, dan energi. Integrasi tersebut dinilai penting untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya. Pemerintah menilai kolaborasi lintas sektor akan memperkuat ketahanan pangan.
Pelibatan petani muda dilakukan di berbagai wilayah pengembangan pangan. Salah satunya di kawasan hortikultura Humbang Hasundutan. Di wilayah tersebut, petani milenial dilibatkan secara aktif.
“Termasuk di Humbang Hasundutan dengan komoditas hortikultura, kita libatkan petani-petani milenial,” ujarnya. Keterlibatan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam regenerasi. Petani muda diberi ruang untuk berkontribusi langsung.
Mencari Figur Petani Muda Inspiratif
Pemerintah juga berupaya mencari figur petani muda yang sukses. Figur tersebut dijadikan role model bagi generasi lainnya. Langkah ini bertujuan meningkatkan ketertarikan anak muda pada sektor pertanian.
Petani muda yang berhasil disebut sebagai champion. Mereka diharapkan mampu menginspirasi generasi lain. Keberhasilan mereka menjadi bukti bahwa pertanian memiliki prospek menjanjikan.
“Beberapa petani muda yang berhasil kita jadikan champion sebagai contoh pengembangan pertanian,” tutur Sugeng. Pernyataan ini menegaskan pentingnya figur inspiratif. Pemerintah ingin menghadirkan contoh nyata keberhasilan petani muda.
Dengan adanya role model, sektor pertanian diharapkan lebih diminati. Generasi muda dapat melihat peluang usaha yang nyata. Pertanian tidak lagi dipandang sebagai sektor yang kurang menjanjikan.
Program YESS Perkuat Regenerasi Petani
Upaya regenerasi juga diperkuat melalui Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services. Program ini berfokus pada pemberdayaan generasi muda di sektor pertanian. Dukungan diberikan termasuk pada subsektor hortikultura.
Program YESS mendorong sinergi dan peningkatan kapasitas petani muda. Kegiatan yang dilakukan mencakup koordinasi dan studi banding. Tujuannya mengadopsi praktik terbaik dari daerah yang berhasil.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan, Idha Widi Arsanti, menegaskan peran penting program ini. Menurutnya, regenerasi petani menjadi kunci peningkatan produksi pangan. Program YESS dirancang untuk menjawab tantangan tersebut.
“Program YESS bertujuan memperbanyak petani milenial dan meningkatkan kapasitas serta kompetensi mereka,” katanya. Program ini juga menyediakan pendanaan hibah kompetitif. Dukungan tersebut ditujukan bagi petani muda dengan rencana bisnis pertanian.
“Dengan demikian, Program YESS diharapkan dapat menciptakan wirausahawan muda di bidang pertanian,” ungkapnya. Pemerintah berharap langkah ini meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani. Regenerasi petani pun diharapkan berjalan berkelanjutan.
Alif Bais Khoiriyah
Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Drama Baru Dibintangi Koo Kyo-Hwan dan Go Youn-Jung Segera Akan Tayang
- Rabu, 21 Januari 2026
Senyawa Kopi Terbukti Miliki Potensi Mengatasi Diabetes Secara Alami
- Rabu, 21 Januari 2026
SM Entertainment Umumkan Persiapan Boy Group Baru yang Inovatif dan Menarik
- Rabu, 21 Januari 2026
Konsumsi Alpukat Rutin Bisa Mendukung Kesehatan Jantung Secara Optimal Setiap Hari
- Rabu, 21 Januari 2026
Gastritis Akibat Stres Dapat Dicegah dengan Cara Lindungi Lambung Secara Efektif
- Rabu, 21 Januari 2026
Berita Lainnya
Senyawa Kopi Terbukti Miliki Potensi Mengatasi Diabetes Secara Alami
- Rabu, 21 Januari 2026
SM Entertainment Umumkan Persiapan Boy Group Baru yang Inovatif dan Menarik
- Rabu, 21 Januari 2026
Konsumsi Alpukat Rutin Bisa Mendukung Kesehatan Jantung Secara Optimal Setiap Hari
- Rabu, 21 Januari 2026
Gastritis Akibat Stres Dapat Dicegah dengan Cara Lindungi Lambung Secara Efektif
- Rabu, 21 Januari 2026
Jungmo CRAVITY Mulai Menapaki Dunia Akting Lewat Drama Korea Terbaru
- Rabu, 21 Januari 2026
Terpopuler
1.
2.
Rekomendasi Tempat Makan Malam Dekat Stasiun Gambir 2026
- 21 Januari 2026
3.
4.
7 Minuman Segar Khas Indonesia Kombinasi Nanas yang Menyegarkan
- 21 Januari 2026







.jpg)
