RANC Anggarkan Capex Rp84,47 Miliar demi Ekspansi Gerai di 2026
JAKARTA – PT Supra Boga Lestari Tbk (RANC) menyiapkan anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) mencapai kisaran Rp84,47 miliar untuk periode tahun 2026. Alokasi dana ini bakal dimanfaatkan demi mendirikan gerai-gerai baru, memugar gerai lama yang tengah berjalan, sekaligus memperbarui beragam fasilitas penunjang jalannya operasional perusahaan.
Sebagaimana dilansir dari berita sumber, manajemen RANC menjelaskan dalam laporan hasil public expose melalui keterbukaan informasi BEI pada Selasa (9/6/2026) bahwa, "Perseroan merencanakan pembukaan gerai baru secara selektif sepanjang tahun 2026 dengan tetap mengedepankan kualitas operasional dan kontribusi bisnis dari setiap gerai,"
Pihak perusahaan menegaskan bahwa langkah ekspansi bisnis ini dipastikan tetap berjalan walau di tengah situasi ketidakpastian geopolitik global, merosotnya nilai tukar mata uang rupiah, hingga tren kenaikan BI Rate.
Sebagaimana dilansir dari berita sumber, "Perseroan tidak menahan ekspansi, melainkan melakukan restrukturisasi terhadap tempo dan prioritas ekspansi agar tetap sejalan dengan kondisi yang ada,"
Kendati begitu, RANC bakal memberlakukan penyesuaian total gerai operasional dari yang sebelumnya berjumlah 60 gerai menjadi 57 gerai. Hal ini ditempuh agar operasional dapat berjalan secara maksimal dan mampu membuahkan level profitabilitas yang sehat.
Sebagaimana dilansir dari berita sumber, pihak manajemen kembali menuturkan, "Ke depan, ekspansi akan tetap menjadi agenda strategis Perseroan, namun dilakukan secara selektif dan terukur guna memastikan setiap pembukaan gerai baru didukung oleh analisis kelayakan sehingga pertumbuhan yang dicapai bersifat berkelanjutan,"
Dalam menyiasati ketatnya persaingan pada sektor ritel modern, perusahaan bakal mengarahkan fokus penuh terhadap bisnis utama mereka di lini supermarket.
Langkah ini dijalankan dengan mengoptimalkan pelayanan pelanggan, mempertahankan mutu produk segar (fresh product) serta premium, sekaligus memperkaya pengalaman konsumen saat berbelanja.
Melalui penerapan strategi-strategi tersebut, pihak RANC merasa optimistis dapat mengantongi kenaikan pendapatan pada tahun 2026.
Sikap optimis ini pun sudah tecermin dari perolehan laba bersih perusahaan yang menembus Rp7,1 milar pada kuartal I-2026, membalikkan keadaan dari posisi rugi yang sempat menyentuh angka Rp5,2 miliar pada masa yang sama di tahun sebelumnya.