Daftar Rekomendasi Saham yang Menjanjikan untuk Investor Pemula
- Minggu, 23 Februari 2025
Rekomendasi saham yang menjanjikan untuk investor pemula tentu menjadi informasi yang sangat penting untuk dipahami.
Mengingat bahwa membeli saham pada dasarnya berarti membeli sebagian perusahaan, sangat penting untuk memahami terlebih dahulu bisnis yang dijalankan oleh perusahaan tersebut.
Kamu perlu memeriksa rekam jejak fundamentalnya, tingkat likuiditasnya, serta bagaimana citra perusahaan tersebut di mata publik dan pasar saham.
Baca Juga
Dengan memahami hal-hal ini, kamu bisa membuat keputusan investasi yang lebih bijak. Berikut ini ulasan selengkapnya terkait rekomendasi saham yang menjanjikan untuk investor pemula.
Sekilas tentang Investasi Saham
Saham merupakan bentuk penyertaan modal seseorang atau badan usaha terhadap sebuah perusahaan. Investasi saham adalah bentuk investasi yang melibatkan penyertaan modal tersebut.
Sebagai investor, kamu akan memiliki klaim terhadap aset perusahaan dan berhak mengikuti rapat perusahaan terkait.
Tujuan utama dari investasi saham adalah untuk mempersiapkan dana di masa depan. Namun, kapan sebenarnya kamu siap untuk melakukan investasi saham?
Ciri-cirinya adalah ketika penghasilanmu lebih besar daripada pengeluaran, tidak memiliki utang konsumtif maupun produktif, serta sudah terbiasa memiliki dana simpanan darurat.
Rekomendasi Saham yang Menjanjikan untuk Investor Pemula
Dalam dunia saham, ada istilah multibagger, yang merujuk pada saham dengan potensi keuntungan yang bisa berlipat ganda bagi para investor.
Namun, banyak investor pemula yang masih merasa kesulitan dalam memilih saham yang tepat untuk dibeli.
Sebagai panduan, berikut ini adalah rekomendasi saham yang menjanjikan untuk investor pemula yang bisa kamu pertimbangkan.
1. Bank Negara Indonesia (BBNI)
BBNI, sebagai salah satu perusahaan BUMN yang tergolong dalam saham blue chip terbaik di Indonesia, menempati posisi pertama dalam daftar ini.
Emiten dari PT Bank Negara Indonesia ini dianggap mampu memberikan keuntungan yang menarik, berkat kemampuannya dalam mempertahankan kinerja yang stabil.
Pada tahun lalu, realisasi investasi perusahaan ini juga cukup memuaskan. Meskipun BNI sempat melakukan restrukturisasi kredit nasabah akibat dampak pandemi, program tersebut menunjukkan hasil yang positif.
Bahkan, pada akhir Juni 2021, nilai restrukturisasi kredit lebih rendah dibandingkan dengan Desember 2020.
Kebijakan ini diharapkan dapat memperbaiki kondisi ekonomi dan memungkinkan nasabah untuk kembali melunasi kredit mereka, sehingga BNI bisa menyalurkan kembali dana tersebut melalui berbagai program strategis.
Untuk membeli saham BBNI, kamu bisa melakukannya dengan harga sekitar Rp670 ribu per lot.
2. Global Mediacom (BMTR)
Selanjutnya, ada BMTR atau Global Mediacom, yang merupakan perusahaan induk dari berbagai perusahaan besar dan terkenal, seperti RCTI, Global TV, MNC TV, dan Okezone.
Selain beroperasi di bidang pertelevisian dan media massa, perusahaan ini juga aktif mengembangkan aplikasi media online berbasis langganan dalam beberapa tahun terakhir. Aplikasi seperti Roov dan Vision merupakan beberapa contoh yang sudah dikenal luas.
Bahkan, investor senior seperti Lo Kheng Hong juga tertarik untuk membeli saham PT Global Mediacom Tbk, mengingat performa cemerlang yang ditunjukkan oleh induk perusahaan, PT Media Nusantara Citra.
Jika kamu tertarik membeli saham BMTR, harga per lotnya adalah sekitar Rp26 ribu.
