RUPST BELI Sahkan George Imron Hendrata Sebagai Komisaris Utama

ILUSTRASI, PT Global Digital Niaga (Sumber Gambar : Net)
Selasa, 09 Juni 2026 | 11:55:27 WIB

JAKARTA - PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) yang mengelola platform Blibli.com serta Tiket.com secara resmi menetapkan George Imron Hendrata sebagai Komisaris Utama perseroan.

Sebelumnya, George Hendrata mengemban posisi Wakil Komisaris Utama BELI berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Juni 2025. Selanjutnya, ia dipercaya menduduki jabatan Komisaris Utama melalui RUPST yang dilaksanakan pada bulan ini.

Pria kelahiran Singapura tersebut saat ini juga mengemban posisi sebagai Komisaris Utama tiket.com sekaligus Group Director Business Development Djarum. Ia pun diketahui pernah mengemban tugas sebagai CEO Tiket.com pada periode 2017-2025.

Bukan hanya George, agenda RUPST tersebut juga menetapkan Cyrillus Harinowo sebagai Komisaris Independen BELI. Cyrillus merupakan seorang ekonom yang memiliki pengalaman kerja di IMF serta Bank Indonesia (BI).

Seiring dengan langkah penguatan pada susunan Dewan Pengawas, BELI berkomitmen untuk memacu kinerja yang berorientasi pada profitabilitas sekaligus pertumbuhan yang berkelanjutan. Target ini salah satunya bakal diwujudkan lewat akselerasi integrasi ekosistem omnichannel.

Sepanjang tahun 2025, BELI membukukan pendapatan neto senilai Rp22,4 triliun, mencatatkan pertumbuhan jika dibandingkan dengan tahun 2024 yang mencapai Rp16,7 triliun. Walau demikian, kinerja bottom line perseroan masih mengalami tekanan dengan membukukan rugi bersih sebesar Rp2,3 triliun.

CEO dan Co-Founder Blibli, Kusumo Martanto menyatakan bahwa tahun 2025 menjadi momentum penting bagi perseroan untuk meningkatkan kualitas pertumbuhan usaha secara lebih terukur dan berkelanjutan. 

Sepanjang tahun lalu, perseroan tidak hanya fokus dalam mendorong pertumbuhan volume transaksi, tetapi juga memperkuat margin, meningkatkan monetisasi, memperbaiki efisiensi operasional, serta memperdalam loyalitas pelanggan melalui integrasi ekosistem omnichannel yang semakin matang.

"Di tengah pasar yang penuh tantangan dan konsumsi masyarakat yang semakin selektif, perseroan berhasil memperkuat fundamental usaha yang mengarahkan perseroan ke jalur menuju profitabilitas yang semakin jelas,” ujarnya sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Melangkah ke tahun 2026, BELI bakal mempertahankan strategi yang telah terbukti efektif serta memiliki skalabilitas yang kokoh, dengan menitikberatkan pada penguatan posisi kompetitif di kategori strategis, perluasan jaringan omnichannel yang terintegrasi, hingga peningkatan kecepatan layanan yang menjadi pembeda utama perseroan.

Sinyal positif mulai tampak pada kuartal pertama tahun 2026, di mana pendapatan neto BELI tumbuh sebesar 67 persen menjadi Rp7,8 triliun, yang dibarengi dengan peningkatan laba bruto hingga Rp1,2 triliun serta perbaikan signifikan pada kinerja operasional yang mencerminkan efektivitas strategi efisiensi biaya.

Ke depan, BELI bakal terus memperkokoh pendalaman kategori dengan menetapkan beragam kategori strategis yang memiliki keunggulan kompetitif untuk diperkuat serta diperbesar skalanya, termasuk kategori elektronik konsumen, elektronik rumah tangga, kebutuhan sehari-hari, home & living, hingga gaya hidup.

Di bawah ini merupakan susunan terbaru Dewan Komisaris dan Direksi BELI berdasarkan hasil RUPST 4 Juni 2026:

KOMISARIS

Komisaris Utama: George Imron Hendrata

Komisaris Independen: Kusmayanto Kadiman

Komisaris Independen: Cyrillus Harinowo

Komisaris Independen: Suryadi Sasmita

DIREKSI

Direktur Utama: Kusuma Martanto

Direktur: Ronald Winardi

Direktur: Lisa Widodo

Direktur: Hendry

Direktur: Andy Untono

Direktur: Eric Alamsjah Winarta

Reporter: Gemilang Ramadhan