Selasa, 20 Januari 2026

Indonesia Setop Impor Sapi dari Australia

Indonesia Setop Impor Sapi dari Australia

JAKARTA - Pemerintah Indonesia, melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan), telah memutuskan untuk melakukan penangguhan sementara terhadap impor sapi dari Australia. Keputusan ini berkaitan dengan temuan penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) pada 13 ekor sapi yang tiba di Pelabuhan Tanjung Priok pertengahan Juli 2023. Penangguhan impor tersebut diberlakukan secara khusus terhadap empat peternakan di Australia yang diduga memiliki kasus LSD. Kepala Barantan, Bambang, mengungkapkan bahwa penangguhan impor ini akan berlaku selama 60 hari sejak Barantan mengirim surat kepada otoritas Australia pada tanggal 12 Juli 2023. Selama periode ini, baik pihak Australia maupun Indonesia akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menentukan penyebab dan sumber pasti kasus LSD pada 13 ekor sapi impor Australia. "Jika hasil penyelidikan menunjukkan hasil negatif, maka impor akan dilanjutkan. Namun, jika hasilnya positif, kami akan menghentikan impor tersebut," kata Bambang, Selasa (1/8/2023) Saat ini, terdapat 60 peternakan di Australia yang telah mendapatkan izin untuk mengekspor sapi ke Indonesia. Dengan penangguhan impor dari empat peternakan yang diduga terindikasi LSD, masih ada 54 peternakan di Australia yang diperbolehkan untuk mengirimkan sapi mereka ke Indonesia. Meskipun belum ada bukti pasti, Bambang memiliki keyakinan bahwa risiko terkait LSD mungkin berasal dari Australia. Hal ini disebabkan oleh perjalanan lebih singkat yang ditempuh oleh sapi Australia menuju Indonesia dibandingkan dengan masa inkubasi penyakit LSD. Sapi Australia biasanya memerlukan waktu paling lama sekitar 7 hari untuk mencapai Indonesia melalui angkutan laut, sementara masa inkubasi virus LSD berkisar antara 7 hingga 28 hari. Virus LSD dapat menyebar melalui vektor serangga seperti nyamuk dan lalat. Oleh karena itu, Bambang menyarankan agar Australia sebaiknya tidak menutup diri dan harus mengakui bahwa kemungkinan adanya penyakit LSD di empat peternakan tersebut. Bambang percaya bahwa potensi kemungkinan penyakit LSD berasal dari sana sangat mungkin terjadi.

Redaksi

Redaksi

Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Dampak Rokok Terhadap Tubuh dan Bagaimana Memengaruhi Kehidupmu

Dampak Rokok Terhadap Tubuh dan Bagaimana Memengaruhi Kehidupmu

Park Seo Joon Ceritakan Pengalaman Hidup dan Pandangannya Soal Pernikahan

Park Seo Joon Ceritakan Pengalaman Hidup dan Pandangannya Soal Pernikahan

Khasiat Daun Kelor untuk Tubuh Sehat Optimal dan Kehidupan Lebih Berkualitas

Khasiat Daun Kelor untuk Tubuh Sehat Optimal dan Kehidupan Lebih Berkualitas

Menhan Sjamsoeddin Soroti Pentingnya Peran BSSN Dalam Pertahanan Digital Nasional

Menhan Sjamsoeddin Soroti Pentingnya Peran BSSN Dalam Pertahanan Digital Nasional

Gibran Dorong Inovasi Kreatif dan Pemberdayaan Masyarakat Tasikmalaya Lebih Maksimal

Gibran Dorong Inovasi Kreatif dan Pemberdayaan Masyarakat Tasikmalaya Lebih Maksimal