Kamis, 22 Januari 2026

Kementerian Haji Pastikan Biaya Haji Terkendali Walau Rupiah Melemah

Kementerian Haji Pastikan Biaya Haji Terkendali Walau Rupiah Melemah
Kementerian Haji Pastikan Biaya Haji Terkendali Walau Rupiah Melemah

JAKARTA - Pelemahan nilai tukar Rupiah yang hampir menyentuh angka Rp17.000 per Dolar AS di awal tahun 2026 memunculkan berbagai kekhawatiran, khususnya di sektor-sektor yang bergantung pada valuta asing. 

Namun, Kementerian Haji dan Umrah memberikan jaminan bahwa kondisi ini tidak akan memengaruhi penyelenggaraan ibadah haji pada tahun ini. Dengan berbagai langkah antisipasi dan efisiensi yang telah disiapkan, biaya ibadah haji tetap terjaga tanpa mengurangi kualitas layanan bagi jemaah.

Menteri Haji dan Umrah, Mochammad Irfan Yusuf, menyatakan bahwa pergerakan fluktuatif dari nilai tukar Dolar AS maupun Riyal Arab Saudi terhadap Rupiah sudah diperhitungkan jauh sebelumnya oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). 

Baca Juga

Jadwal SIM Keliling Depok Januari 2026 dan Syarat Perpanjangan SIM

Dengan langkah-langkah antisipasi yang matang, Kementerian Haji memastikan proses ibadah haji dapat berjalan lancar, meskipun ada gejolak ekonomi global yang memengaruhi nilai tukar.

Antisipasi Dolar dan Riyal oleh BPKH

Menteri Irfan Yusuf menjelaskan bahwa sejak beberapa bulan lalu, BPKH sudah memantau dan menyiapkan strategi untuk menghadapinya. Salah satu langkah yang diambil adalah melakukan perlindungan terhadap nilai tukar melalui mekanisme lindung nilai (hedging). 

Ini dilakukan untuk memastikan bahwa biaya yang harus dikeluarkan untuk operasional haji tidak terpengaruh oleh fluktuasi yang tajam.

"Pergerakan Dolar maupun Riyal terhadap Rupiah itu sudah diantisipasi oleh teman-teman BPKH sejak beberapa bulan yang lalu," ujar Irfan Yusuf. 

Langkah ini memberikan rasa aman bagi pemerintah dan jemaah, karena biaya yang harus dikeluarkan tidak akan terpengaruh secara signifikan oleh gejolak nilai tukar yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Langkah antisipasi tersebut dirasa sangat penting mengingat keberangkatan ibadah haji melibatkan biaya dalam jumlah besar dan mata uang asing. Oleh karena itu, BPKH bekerja keras untuk memastikan keberlanjutan pelaksanaan ibadah haji tanpa ada dampak negatif bagi para jemaah.

Efisiensi Biaya Operasional Haji

Meski ada tekanan pada nilai tukar, Kementerian Haji dan Umrah tidak tinggal diam. Untuk menekan biaya haji yang harus dikeluarkan, efisiensi biaya operasional menjadi fokus utama. Salah satu area yang berhasil ditekan adalah biaya konsumsi bagi jemaah.

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengungkapkan bahwa biaya makan jemaah haji tahun ini berhasil ditekan. Jika pada tahun sebelumnya, biaya konsumsi dipatok sebesar 40 Riyal per hari, maka pada tahun ini biaya tersebut turun menjadi 36 Riyal per hari. 

Dengan rincian biaya makan pagi 10 Riyal, sementara makan siang dan makan malam masing-masing 13 Riyal, efisiensi ini diharapkan dapat mengurangi beban biaya tanpa mengurangi kualitas pelayanan yang diberikan kepada jemaah.

Meski biaya operasional mengalami penurunan, Dahnil menegaskan bahwa standar pelayanan yang diberikan kepada jemaah tidak akan berkurang. 