3. Mitrabahtera Segara Sejati (MBSS)
MBSS adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang pengiriman bahan bakar fosil, terutama batu bara. Potensi bisnis perusahaan ini sangat bergantung pada permintaan batu bara global, yang akan meningkat seiring dengan kenaikan permintaan tersebut.
Pada April 2011, MBSS tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan harga saham Rp1.600 per lot, namun harga sahamnya sempat turun hingga Rp221.
Meskipun demikian, harga sahamnya mulai naik lagi setelah investor terkenal, Lo Kheng Hong, membeli saham ini pada tahun 2016.
Banyak investor di Indonesia yang menganggap saham ini sebagai pilihan investasi yang menarik, baik untuk pemula maupun investor berpengalaman, mengingat valuasi MBSS yang tergolong murah dengan nilai buku per saham sekitar Rp1.200.
4. Petrosea (PTRO)
PTRO, yang bergerak di sektor penyediaan infrastruktur pertambangan, khususnya pertambangan minyak di Indonesia, menunjukkan kinerja yang positif sepanjang tahun 2021.
Perusahaan ini adalah anak perusahaan dari PT Indika Energy (INDY), yang memiliki lebih dari 704 juta saham PTRO, sekitar 69,80 persen dari total saham. Untuk membeli saham PTRO, kamu hanya perlu mengeluarkan sekitar Rp200 ribu per lot.
5. Bank Rakyat Indonesia (BBRI)
BBRI, salah satu bank terbesar di Indonesia, juga menjadi pilihan yang tepat untuk investor pemula. Dengan kapitalisasi pasar yang mencapai Rp575 triliun dan jumlah nasabah serta kreditur yang tersebar di seluruh Indonesia, BBRI terus tumbuh dengan pesat.
Selama pandemi, kinerja BBRI tetap positif, dengan laba yang tercatat sebesar Rp19 triliun pada tahun 2021. Potensi jangka panjang dari saham BBRI sangat menjanjikan bagi para investor.
Tips Memulai Investasi Saham bagi Pemula
Berikut adalah beberapa tips untuk pemula yang ingin memulai investasi di saham:
1. Pelajari saham terlebih dahulu
Sebelum terjun lebih jauh, sangat penting untuk mempelajari terlebih dahulu tentang saham, termasuk jenis, risiko, dan potensi return-nya. Pahami dasar-dasar investasi saham serta istilah-istilah teknis yang sering digunakan.
Kamu bisa belajar dari berbagai sumber seperti buku, media sosial, atau video online. Diskusi dengan komunitas atau orang yang sudah berpengalaman juga bisa membantu memperluas wawasanmu.
2. Pilih perusahaan sekuritas yang tepat
Ada banyak perusahaan sekuritas yang menawarkan jasa untuk memulai investasi saham. Masing-masing perusahaan memiliki kebijakan dan biaya transaksi yang berbeda, namun yang tak kalah penting adalah pelayanan yang diberikan.
Pilihlah perusahaan yang sesuai dengan kebutuhanmu. Saat ini, banyak perusahaan sekuritas yang memungkinkan kamu membuka rekening saham dengan modal yang relatif kecil, bahkan mulai dari seratus ribu rupiah.
Pastikan juga aplikasi trading yang kamu pilih sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK serta memiliki reputasi yang baik.
3. Gunakan uang dingin atau idle cash
Saham memang menawarkan return yang tinggi, tetapi juga memiliki risiko yang besar. Oleh karena itu, penting untuk berinvestasi hanya dengan uang dingin, yaitu uang yang tidak akan mempengaruhi anggaran kebutuhan pokok atau pos prioritas lainnya.
Hindari menggunakan utang untuk berinvestasi. Mulailah dengan modal kecil secara bertahap untuk memahami dinamika pasar, sambil mengelola risiko dengan bijak.
4. Membuat perencanaan trading
Perencanaan dalam trading saham sangat penting bagi setiap trader yang ingin melakukan transaksi di Bursa Efek.
Rencana ini mencakup beberapa hal, seperti daftar saham yang akan diperdagangkan, titik entry (waktu yang tepat untuk membeli), titik exit (waktu yang tepat untuk menjual), dan titik cut loss (batas harga saham turun yang memicu penjualan).
