PLN IP Incar Pasar Energi Bersih Amerika Latin dan Karibia

ILUSTRASI, PLN Indonesia Power (Sumber Gambar : Net)
Minggu, 07 Juni 2026 | 11:31:46 WIB

JAKARTA – PT PLN Indonesia Power atau PLN IP tengah mengincar peluang untuk mengekspansi bisnisnya ke wilayah Amerika Latin dan Karibia. Upaya ini ditempuh sebagai langkah memperlebar sayap perusahaan di kancah global, sebagaimana dilansir dari sumber berita Money.

Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta mengungkapkan, kawasan Amerika Latin dan Karibia merupakan salah satu pasar yang strategis bagi korporasi. Wilayah tersebut dipandang sejalan dengan program ekspansi serta pengembangan bisnis berkelanjutan PLN IP di kancah internasional.

"PLN Indonesia Power terus memperluas peran dan kontribusinya tidak hanya sebagai tulang punggung ketenagalistrikan nasional, tetapi juga sebagai perusahaan energi yang memiliki daya saing global," ujar Bernadus Sudarmanta dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (6/6/2026).

Berdasarkan penjelasan Bernadus Sudarmanta, kawasan Amerika Latin dan Karibia menyimpan potensi yang melimpah dalam sektor pengembangan energi bersih. 

Oleh karena itu, PLN IP siap menyalurkan pengalaman, teknologi, beserta kapabilitas yang dimiliki korporasi guna menstimulasi nilai tambah bersama mitra-mitra internasional.

"Langkah ini sekaligus mendukung agenda diplomasi ekonomi Indonesia dan percepatan transisi energi menuju masa depan yang lebih berkelanjutan," kata Bernadus Sudarmanta.

Strategi ekspansi bisnis ini ditegaskan oleh PLN IP melalui keterlibatan mereka dalam forum "2nd Ambassadors' Dialogue on Enhancing Trade and Investment Cooperation between Indonesia and Latin America and the Caribbean". Agenda tersebut diinisiasi oleh Kementerian Luar Negeri dan dilangsungkan di Kantor Kemenlu, Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Wakil Menteri Luar Negeri Arief Havas Oegroseno yang turut hadir dalam forum tersebut menekankan krusialnya memperkuat sinergi investasi antarnegara di sektor energi dengan wilayah Amerika Latin dan Karibia.

"Indonesia berkomitmen memperluas jejak investasi di sektor energi ke kawasan Amerika Latin, menyusul keberhasilan kerja sama yang telah berjalan di Timur Tengah dan Afrika. Ini adalah situasi yang saling menguntungkan, di mana Indonesia siap menjadi pintu masuk strategis (staging ground) bagi bisnis Anda untuk menembus pasar Asia, begitu pula sebaliknya," ujar Arief Havas Oegroseno sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Sementara itu, Direktur Pengembangan Bisnis dan Niaga PLN Indonesia Power Julita Indah menyatakan, pihak perusahaan siap menangkap peluang investasi serta kerja sama yang nyata di wilayah tersebut. 

Julita Indah menjabarkan bahwa PLN IP mempunyai kapasitas end to end dalam mengelola pembangkit listrik nasional dengan kapasitas mencapai 22,1 gigawatt. 

Di samping itu, perusahaan juga telah berpengalaman dalam mengeksekusi berbagai proyek energi baru terbarukan serta solusi energi berkelanjutan.

"Kehadiran PLN Indonesia Power dalam forum ini merupakan momentum krusial bagi korporasi untuk mendemonstrasikan kapabilitas operasional dan keunggulan strategis kami di sektor energi. Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi para mitra di kawasan Amerika Latin dan Karibia untuk mengoptimalkan potensi investasi yang saling menguntungkan," tutur Julita Indah sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Julita Indah menambahkan bahwa pengalaman beserta kapasitas PLN IP dalam mengembangkannya merupakan modal yang sangat penting untuk memperlebar penetrasi di pasar energi hijau global.

"PLN Indonesia Power, melalui anak usaha kami PLN IP Renewables, berkomitmen untuk memperluas jejak energi bersih kami ke kawasan Amerika Latin dan Karibia. Dengan dukungan radiasi matahari yang tinggi di kawasan tersebut, kami sangat tertarik untuk mengeksplorasi proyek solar PV berskala besar," kata Julita Indah sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Bukan hanya mengincar proyek solar PV, PLN IP juga melihat adanya potensi yang menjanjikan pada pengembangan minihidro. Peluang tersebut nantinya bakal dieksplorasi lebih jauh dengan mendayagunakan teknologi turbin kepunyaan korporasi.

"Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya untuk studi kelayakan bersama, kemitraan operasional, hingga skema pendanaan strategis," pungkas Julita Indah sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Julita Indah menegaskan bahwa PLN Indonesia Power siap untuk membangun kemitraan strategis bersama mitra internasional. 

Sinergi ini diharapkan dapat membuahkan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan sekaligus menyokong akselerasi industri energi global agar menjadi lebih hijau, andal, dan berkelanjutan.

Reporter: Gemilang Ramadhan