Gelombang PHK Melanda Indonesia hingga April 2025, Industri Pengolahan Jadi Sektor Paling Terdampak dengan 16.801 Pekerja Kehilangan Pekerjaan
- Selasa, 06 Mei 2025
JAKARTA - Pada April 2025, Indonesia menghadapi lonjakan signifikan dalam angka pemutusan hubungan kerja (PHK). Menteri Ketenagakerjaan Yassierli melaporkan bahwa, sebanyak 24.036 pekerja kehilangan pekerjaan, dengan sektor industri pengolahan menjadi penyumbang terbesar. Jumlah ini telah mencapai sepertiga dari total PHK sepanjang tahun 2024 yang tercatat sebanyak 77.965 orang .
Industri Pengolahan Terdampak Paling Parah
Sektor industri pengolahan mencatatkan angka PHK tertinggi, yakni 16.801 orang. Diikuti oleh sektor perdagangan besar dan eceran dengan 3.622 orang, serta aktivitas jasa lainnya sebanyak 2.012 orang . Provinsi Jawa Tengah menjadi wilayah dengan jumlah korban PHK terbanyak, mencapai 10.629 orang, disusul Jakarta dengan 4.649 orang dan Riau sebanyak 3.546 orang.
Baca JugaNikmati Bubur Mutiara Kenyal dan Bening dengan Beragam Kreasi Menarik
Penyebab PHK: Penurunan Pasar dan Efisiensi Perusahaan
Menteri Yassierli mengidentifikasi beberapa faktor penyebab tingginya angka PHK. Pertama, banyak perusahaan mengalami kerugian akibat penurunan permintaan pasar domestik dan global. Kedua, relokasi perusahaan yang mencari tenaga kerja dengan biaya lebih rendah turut berkontribusi. Selain itu, perselisihan dalam hubungan industrial dan tindakan balasan perusahaan terhadap pemogokan juga menjadi faktor penyebab. "Penyebab PHK juga beragam, sehingga mitigasinya harus dilihat secara kasus per kasus," ujar Yassierli .
Usulan Pembentukan Satgas untuk Tangani PHK
Untuk mengatasi permasalahan ini, Menteri Yassierli mengusulkan pembentukan satuan tugas (Satgas) lintas kementerian yang bertugas menangani persoalan PHK. Usulan ini telah disampaikan kepada Kemenko Perekonomian dan akan dibahas lebih lanjut dalam rapat bersama. "Kita sudah angkat isu PHK itu ke Kemenko Perekonomian untuk sama-sama nanti dibentuk Satgas," ungkap Yassierli.
Gerakan Peningkatan Produktivitas Nasional sebagai Solusi
Sebagai langkah preventif, pemerintah meluncurkan Gerakan Peningkatan Produktivitas Nasional. Yassierli menilai bahwa rendahnya daya saing industri menjadi salah satu penyebab tingginya angka PHK. Oleh karena itu, intervensi untuk meningkatkan produktivitas industri menjadi prioritas. "Jika salah satu penyebab tingginya angka PHK adalah daya saing industri yang rendah, maka kita perlu intervensi untuk meningkatkan produktivitas industri," ujar Yassierli.
Dukungan untuk Pekerja Terdampak PHK
Pemerintah memastikan bahwa pekerja yang terdampak PHK, seperti yang terjadi di PT Sritex, akan mendapatkan hak-hak mereka. Menteri Yassierli memastikan bahwa para pegawai Sritex yang terdampak PHK akan menerima Tunjangan Hari Raya (THR) dan pesangon. "Dalam rapat koordinasi beberapa hari yang lalu, kurator berkomitmen untuk membayarkan THR dan pesangon," ungkap Yassierli.
Harapan untuk Pemulihan Ekonomi
Meskipun menghadapi tantangan besar, Menteri Yassierli optimis bahwa dengan kolaborasi antara pemerintah, pemerintah daerah, dan sektor swasta, peluang usaha baru dapat tercipta. "Kondisi ekonomi kita sekarang menuntut upaya luar biasa untuk menangkap peluang usaha baru, dan itu harus dilakukan bersama," ujar Yassierli.
Dengan langkah-langkah strategis ini, diharapkan angka PHK dapat ditekan dan pemulihan ekonomi Indonesia dapat segera terwujud.
Alif Bais Khoiriyah
Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Panduan Lengkap Membuat Teh Susu Nikmat dan Tetap Menyehatkan Tubuh
- Selasa, 20 Januari 2026
Park Seo Joon Ceritakan Pengalaman Hidup dan Pandangannya Soal Pernikahan
- Selasa, 20 Januari 2026
Khasiat Daun Kelor untuk Tubuh Sehat Optimal dan Kehidupan Lebih Berkualitas
- Selasa, 20 Januari 2026
Gibran Dorong Inovasi Kreatif dan Pemberdayaan Masyarakat Tasikmalaya Lebih Maksimal
- Selasa, 20 Januari 2026
Berita Lainnya
Park Seo Joon Ceritakan Pengalaman Hidup dan Pandangannya Soal Pernikahan
- Selasa, 20 Januari 2026
Khasiat Daun Kelor untuk Tubuh Sehat Optimal dan Kehidupan Lebih Berkualitas
- Selasa, 20 Januari 2026
Menhan Sjamsoeddin Soroti Pentingnya Peran BSSN Dalam Pertahanan Digital Nasional
- Selasa, 20 Januari 2026
Gibran Dorong Inovasi Kreatif dan Pemberdayaan Masyarakat Tasikmalaya Lebih Maksimal
- Selasa, 20 Januari 2026
Terpopuler
1.
Biaya Balik Nama Motor Bekas 2026 Termasuk Pajak Lengkap
- 20 Januari 2026
2.
DBS Hadirkan Kalkulator Pensiun Dorong Perencanaan Keuangan Dini
- 20 Januari 2026
3.
Bursa CFX Prediksi Industri Kripto Tetap Tumbuh Positif 2026
- 20 Januari 2026
4.
OJK Terbitkan Aturan Gugatan Demi Perlindungan Konsumen Keuangan
- 20 Januari 2026
5.
BGN Klaim Kasus Keracunan MBG Menurun Namun Belum Nol
- 20 Januari 2026