Sebaliknya, kualitas makanan dan porsi yang diberikan justru mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak mengorbankan kualitas demi mengurangi biaya, melainkan melakukan perencanaan yang lebih matang agar tetap dapat memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah.

Jaminan Biaya Haji Tidak Terpengaruh

Dengan langkah-langkah antisipasi yang matang, pemerintah meyakinkan masyarakat bahwa meskipun ada penurunan nilai tukar Rupiah, biaya ibadah haji tetap terkendali. 

Dalam hal ini, Kementerian Haji dan Umrah memastikan bahwa anggaran yang dibutuhkan untuk operasional haji tahun ini telah disusun dengan mempertimbangkan berbagai kemungkinan, termasuk fluktuasi nilai tukar.

Selain itu, para pejabat Kementerian Haji menegaskan bahwa tujuan utama mereka adalah untuk memastikan agar ibadah haji berjalan lancar tanpa ada hambatan berarti bagi para jemaah, terutama dalam hal biaya. 

Pihaknya terus memantau perkembangan nilai tukar dan melakukan penyesuaian jika diperlukan, namun dengan tetap menjaga kualitas layanan yang diberikan.

"Biaya haji tahun ini tidak akan terpengaruh secara signifikan oleh fluktuasi nilai tukar. Kami sudah menyiapkan segala sesuatu dengan baik, termasuk melakukan efisiensi di berbagai sektor," ujar Dahnil Anzar Simanjuntak.

Perkembangan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS

Perkembangan nilai tukar Rupiah yang hampir menyentuh Rp17.000 per Dolar AS pada Selasa, 20 Januari 2026, memang menjadi sorotan banyak pihak. 

Pada perdagangan terakhir, Rupiah tercatat berada di level Rp16.956, yang mendekati batas psikologis Rp17.000. Nilai tukar yang terus melemah ini dapat mempengaruhi biaya operasional berbagai sektor yang bergantung pada Dolar AS, termasuk sektor haji.

Namun, meskipun nilai tukar Rupiah tertekan, Kementerian Haji dan Umrah menegaskan bahwa pihaknya sudah mengantisipasi kemungkinan ini sejak awal. 

Seperti yang disampaikan oleh Menteri Irfan Yusuf, fluktuasi nilai tukar yang terjadi selama beberapa bulan terakhir telah dipertimbangkan dalam perencanaan anggaran haji. 

Oleh karena itu, jemaah tidak perlu khawatir akan adanya perubahan biaya yang signifikan atau pengurangan layanan selama pelaksanaan ibadah haji.

Dengan strategi yang telah disiapkan, pemerintah optimis bahwa pelaksanaan ibadah haji tahun ini akan tetap berjalan lancar meskipun ada tantangan ekonomi global yang memengaruhi nilai tukar. 

Kementerian Haji dan Umrah berkomitmen untuk terus memastikan agar setiap aspek dari penyelenggaraan haji tetap berkualitas dan sesuai dengan harapan masyarakat.

Celo

Celo

Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

ESDM Siapkan 6 Proyek Hilirisasi untuk Meningkatkan Ekonomi Nasional

ESDM Siapkan 6 Proyek Hilirisasi untuk Meningkatkan Ekonomi Nasional

PLN Gratiskan Listrik untuk Huntara Korban Bencana Aceh

PLN Gratiskan Listrik untuk Huntara Korban Bencana Aceh

Solusi Waste to Energy untuk Atasi Sampah di Jakarta dan Tangsel

Solusi Waste to Energy untuk Atasi Sampah di Jakarta dan Tangsel

4 Kombinasi Buah yang Bisa Membahayakan Kesehatan Tubuh

4 Kombinasi Buah yang Bisa Membahayakan Kesehatan Tubuh

Cara Menurunkan Kadar Gula Dalam Nasi Secara Sederhana

Cara Menurunkan Kadar Gula Dalam Nasi Secara Sederhana