BENGKULU – Kenaikan harga plastik kini menjadi momentum tepat bagi masyarakat untuk beralih menggunakan tumbler demi efisiensi biaya pengeluaran harian.
Kondisi pasar saat ini menunjukkan tren peningkatan biaya produksi yang berdampak langsung pada harga jual plastik di tingkat konsumen.
Meningkatnya harga bahan baku tersebut membuat sejumlah pelaku usaha dan warga mulai mencari alternatif yang lebih hemat.
"Kita harus mulai sadar untuk membawa botol minum sendiri karena harga plastik terus naik dan ini memberatkan operasional," ujar Siti, sebagaimana dilansir dari rri.co.id, Minggu (26/4/2026).
Siti menambahkan bahwa langkah kecil seperti membawa wadah sendiri dapat memberikan dampak besar bagi lingkungan sekaligus keuangan rumah tangga.
Penggunaan botol minum yang dapat dipakai ulang menjadi opsi paling masuk akal untuk mengurangi ketergantungan pada produk plastik sekali pakai.
Langkah ini juga dipandang sebagai strategi efektif untuk menghadapi fluktuasi harga barang kebutuhan pokok di pasar.
Pemerintah daerah melalui instansi terkait juga memberikan himbauan agar masyarakat semakin peduli terhadap pengurangan limbah plastik di lingkungan sekitar.
Banyak warga mulai menyadari bahwa investasi membeli 1 botol minum berkualitas jauh lebih murah dibandingkan membeli air mineral kemasan setiap hari.
Perubahan pola konsumsi ini diharapkan mampu menekan angka timbulan sampah plastik secara signifikan di masa mendatang.