Langkah Strategis Kementerian Perhubungan Pastikan Dermaga Pelabuhan Panarukan Siap Beroperasi Penuh

Langkah Strategis Kementerian Perhubungan Pastikan Dermaga Pelabuhan Panarukan Siap Beroperasi Penuh
Selasa, 03 Februari 2026 | 13:05:15 WIB

JAKARTA – Sektor transportasi laut di pesisir utara Jawa Timur kini memasuki babak baru yang menjanjikan bagi penguatan logistik daerah. Kementerian Perhubungan, melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, baru saja mencatatkan pencapaian krusial dengan suksesnya pelaksanaan uji sandar kapal di Pelabuhan Panarukan, Kabupaten Situbondo. Keberhasilan manuver kapal ini menjadi sinyal kuat bahwa infrastruktur dermaga tersebut telah memenuhi standar teknis yang dipersyaratkan dan siap untuk dioperasikan secara penuh dalam waktu dekat guna mendukung geliat ekonomi di kawasan tersebut.

Pelaksanaan uji sandar yang berlangsung pada Kamis 29 Januari 2026 lalu bukan sekadar seremoni teknis, melainkan sebuah validasi akhir terhadap keamanan dan kelayakan fasilitas pelabuhan. Dengan hasil yang positif ini, Pelabuhan Panarukan diproyeksikan akan menjadi salah satu urat nadi penting dalam distribusi barang dan jasa, sekaligus mempertegas konektivitas wilayah Jawa Timur dengan daerah-daerah lain di Nusantara.

Validasi Teknis Dan Aspek Keselamatan Pelayaran Di Dermaga Panarukan

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Panarukan, Herland Aprilyanto, menegaskan bahwa tahapan uji sandar merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi sebelum sebuah pelabuhan resmi dibuka untuk aktivitas komersial yang lebih luas. Fokus utama dari kegiatan ini adalah memastikan seluruh infrastruktur mampu menahan beban dan dinamika gerak kapal saat bersandar maupun lepas sandar.

"Uji sandar ini merupakan bagian penting dalam menjamin aspek teknis dan keselamatan pelayaran," ujar kepada RRI pada Senin 2F ebruari 2026. Menurut Herland, keberhasilan ini memberikan jaminan bahwa proses bongkar muat di masa depan dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala teknis yang berarti, sehingga memberikan kepastian bagi para pengguna jasa transportasi laut yang akan memanfaatkan fasilitas tersebut.

Uji Kelayakan Konstruksi Melalui Manuver Kapal Milik PT Pertamina

Dalam proses uji coba tersebut, dua armada milik PT. Pertamina Port & Logistics, yakni T.B. Medelin Delta dan T.B. Meiden Lucky, dikerahkan untuk melakukan serangkaian manuver olah gerak. Kehadiran kapal-kapal ini bertujuan untuk menguji secara langsung kekuatan struktur dermaga, efektivitas sistem tambat, hingga daya tahan fender atau bantalan dermaga saat terjadi kontak dengan badan kapal. Selain itu, konektivitas antara fasilitas laut dengan area darat juga menjadi poin pengawasan yang ketat.

"Kapal T.B. Medelin Delta dan T.B. Meiden Lucky milik PT. Pertamina Port & Logistics melakukan olah gerak sandar dan lepas untuk menguji kondisi konstruksi dermaga, sistem tambat, kekuatan fender, serta konektivitas dengan fasilitas darat,” beber Herland. Seluruh proses yang turut disaksikan oleh perwakilan dari PT. Pertamina Patra Niaga dan PT. Pertamina Trans Kontinental ini berjalan aman dan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

Rekam Jejak Pembangunan Dan Transformasi Infrastruktur Pelabuhan Panarukan

Dilihat dari sejarahnya, pengembangan Pelabuhan Panarukan merupakan proyek berkelanjutan yang telah dimulai sejak tahun 2008. Infrastruktur ini memiliki spesifikasi teknis yang cukup mumpuni, dengan panjang dermaga mencapai 176,5 meter dan lebar 10 meter. Fasilitas ini didukung oleh trestle sepanjang 452 meter serta causeway yang membentang hingga 925 meter. Transformasi besar terjadi lewat rehabilitasi segmen dermaga 2 seluas kurang lebih 107 x 10 meter persegi serta pembenahan fasilitas darat pada Tahun Anggaran 2025.

Langkah rehabilitasi tersebut sengaja dilakukan untuk meningkatkan kapasitas pelayanan serta kinerja operasional pelabuhan. Dengan kantor pelabuhan yang telah dikembangkan sejak 2019, Panarukan kini tampil dengan wajah yang lebih modern dan siap menghadapi tantangan logistik masa depan. Investasi infrastruktur ini diharapkan menjadi solusi permanen bagi keterbatasan kapasitas sandar yang sempat dialami wilayah Situbondo di masa lalu.

Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Dan Percepatan Layanan Bagi Pengguna Jasa

Dengan tuntasnya uji sandar, Herland Aprilyanto merasa optimis bahwa Pelabuhan Panarukan akan menjadi motor penggerak ekonomi baru di Jawa Timur. Keberadaan pelabuhan yang andal akan memperlancar rantai pasok barang kebutuhan pokok maupun material industri ke wilayah pesisir. Diperkirakan, frekuensi kedatangan kapal, termasuk kapal dengan kapasitas hingga 1000 DWT, akan mengalami peningkatan yang signifikan seiring dengan operasional penuh dermaga ini.

“Dengan kesiapan infrastruktur yang andal, Pelabuhan Panarukan kami dorong menjadi simpul transportasi laut yang mampu meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat dan memperkuat rantai pasok di kawasan pesisir Jawa Timur,”. Mengingat potensi lonjakan aktivitas tersebut, pihak KSOP berharap seluruh proses perizinan dan pelayanan dapat dilakukan secara cepat dan efisien. Namun, Herland mengingatkan bahwa kecepatan layanan tersebut tidak boleh mengabaikan standar keselamatan yang telah ditetapkan.

Reporter: Gemilang Ramadhan