Setelah membuat rencana trading, sangat penting untuk disiplin dalam melaksanakannya. Hindari mengambil keputusan hanya berdasarkan emosi, karena disiplin pada perencanaan yang matang akan membawa hasil yang maksimal.
5. Investasikan dana pada perusahaan yang tepat
Jangan malas untuk mencari informasi mendalam tentang saham yang akan kamu beli, seperti kualitas saham, rekam jejak perusahaan, laporan keuangan, dan aspek lainnya.
Di Bursa Efek Indonesia (BEI), terdapat indeks saham seperti IDX30 dan LQ45 yang dapat menjadi acuan karena saham-saham di indeks ini memiliki fundamental yang baik dan likuiditas tinggi, yang biasa disebut sebagai saham blue chip.
Selain itu, penting untuk mendiversifikasi portofolio dengan memilih saham dari berbagai sektor untuk mengelola risiko dengan lebih baik.
6. Pelajari analisis saham
Seiring waktu, kamu akan semakin terbiasa dengan fluktuasi harga saham. Namun, trading saham bukan hanya soal insting, melainkan harus didasari oleh analisis yang matang.
Nilai saham dapat diprediksi dengan mempelajari laporan keuangan perusahaan dan portofolio selama beberapa tahun terakhir, serta mengikuti perkembangan perusahaan melalui berita dan informasi terkini.
Dengan analisis yang tepat, kamu dapat memilih saham yang memiliki potensi return maksimal. Hindari membeli saham hanya karena ikut-ikutan atau FOMO (fear of missing out).
7. Realistis dan tidak emosi ketika berinvestasi
Selalu bersikap realistis dalam berinvestasi. Sadarilah bahwa tidak ada hasil instan dalam dunia investasi. Dibutuhkan waktu dan usaha untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Jangan berharap keuntungan besar dalam waktu singkat.
Selain itu, terlalu berlebihan dalam ekspektasi dapat membuatmu terbawa emosi saat mengambil keputusan. Tetaplah berpegang pada data dan informasi yang akurat untuk membuat keputusan investasi yang bijak.
Sebagai penutup, dengan mempertimbangkan berbagai faktor yang telah dibahas, kamu bisa mulai mempertimbangkan rekomendasi saham yang menjanjikan untuk investor pemula sebagai langkah awal dalam perjalanan investasi yang cerdas.
Rian Murdani
Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Panduan Lengkap Membuat Teh Susu Nikmat dan Tetap Menyehatkan Tubuh
- Selasa, 20 Januari 2026
Park Seo Joon Ceritakan Pengalaman Hidup dan Pandangannya Soal Pernikahan
- Selasa, 20 Januari 2026
Khasiat Daun Kelor untuk Tubuh Sehat Optimal dan Kehidupan Lebih Berkualitas
- Selasa, 20 Januari 2026
Gibran Dorong Inovasi Kreatif dan Pemberdayaan Masyarakat Tasikmalaya Lebih Maksimal
- Selasa, 20 Januari 2026
Berita Lainnya
Park Seo Joon Ceritakan Pengalaman Hidup dan Pandangannya Soal Pernikahan
- Selasa, 20 Januari 2026
Khasiat Daun Kelor untuk Tubuh Sehat Optimal dan Kehidupan Lebih Berkualitas
- Selasa, 20 Januari 2026
Menhan Sjamsoeddin Soroti Pentingnya Peran BSSN Dalam Pertahanan Digital Nasional
- Selasa, 20 Januari 2026
Gibran Dorong Inovasi Kreatif dan Pemberdayaan Masyarakat Tasikmalaya Lebih Maksimal
- Selasa, 20 Januari 2026
Terpopuler
1.
Biaya Balik Nama Motor Bekas 2026 Termasuk Pajak Lengkap
- 20 Januari 2026
2.
DBS Hadirkan Kalkulator Pensiun Dorong Perencanaan Keuangan Dini
- 20 Januari 2026
3.
Bursa CFX Prediksi Industri Kripto Tetap Tumbuh Positif 2026
- 20 Januari 2026
4.
OJK Terbitkan Aturan Gugatan Demi Perlindungan Konsumen Keuangan
- 20 Januari 2026
5.
BGN Klaim Kasus Keracunan MBG Menurun Namun Belum Nol
- 20 Januari 2026








