JAKARTA – Bank Jateng berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp328,33 miliar pada Kuartal I/2026 yang ditopang oleh pertumbuhan pendapatan bunga yang stabil.
Pencapaian ini mencerminkan resiliensi perseroan dalam mengelola portofolio keuangan di tengah kondisi pasar yang dinamis. Perseroan secara konsisten menjaga rasio keuangan agar tetap berada pada koridor yang sehat.
"Laba bersih Bank Jateng pada periode tiga bulan pertama tahun ini mencapai Rp328,33 miliar, didorong oleh efisiensi biaya dan optimalisasi pendapatan bunga," ujar manajemen Bank Jateng, sebagaimana dilansir dari bisnis.com, Jumat (24/4/2026).
Penyaluran kredit menunjukkan tren positif yang berkontribusi langsung pada pendapatan margin bunga bersih.
Manajemen Bank Jateng mengungkapkan bahwa pertumbuhan ini selaras dengan target tahunan yang telah ditetapkan dalam rencana bisnis bank.
"Kami optimistis tren positif ini akan terus berlanjut hingga akhir tahun seiring dengan peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat," kata perwakilan manajemen kepada bisnis.com.
Total aset perusahaan juga mengalami pergerakan yang stabil sejalan dengan peningkatan dana pihak ketiga.
Strategi digitalisasi yang diusung perseroan menjadi salah satu faktor kunci dalam memperluas jangkauan layanan kepada nasabah di Jawa Tengah.
Penguatan modal inti tetap menjadi prioritas utama untuk mendukung ekspansi bisnis ke depan.
Sektor UMKM masih menjadi pilar utama dalam alokasi pembiayaan yang dilakukan oleh bank pembangunan daerah tersebut.
Manajemen menegaskan komitmen untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah melalui skema pembiayaan yang kompetitif.