Prestasi Luar Biasa PLN IP di Subroto Award 2023
- Rabu, 25 Oktober 2023
JAKARTA—PLN Indonesia Power (PLN IP) telah menunjukkan keunggulannya dalam mengembangkan Energi Baru Terbarukan di Indonesia dengan meraih empat penghargaan prestisius dalam ajang Subroto Award 2023.
Khususnya dalam subsektor EBTKE (Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi) yang diberikan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam mendukung pemerintah mencapai target Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060.
Dalam kategori transisi energi, PLN Indonesia Power berhasil meraih peringkat pertama, menunjukkan dedikasinya sebagai perusahaan yang berperan penting dalam sektor kelistrikan di Indonesia dan komitmennya terhadap pengembangan Energi Baru Terbarukan. Selain itu, tiga penghargaan lainnya diberikan kepada PLN IP.
Baca JugaMenhan Sjamsoeddin Soroti Pentingnya Peran BSSN Dalam Pertahanan Digital Nasional
Di antaranya, PLN IP Priok PGU meraih peringkat pertama dalam kategori Manajemen Energi pada Industri dan Bangunan Gedung, serta pada kategori Badan Usaha Bidang Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan, secara berurutan diraih oleh PLN IP Saguling POMU dan PLN IP Mrica PGU Sub Unit PLTM Gunung Wugul sebagai Juara 1 dan Juara 2.
Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Yudo Dwinanda Priaadi, menggarisbawahi pentingnya kompetisi di antara negara-negara anggota ASEAN dalam mengadopsi teknologi energi terbarukan.
Ia juga menekankan upaya pemerintah dalam meningkatkan efisiensi energi, pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, serta percepatan transformasi menuju ekonomi rendah karbon, dengan tujuan mengurangi emisi gas rumah kaca dan menciptakan inovasi untuk mendukung keberlanjutan energi dan lingkungan di Indonesia.
Sementara itu, Direktur Utama PLN Indonesia Power, Edwin Nugraha Putra, menyatakan bahwa peran PLN IP dalam mengakselerasi transisi energi di Indonesia akan terus dilaksanakan dengan baik dan berkelanjutan, sesuai dengan visi pemerintah dan global untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060. Edwin juga menekankan komitmen perusahaan dalam memastikan operasional bisnis mereka berkelanjutan, termasuk implementasi transformasi hijau.
Saat ini, PLN IP sedang fokus dalam mengembangkan potensi Energi Baru Terbarukan di Tanah Air, termasuk proyek-proyek seperti Hijaunesia, Hydronesia, serta kerjasama dengan berbagai pihak untuk mengakselerasi Transisi Energi. Di samping itu, PLN IP juga giat melakukan inovasi dan terobosan untuk mendorong dekarbonisasi di sejumlah pembangkit listrik, seperti melalui penerapan cofiring di pembangkit listrik tenaga uap.
Redaksi
Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Panduan Lengkap Membuat Teh Susu Nikmat dan Tetap Menyehatkan Tubuh
- Selasa, 20 Januari 2026
Park Seo Joon Ceritakan Pengalaman Hidup dan Pandangannya Soal Pernikahan
- Selasa, 20 Januari 2026
Khasiat Daun Kelor untuk Tubuh Sehat Optimal dan Kehidupan Lebih Berkualitas
- Selasa, 20 Januari 2026
Gibran Dorong Inovasi Kreatif dan Pemberdayaan Masyarakat Tasikmalaya Lebih Maksimal
- Selasa, 20 Januari 2026
Berita Lainnya
Park Seo Joon Ceritakan Pengalaman Hidup dan Pandangannya Soal Pernikahan
- Selasa, 20 Januari 2026
Khasiat Daun Kelor untuk Tubuh Sehat Optimal dan Kehidupan Lebih Berkualitas
- Selasa, 20 Januari 2026
Menhan Sjamsoeddin Soroti Pentingnya Peran BSSN Dalam Pertahanan Digital Nasional
- Selasa, 20 Januari 2026
Gibran Dorong Inovasi Kreatif dan Pemberdayaan Masyarakat Tasikmalaya Lebih Maksimal
- Selasa, 20 Januari 2026
Terpopuler
1.
Biaya Balik Nama Motor Bekas 2026 Termasuk Pajak Lengkap
- 20 Januari 2026
2.
DBS Hadirkan Kalkulator Pensiun Dorong Perencanaan Keuangan Dini
- 20 Januari 2026
3.
Bursa CFX Prediksi Industri Kripto Tetap Tumbuh Positif 2026
- 20 Januari 2026
4.
OJK Terbitkan Aturan Gugatan Demi Perlindungan Konsumen Keuangan
- 20 Januari 2026
5.
BGN Klaim Kasus Keracunan MBG Menurun Namun Belum Nol
- 20 Januari 2026








